You are here
Home > Berita > 153 TANK BARU TNI-AD

153 TANK BARU TNI-AD

Alutsista Baru Milik TNI-AD banyak jenisnya, utamanya adalah MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 Revulution atau popouler disebut Leopard 2 RI (Republic of Indonesia). Dan setelah selama lima tahun, akhirnya alutsista yang ditunggu-tunggu oleh pemerhati militer dan masyarakat Indonesia datang tahap demi tahap. Ditengah Polemik Pilpres (Pemelihan Presiden) pada tahun 2014 pada saat itu batas awal datang untuk menyakinkan bahwa pemerintah Indonesia yakin dalam kontrak pembelian MBT (Main Battle Tank) senilai US$280 Juta dalam pengadaan tank sejumlah 153 unit.

Pembelian 153 unit tank yaitu terdiri dari 61 unit MBT Leopard 2 RI, 42 unit MBT Leopard 2A4 dan 50 unit medium tank IFV Marder. Diluar dari tank-tank tersebut masih ada beberapa unit pendukung, Kavaleri TNI-AD mendapatkan beberapa Armoured Recovery Tank dan Engineering Vehicels, diantaranya Bergepanzer 3 RI Buffalo tank, Pionierpanzer 2 Dachs tank dan tank jembatan Bruckenlagepanzer Biber (Beaver) atau Disingkat BRLPZ-1.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat telah menerima 50 unit tank tempur utama (main battle tank) jenis Leopard yang dipesan dari Jerman. Saat ini tank yang telah masuk ke Indonesia ditempatkan di unit Batalyon Kavaleri Kostrad, tak menutup kemungkinan tank tersebut nantinya bisa di  tempatkan di Batalyon Kavaleri di Kotama Seluruh Indonesia. Seratus unit MBT akan dikirim secara bertahap hingga target rencana strategis tahun 2019 tercapai. Saat ini, TNI AD masih mengkaji lokasi penempatan ratusan tank yang akan datang.

Mengulas Leopard 2 RI memiliki lapisan blok komposit AMAP (Advanced Modular Armour Protection) buatan IBD (IngenierBüro Deisenroth)-Deisenroth. Konsepnya adalah perlindungan 360 derajat, dimana Leopard 2 Revolution harus bisa dilindungi dari segala sisi. Hal ini menyesuaikan dengan tren dimana tank digunakan dalam situasi urban, ancaman senjata seperti roket dan rudal anti tank jauh lebih mengemuka. IBD Deisenroth membuat proteksi pasif alias proteksi balistik sangat canggih.

Baca juga :  Korem 173/PVB Gelar pertandingan dalam menyambut HUT Kodam XVII/Cenderawasih

Bobot keramik nano ini saat dikonfigurasikan menurut standar proteksi NATO STANAG 4569 Level 3 atau 4/ AEP 55 Level 3. Keping AMAP dibangun dan disusun menjadi blok AMAP-B (Ballistic) yang dipasangkan ke side skirt, glacis, dan keseluruhan kubah termasuk sisi atas dan pangkal laras Leopard 2RI. Panel-panel ini didesain dengan fitur engsel untuk memudahkannya dibuka, dilepas, dan dilakukan perawatan sekaligus penggantian secara terbatas.

Jadi setelah sekian lama hanya bisa menduga-duga, selubung misteri Leopard 2RI kini terbuka sudah, dari sosok penampilannya kita bisa menduga opsi kita, apa saja yang akhirnya dipilih TNI AD. Tidak semua paket upgrade Leopard Revolution dipilih, hanya yang benar-benar diperlukan saja yang dipasangkan ke tubuh Leopard 2A4 untuk mengubahnya menjadi Leopard 2RI.

Dari beberapa MBT yang di modifikasi tadi medium tank IFV Marder juga di modifikasi oleh Jerman. Dari datangnya banyak alutsista baru tersebut yang menjadi sorotan publik adalah pengadaan tank ini karena sepanjang sejarah TNI baru kali ini memiliki MBT.

Leave a Reply

*

Top