You are here
Home > Pengetahuan > Militer > Apa Itu Rompi Anti Peluru ?

Apa Itu Rompi Anti Peluru ?

Bravoo TNI…. Kembali kami hadir dalam penyajian tulisan yang mungkin bisa menjadikan pengetahuan bagi para pembaca sekalian. Baiklah, kali ini kita akan memberikan pengetahuan tentang Rompi Anti Peluru yang sering digunakan oleh personel TNI dalam melaksanakan tugas negara.

Apa sih Rompi anti peluru itu??

Apa sih kegunaan Rompi Anti Peluru itu??

Apa sih Bahan yang digunakan untuk pembuatan Rompi anti peluru itu??

Pasti dalam benak kalian berpikir 3 pertanyaan di atas. Tapi tenang, kami akan memberikan jawaban untuk pertanyaan di atas. Aneh bukan, kenapa orang yang menggunakan Rompi anti peluru itu pasti kebal. Eiittsss, tidak dipungkiri juga orang yang menggunakan anti peluru akan sepenuhnya selamat, tetapi mungkin bisa dijabarkan bahwa penggunaan Rompi ini hanya digunakan untuk melindungi bagian-bagian yang sering diincar oleh si penembak.

Ok, kita bahas secara sederhana apa itu Rompi anti peluru??? Secara sederhana Rompi anti peluru adalah Baju Zirah yang digunakan untuk melindungi bagian tubuh dada, punggung dan perut bagi orang yang memakai baju tersebut.

Apa itu Baju Zirah??

Pakaian Zirah yaitu pakaian ataupun lapisan pelindung yang digunakan untuk melindungi bagian tubuh manusia ataupun kendaraan yang dapat melindungi dari proyektil senjata yang dapat memberikan luka fisik. Bila diketahui bahwa pakaian zirah ini digunakan oleh tentara romawi untuk melindungi bagian tubuhnya dari benda yang dapat melukai fisik dibagian-bagian tertentu.

Walaupun digunakan dalam masanya, baju ini juga digunakan dan diolah menjadi barang yang modern dimana dikenakan oleh pasukan TNI maupun Polisi.

Dalam sejarahnya, Zirah ini hanya terbuat dari kulit yang berlapis tebal yang diproduksi dari kulit trenggiling, kemudian dimodifikasi dari lempengan logam yang disesuaikan dengan bentuk tubuh pemakai, dan saat ini bermetamorfosis menjadi Rompi anti peluru.

Adapun komponen-komponen Zirah yang digunakan oleh Tentara Eropa pada Abad Pertengahan, yaitu :

Pelindung Kepala  : Armet, Barbuta, Burgonet, Hunskul, Koif, Salet, dan Serveliera.

Pelindung Wajah    : Visor, Falling Buffe, dan Nossel.

Pelindung Leher     : Aventail, Bevor, dan Gorget.

Pelindung Badan   : Baju Halkah, Brigandina, Fauld, Kuiras, dan Kuleta.

Pelindung Lengan : Aleta, Bessegu, Gauntlet, Koter, Poldron, dan Spolder.

Pelindung Kaki       : Kuisot, Polein, Sabaton, Sinbald, dan Toset.

Perlengkapan di atas dalam Abad Modern ini mulai dimodifikasi menjadi Rompi Anti Peluru yang multifungsi.

Kegunaan anti peluru ini merupakan pakaian pelindung untuk meminimalisir cidera karena terkena peluru. Rompi tersebut dipakai untuk melindungi penggunanya untuk menahan laju peluru dimana peluru dihentikan sebelum berpenetrasi ke dalam tubuh. Pada saat rompi menahan penetrasi peluru, dorongan dari peluru direduksi dengan menyebarkan momentumnya ke seluruh bagian tubuh. Untuk pemakai/pengguna Rompi anti peluru ini tetap akan merasakan dorongan dari laju peluru yaitu energi kinetik yang diciptakan dari peluru, sehingga dapat menyebabkan luka lebam, memar, bengkak hingga luka yang dapat dinilai cukup serius.

