You are here
Home > Dari Media Lain > Ada Pihak yang Hendak Gagalkan Pilpres

Ada Pihak yang Hendak Gagalkan Pilpres

Wamena – Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Drs. Christian Zebua, M.M., menyatakan bahwa akhir-akhir ini banyak isu yang berkembang dikalangan masyarakat bahwa ada pihak-pihak yang beda paham yang akan menggagalkan Pemilihan Presiden (Pilpres) dengan menyebarkan isu melalui IT, SMS, maupun selebaran.

Hal ini dikatakan Pangdam di sela-sela melakukan kunjungan kerja ke Lanny Jaya dan Jayawijaya Kamis (3/7) kemarin guna melihat kesiapan prajurit TNI maupun Polri dalam rangka menyongsong pengamanan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang digelar pada 9 Juli mendatang.

“Saudara kita yang beda paham mencoba memprovokasi masyarakat untuk boikot pemilu, bahkan mereka mengarahkan pada setiap kertas suara untuk ditulis referendum. Mereka akan melakukan kegiatan-kegiatan yang menggagalkan Pemilu,” paparnya.

Maka dari itu, Pangdam berharap kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan hasutan-hasutan yang bersifat negative untuk boikot Pemilu. Sebab, pemilu Pilpres nanti merupakan moment untuk memilih pemimpin pemerintahan yang adalah wakil Tuhan di dunia.

Menurut Pangdam, oknum yang beda paham ini juga berusaha melakukan gangguan-gangguan khususnya kepada TNI dan Polri. Oleh karena itu, Pangdam meminta kepada prajurit TNI maupun Polri untuk tetap waspada dan tidak lengah. “Aparat keamanan baik TNI-Polri mereka sudah siap betul dan sudah mengetahui tugasnya bahwa dalam rangka pengamanan Pemilu ini mereka akan berhadapan saudara-saudara mereka. Mereka boleh bertindak tegas bila ada gangguan yang bersenjata, “ tegas Pangdam.

Pangdam mengharapkan kegiatan-kegiatan yang bersifat mengganggu Kamtibnas itu tidak terjadi lagi. “Kita tidak harapkan terjadi tindakan represif, maka kita mencoba komunikasikan lewat Pemda agar saudara-saudara yang ada di hutan untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan semua pihak yang bertentangan dengan aturan perundang-undangan yang ada,” katanya.

Pangdam menghimbau kepada masyarakat untuk sukseskan pesta demokrasi pada 9 Juli 2014 nanti dengan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang berkembang. Bahkan, Pangdam juga mengajak agar pihak yang beda paham untuk turun gunung dan membangun daerah. “Lebih baik turun kita sama-sama bangun daerah ini,” ajaknya.

Untuk diketahui, Pangdam bersama rombongan setelah tiba di Bandara Wamena kemarin pagi langsung bertolak menuju Tiom, Ibu Kota kabupaten Lanny Jaya. Disana, rombongan pangdam diterima oleh Sekda Lanny Jaya, Christian Sohilait, ST, M.Si mewakili pemda Lanny Jaya bersama Pabung serta para pimpinan SKPD selanjutnya menggelar ape gabungan TNI, Polri dan Pemda Lanny Jaya.

Dalam momen itu Pangdam bersama Danrem 172/PWY, Kolonel Inf Tri Yuniarto, Asintel Kasdam, Kolonel Inf Imanuel Ginting, Kapendam Letkol Arh Rikas H, serta Dandim 1702/JWY, Letkol Inf Yusuf Sampetoding, Danyon 756/WMS, kapolres Lanny Jaya menyisikan waktu berkunjung ke Pos Tiom untuk melihat kesiagaan prajurit TNI di Tiom.

Baca juga :  Ke Fiji, SBY Ingin Jelaskan Kondisi Papua

Pangdam mengemukakan kehadirannya ke Lanny Jaya untuk mengecek kesiapan pasukan dalam rangka Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. “Saya melihat bahwa TNI-Polri dan bahkan pemerintah daerahpun sangat siap untuk menyukseskan Pemilu. Pemerintah daerah sudah mensosialisasikan kepada masyarakat untuk partisipasi,” kata Pangdam.

Sementara itu, setelah dari Tiom, Pangdam bersama rombongan kembali ke Wamena, Jayawijaya. Disana Pangdam memimpin apel gelar pasukan di Mayonif 756/WMS di Wamena. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam kembali menegaskan kepada seluruh aparat keamanan baik TNI maupun Polri untuk bersatu. Sebab, dalam pelaksanaan pesta rakyat ini tidak tertutup kemungkinan akan terjadi gangguan.

“Prajurit harus satu dengan pihak kepolisian. Jadi prajurit TNI membantu aparat kepolisian dalam rangka pengamanan Pilpres. Tentu tentara tidak diberi sasaran tersendiri tapi sifatnya mempertebal kekuatan kepolisian dan pengamanan itu dibawah komando kepolisian,” jelasnya lagi.

Untuk kesiapan, kata Pangdam, perlengkapan, kesiapan mental maupun pemahaman prajurit terhadap aturan dan prosedur sudah dikuasai. “Kita berharap Pilpres 9 Juli sukses dan semoga tidak terjadi apa-apa karena kita sudah bekerja keras dengan melakukan cipta kondisi baik TNI maupun Polri.,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Lanny Jaya, Christian Sohilait, ST, M.Si memberikan apresiasi kepada Panglimadam bersama rombongan yang berkenan hadir dan langsung memimpin apel gabungan TNI, Polri dan PNS di Lanny Jaya.

“Inti dari apel ini adalah hanya satu kita ingin bersama-sama menyukseskan Pilpres pada 9 Juli 2014 nanti. Kehadiran Pangdam juga memberi motivasi buat kami aparatur sipil tapi juga TNI, Polri untuk berikan kekuatan menyukseskan kegiatan Pilpres nanti. Atas nama pemerintah kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama menyukseskan Pilpres nanti,” himbau Sekda.

Usai melakukan perjalanan di dua kabupaten tersebut, Pangdam bersama rombongan mengakhiri kunjungan kerja tersebut dengan buka puasa bersama prajurit TNI dan Polri di Markas Yonif 756/WMS. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolres Jayawijaya, AKBP Adolf Beay, SE, Ketua Pengadilan Negeri Wamena dan undangan lainnya.

Sumber : Cenderawasih pos (Tgl 4 Juli 2014)

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top