You are here
Home > Tulisan > Rohani > 10 TEMAN IBLIS

10 TEMAN IBLIS

Kembali dengan rohani agama Islam.  Dalam kesempatan ini penulis ingin membagi sedikit pengetahuan penulis yang didapat saat kuliah tujuh menit pada bulan ramadhan lalu.     Kali ini penulis membahas 10 macam orang yang menjadi teman dari iblis. Semoga tulisan ini menambah pengetahuan dan meningkatkan iman Islam kita. amin

1.Hakim yang curang.

Hakim sebagai pemberi keputusan keadilan di suatu peradilan merupakan wakil Allah SWT di dunia. Kewajiban hakim ialah memutuskan suatu permasalahan sesuai fakta dan bukti yang ada tanpa membedakan derajat, suku bangsa, agama maupun hubungan kekerabatan antar pihak. Hakim yang curang akan menjadi teman iblis karena tidak dapat memegang amanah yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya.

2.Orang kaya yang sombong

Kita dilahirkan di dunia ini tidak membawa bekal apapun dan akan meninggalkan dunia ini dengan tidak membawa suatu apapun pula. Mungkin apabila kita kebetulan dilahirkan di keluarga yang kaya atau nasib kita yang baik, sehingga harta kita melimpah. Itu semua sebenarnya bentuk titipan Allah SWT yang harus kita pertanggungjawabkan kelak di akhirat. Tidak dapat kita sombongkan harta titipan Allah SWT tersebut, karena apabila berkehendak maka Allah SWT dengan mudah dapat mengambilnya dari kita. Bisa kita tertimpa musibah kebakaran rumah, mengalami sakit keras yang memerlukan pengobatan mahal dan banyak lagi.

3.Pedagang yang khianat.

Nabi Muhammad mencontohkan kejujuran kepada kita. Sebagai umatnya, kita harus mencontoh perilaku beliau. Pedagang yang berjualan dengan cara tidak jujur seperti mengurangi berat barang dagangan, menjual barang rusak kepada pembeli dan lain sebagainya merupakan tindakan yang khianat terhadap pembeli. Pembeli tanpa mereka sadari telah tertipu dan tidak mengetahui hal tersebut. Ini yang disebut perbuatan yang tidak jujur dalam berdagang.

4.Orang mabuk berkelakuan di luar akal sehat.

Sudah jelas larangan mendekati minuman keras di Al-qur’an. Namun, masih banyak orang yang tidak peduli akan larangan tersebut. Apabila dipelajari lebih lanjut, sesuatu yang dilarang dalam Al-qur’an, memang banyak merugikannya (mudhorot) daripada keuntungannya (manfaat). Orang yang sudah dalam pengaruh khamr/minuman keras sudah tidak dapat lagi menggunakan akal sehatnya untuk beraktifitas. Dan dari keadaan tersebut maka akan timbul perilaku yang merugikan bagi orang yang berada di sekeliling pemabuk tersebut.

5.Tukang fitnah penyebar berita bohong.

Banyak yang menyebabkan kita berdosa lewat mulut kita, diantaranya yaitu fitnah. Orang yang suka memfitnah orang dalam kata lain menceritakan berita bohong, sesungguhnya merupakan dosa besar yang dapat menghapus amalan baik kita di dunia. Lidah tidak bertulang, lebih tajam lidah dari pada pedang, mulutmu harimaumu dan lebih kejam fitnah daripada pembunuhan merupakan pepatah-pepatah yang menunjukkan betapa besar pengaruh perkataan lisan terhadap orang lain. Dengan demikian, kita harus pintar-pintar menjaga lisan kita.

Baca juga :  Pos TNI AD Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Terhadap Warga

6.Orang suka pamer dan senang dipuji.

Ada orang yang senang sekali mendapat pujian dan tidak akan terima terhadap kritikan atau masukan. Orang seperti ini akan selalu berusaha memamerkan miliknya agar dilihat orang lain. Sesungguhnya pujian yang didapat dari manusia biasa tersebut semu, apabila sudah tidak ada lagi yang dapat dipamerkan kepada orang lain maka orang disekelilingpun tidak akan melirik kembali.

7.Orang yang makan harta anak yatim.

Anak yatim piatu sesungguhnya dipelihara langsung oleh Allah SWT. Sungguh tidak memiliki perasaan orang yang memakan hak anak yatim. Sebagai contoh orang yang memotong sumbangan amal kepada anak yatim. Anak yatim piatu yang sudah tidak mendapatkan kasih sayang seorang bapak dan ibu juga harus memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Sungguh kejam orang yang memakan harta anak yatim.

8.Orang yang ringan meninggalkan sholat.

Orang yang menggunakan alasan duniawi dengan sadar ia meninggalkan sholat yang hukumnya wajib, orang seperti ini merasa bahwa meninggalkan sholat tidak berpengaruh apa-apa dalam hidupnya. Orang yang seperti ini belum tau bahwa amalan pertama dan diperhitungkan di akhirat kelak adalah amalan sholatnya di dunia.

9.Orang yg enggan membayar zakat.

Zakat terdiri dari beberapa macam, ada zakat fitrah, zakat mal dan zakat penghasilan. Mengeluarkan Zakat merupakan bentuk kita menyadari bahwa dari harta yang kita miliki didunia, ada sebagian harta milik orang lain. Dengan zakat kita juga melatih sikap sosial kita di lingkungan untuk saling berbagi. Pasti di lingkungan kita ada orang yang kurang beruntung dan memerlukan bantuan dari kita namun orang tersebut malu untuk mengungkapkannya.

10.Orang panjang angan-angan.

Orang seperti ini ialah orang yang hanya merencanakan dan membayangkan sesuatu tanpa mau bekerja dan berusaha untuk menuju/mewujudkan suatu tujuan tersebut. Dalam salah satu kata bijak “kejarlah dunia seperti dirimu hidup 1000 tahun lagi, dan kejarlah akhirat seperti dirimu akan mati esok”. Ini berarti kita harus menjalani hidup di dunia secara maksimal tanpa melupakan urusan akhirat (beribadah).(hro/cen)

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top