Dalam proses pembuatannya, Rompi Anti Peluru ini dibedakan menjadi 2 jenis yaitu Soft Body Armor dan Hard Body Armor.

Soft Body Armor adalah Rompi Anti Peluru yang dibuat dari serat aramid, 1 Lapisan Kevlar mempunyai ketebalan kurang dari 1 mm, tetapi pada umumnya standart yang dipakai terdiri dari 32 lapisan dan beratnya mencapai ± 10 kg. Rompi ini lebih menonjolkan keringanan sehingga menguntungkan dalam tugas penyamaran ataupun pengamaan bagi personel lapangan/intelijen.

Baca juga :  TUM (Tata Cara Upacara Militer)

Sementara Hard Body Armor sebagian besar sama dengan Soft body Armor, bedanya Hard Body Armor ini sendiri mempunyai lapisan tertentu, yaitu dapat dihasilkan Rompi Anti Peluru. Pada umumnya, lapisan terbuat dari keramik (AI2O3), lempengan logam atau komposit. Dari sususan/bahan yang digunakan cukup tebal dan berat jarang digunakan dalam tugas keseharian, tetapi digunakan dalam tugas khusus yang berisiko cukup tinggi.

Apa sih Bahan yang digunakan untuk pembuatan Rompi Anti Peluru itu??

Pertama, Aramid (Kevlar), memiliki struktur yang kuat, alot (Tough), memiliki sifat peredam (Vibration Damping), tahan terhadap asam (Acid) dan basa, bukan hanya itu melainkan juga dapat menahan panas hingga 370 ºC. Produk Kevlar ini memiliki berat yang ringan, tetapi 5 kali lebih kuat dibandingkan besi. \

Kedua, Vectran adalah polymer kristal cair yang memiliki kekuatan hingga 2 x lipat dibandingkan dengan kevlar.

Ketiga, Spider Silk yang terdiri dari ikatan molekul protein yang memiliki ukuran panjang. Dimana benang ini tidak hanya memiliki kemampuan untuk dapat menahan beban yang berat maupun dorongan yang laju, apabila ditarik dapat memanjang 40%. Sifat elastis ini berasal dari butiran cairan kecil yang terdapat pada benang.

Keempat, Carbon Nanotubes yang merupakan sususan karbon C yang memiliki ukuran sangat kecil yaitu nano (0,000000001) dan berbentuk seperti pipa yang mempunyai tekstur dinding reperti rumah tawon.

Bagimana Cara Kerja Rompi Anti Peluru??

Dalam artian besar bahwa anti peluru melindungi tubuh dari peluru, tetapi dalam artian luas bahwa bekerja untuk mengurangi sebanyak mungkin lontaran energi kinetik peluru dengan menggunakan lapisan serat untuk menyerap energi laju dan memecahnya ke penampang rompi yang luas, dimana energi yang dikeluarkan oleh peluru tersebut tidak cukup untuk mendorong sehingga menembus rompi.

Dalam menyerap laju energi dari peluru tersebut, rompi mengalami deformasi/lekukan yang menekan kearah dalam, dimana tekanan ke dalam ini akan meneruskan sehingga mengenai tubuh pengguna. Adapun batas maksimal penekanan ke dalam jangan sampai mencapai dari 4,4 cm. Jika batasan tersebut ditembus, maka keselamatan jiwa yang menjadi taruhannya.

Apa perlu kalian menggunakan Rompi Anti Peluru dalam kegiatan sehari-hari?? Hehehe.. sepertinya tidak perlu, karena Rompi Anti Peluru ini, hanya digunakan oleh seorang aparat keamanan dalam melaksanakan tugas untuk menjaga mempertahankan kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke.

Sekian penjelasan tentang Rompi Anti Peluru, semoga bisa bermanfaat bagi para pengunjung Website Resmi Kodam XVII/Cenderawasih yang setia dan dapat dijadikan sebagai bekal ilmu pengetahuan tentang Rompi Anti Peluru yang sesungguhnya. (Chan/Prd).

Leave a Reply

*

Top