You are here
Home > Berita > Bapak Aqua Dwipayana Motivasi Keluarga Besar Kodim 1702/JWY

Bapak Aqua Dwipayana Motivasi Keluarga Besar Kodim 1702/JWY

Wamena Komandan Kodim 1702/JWY Letkol Inf Lukas Sadipun, Para Sepasi beserta anggota Kodim1702/JWY, anggota Yonif 756/WMS, Persit dan pegawai Bank BRI juga BNI Wamena yang berjumlah ± 100 orang mengikuti Sharing Motivasi dan Komunikasi untuk Efektifitas Kinerja Prajurit yang dipusatkan di Aula Ukhumiarek Asso Makodim Jayawijaya Senin (25/9).

Motivator terkenal Bapak Aqua Dwipayana yang kelahiran Pematang Siantar Sumatra Utara, empat puluh tujuh silam membuat para audien fokus mendengarkan berbagai hal yang disampaikannya.

Pada kesempatan tersebut bapak dua anak ini mengupas tentang :

  • Produktivitas Kerja (kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja keras serta kerja tuntas),
  • Cara membangun Komunikasi (komunikasi efektif, penghargaan/respect, perhatian/empathy, terdengar audible, jelas/clarity serta rendah hati/humble).
  • Membangun Komunikasi Keluarga Harmonis, prinsip-prinsip komunikasi keluarga (kejujuran, empati, saling percaya, kesetaraan serta keteladanan).
  • Sistem komunikasi keluarga (pembagian kerja dengan adil, saling menghargai, saling terbuka, saling berempati serta saling menjaga rahasia),
  • Wanita idola (wanita cantik, wanita cerda dan wanita aktif).

Kapabilitas adalah kemampuan mengelola kapasitas yang dimiliki untuk hasil yang lebih baik,  berbagai cara meningkatkan kapabilitas (harus konsisten, komitmen, kreatifitas, kapasitas serta pengalaman).

Disampaikan juga tentang 11 Asas Kepemimpinan TNI yaitu Taqwa, Ing Ngarsa Sung Tulada/memberi suri tauladan dihadapan anak buah, Ing Madya Mangun Karsa/ikut bergiat serta menggugah semangat di tengah-tengah anak buah, Tut Wuri Handayani, Waspada Purba Wasesa/selalu waspada mengawasi serta sanggup dan memberi koreksi kepada anak buah, Ambeg Parama Arta/dapat memilih dengan tepat mana yang harus didahulukan.

Baca juga :  Koramil 1704-06/Salawati Laksanakan Sosialisasi Paham Radikal ISIS

Selanjutnya, Prasaja/tingkah laku yang sederhana dan tidak berlebihan, Satya/sikap loyal yang timbal balik dari atas ke bawahan, Gemi Nastiti/kesadran dan kemampuan untuk membatasi penggunaan dan pengeluaran, Belaka/kemauan, kerelaan dan keberanian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya serta Legowo/kemauan, kerelaan dan keikhlasan untuk pada saatnya menyerahkan tanggung jawab dan kedudukan kepada generasi berikutnya.

“Membangun Sinergitas berupa Nilai-nilai kemanusiaan, long time, ketulusan serta kesetaraan membutuhkan kesamaan tujuan, kesamaan misi serta kesamaan pengertian, bila tidak, perbedaan tidak akan menghasilkan solusi yang baru. The Power Of Silaturahmi, jaringan pertemanan merupakan aset yang paling berharga yang harus dipupuk dikembangkan dan dijaga, silaturahmi dilakukan secara ikhlas dengan selalu menjaga kredibilitas, komitmen dan konsistensi”, pungkasnya. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top