You are here
Home > Tulisan > Rohani > Adab Shaf Dalam Sholat Berjama’ah

Adab Shaf Dalam Sholat Berjama’ah

Shalat berjama’ah mempunyai keutamaan dan pahala yang sangat besar, banyak sekali hadits-hadits yang menerangkan hal tersebut di antaranya adalah:

Dari Ibnu Umar radhiallaahu anhu, ia berkata: Bahwasanya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Shalat berjama’ah 27 kali lebih utama daripada shalat sendirian.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

Dalam sholat berjama’ah yang melibatkan lebih dari satu orang, telah diatur dalam beberapa hadist. untuk membuat shaf dalam sholat berjama’ah, ada beberapa aturan yang mengatur keberadaan antara imam dan makmum yang terdiri dari laki-laki dewasa, perempuan dewasa dan anak-anak.

v    Urutan shaf yang benar.

Urutan shaf makmum dalam shalat jamaah adalah yang terdepan laki-laki, kemudian anak-anak dan di belakang anak-anak kaum wanita. (HR. Baihaqi)

v    Tata cara membentuk shaf untuk dua orang laki-laki.

Jika berjamaah hanya dua orang laki-laki, maka makmum berada di sebelah kanan imam. (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Hibban)

v    Tata cara membentuk shaf untuk dua laki-laki dan banyak wanita.

Jika dua laki-laki dan sebagian wanita, maka dua laki-laki berdampingan dan wanita di belakang keduanya. (HR. Ibnu Majah)

v    Tata cara membentuk shaf untuk banyak laki-laki dan wanita.

Jika shalat berjamaah diikuti oleh banyak laki-laki dan wanita, maka imam berdiri di depan kaum laki-laki dan kaum wanita di belakang kaum laki-laki. (HR. Tirmidzi)

Baca juga :  Mengapa Harus Mengampuni

Begitulah beberapa aturan yang disampaikan dari beberapa riwayat yang penulis himpun dari beberapa sumber. Bicara masalah makmum yang terlambat dalam melaksanakan sholat berjama’ah, banyak dari kita yang tanpa sadar terburu-buru untuk segera mengambil wudlu dan melaksanakan sholat berjama’ah. Adakalanya kita berjalan cepat atau berlari kecil untuk mengejar ketertinggalan sholat kita. Berjalan dengan tergesa-gesa menuju Masjid adalah perbuatan yang dilarang Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

# Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Apabila shalat telah dimulai, maka jangan kamu mendatanginya dengan tergesa-gesa. Namun datangilah dengan berjalan, dan kamu harus tenang. Lalu, apa pun yang kalian dapatkan (bersama imam), maka shalatlah. Dan apa yang kalian tertinggal, maka sempurnakanlah.” (HR. Bukhari, Muslim, An-Nasa’i, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Demikian beberapa riwayat yang penulis himpun tentang adab berjama’ah, baik itu dalam tata tertib membuat shaf sholat dan tentang bagaimana jika kita terlambat dalam memulai sholat berjama’ah.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top