You are here
Home > Berita > Babinsa Mengajar Bahasa Inggris di Kampung Serewen

Babinsa Mengajar Bahasa Inggris di Kampung Serewen

YAPEN – Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang paling sering digunakan dalam interaksi antar warga negara yang berbeda kewarganegaraan. Urgenitas penguasaan bahasa Inggris pun sangat mutlak dimiliki oleh setiap orang dan harus dimulai sejak dini dalam mempelajari bahasa internasional ini.

Guna menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) atau AEC (ASEAN Economic Community) yang telah diberlakukan pada tahun 2016 di Indonesia, maka generasi muda Indonesia harus memiliki kecakapan dalam berbahasa Inggris agar tidak tertinggal dalam perdagangan bebas antar negara ASEAN ini.

Untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu menjadi Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berkarakter, Serka Arditya Anggoro Wibowo Babinsa Koramil 1709-04/Yapbar, terpanggil hatinya untuk membantu mengajar bahasa Inggris di SDN 1 Serewen, Distrik Yapen Barat, Kab. Kepulauan Yapen, pada hari jumat (31/03).

Sebelum mengajar, Serka Arditya menemui Kepala Sekolah dan para guru SDN 1 Serewen. Dalam pertemuan singkat tersebut, Kepala Sekolah SDN 1 Serewen Bpk. Nikolas Pihahe S.Pd, mengatakan bahwa SDN 1 Serewen sangat butuh banyak tenaga pendidik, sebab selama ini hanya ada 6 orang guru yang mengajar, dan untuk guru bahasa Inggris belum ada.

“Terima kasih kepada bapak TNI yang berkeinginan untuk membantu mengajar bahasa Inggris anak-anak didik kami, semoga bisa menjadi bekal mereka dalam mencapai cita-cita mereka di masa mendatang,” ungkap Bpk. Nikolas.

Baca juga :  Kodim 1705/Paniai Melaksanakan Kegiatan Anjangsana dan Pemberian Bingkisan

Setelah mendapat ijin dari Kepala Sekolah, Serka Arditya berkesempatan mengajar bahasa Inggris bagi siswa kelas 5 SD. Dengan materi yang telah disiapkannya, Serka Arditya dengan mudah mengajarkan materi bahasa Inggris yang disesuaikan dengan kurikulum pendidikan yang saat ini dijalankan.

“Saya begitu terharu dan bangga melihat antusias belajar anak-anak ini, mereka mempunyai motivasi dan semangat untuk dapat menguasai bahasa Inggris,” tutur Serka Arditya.

“Harapannya ke depan, anak-anak ini bisa menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul dalam membangun Papua dan ikut serta dalam pembangunan bangsa di era pasar bebas ASEAN,” lanjutnya. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top