You are here
Home > Berita > Bimbingan dan Penyuluhan Pertanian Kerjasama Dinas Pertanian dan TNI

Bimbingan dan Penyuluhan Pertanian Kerjasama Dinas Pertanian dan TNI

Keerom Satgas Yonif 410/Alugoro serta Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Keerom melaksanakan bimbingan dan penyuluhan pertanian bagi kelompok tani yang ada  di sekitar PIR IV, Wonorejo, Distrik Manem, Kab. Keerom yang berlokasi di areal perkebunan Pos Kotis PIR IV, Senin (18/9).

Tujuan bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan perkapita bagi masyarakat kelompok tani setempat, sehingga diharapkan kesejahteraan para petani di daerah mampu meningkat.

Danpos Kotis PIR IV Lettu Inf Sugiyanto menyampaikan, produk unggulan para petani yang ada di wilayah binaannya meliputi padi, kacang dan jagung sebagai tanaman pangan kebutuhan pokok, serta tanaman cabe untuk menghadapi lonjakan harga serta kelangkaan pada saat terjadinya musim penghujan yang tinggal beberapa bulan lagi karena pada saat musim hujan harga cabai dapat melambung tinggi.

Danpos selaku Pembina kelompok tani PIR 4 menyampaikan beberapa keluhan dan kendala yang dihadapi oleh para petani binaannya. “Rata-rata para petani yang kami bina dari kalangan kurang mampu. Mereka mempunyai garapan lahan cukup luas tetapi tidak dapat mengelolanya dengan baik. Apabila mereka harus meminta bantuan tenaga pengolah lahan, mereka tidak sanggup untuk membayarnya. Para petani juga terkendala oleh ketersediaan bibit, pupuk dan obat-obatan (pestisida). Untuk mengelola lahan yang sangat luas, peralatan pertanian traktor sangat-sangat dibutuhkan agar proses pengolahan bisa lebih cepat. Kendala lainnya yang membuat para petani kewalahan adalah masalah rumput, ini sulit diatasi”, ungkap Lettu Inf Sugiyanto mewakili para petani.

Kabag Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Keerom Bapak Kladius Hotmy Taimi mewakili Kepala Dinas menerima laporan ini dan ia akan melaporkan semua keluhan-keluhan dari para petani kepada Kadis. “Terima kasih Pak Danpos yang telah mewakili kelompok tani untuk menyampaikan segala permasalahan yang ada. Apa yang menjadi keluhan dan kendala dari para petani akan saya sampaikan kepada Bapak Kepala Dinas”, kata Kladius.

Sementara itu Kepada Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Keerom Bapak Yudha Ansaka, S.P., saat dihubungi via telephone menyampaikan, akan membantu para petani yang menjadi binaan Satgas. “Kami akan memberikan bantuan peralatan pertanian, juga bantuan bibit, pupuk dan obat-obatan yang dibutuhkan para petani kita. Kami atas nama pemerintah sangat mengapresiasi pada Satgas atas kinerja bagi para petani kita. Kami ingin menjalin kerjsama dengan Satgas dalam memajukan pertanian kita”, ungkap Yudha. (Prd/Cen)

Bimbingan dan Penyuluhan Pertanian Kerjasama Dinas Pertanian dan TNI

Keerom Satgas Yonif 410/Alugoro serta Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Keerom melaksanakan bimbingan dan penyuluhan pertanian bagi kelompok tani yang ada  di sekitar PIR IV, Wonorejo, Distrik Manem, Kab. Keerom yang berlokasi di areal perkebunan Pos Kotis PIR IV, Senin (18/9).

Baca juga :  Anggota Kodam XVII/Cenderawasih turut meriahkan HUT Marinir Ke 69

Tujuan bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan perkapita bagi masyarakat kelompok tani setempat, sehingga diharapkan kesejahteraan para petani di daerah mampu meningkat.

Danpos Kotis PIR IV Lettu Inf Sugiyanto menyampaikan, produk unggulan para petani yang ada di wilayah binaannya meliputi padi, kacang dan jagung sebagai tanaman pangan kebutuhan pokok, serta tanaman cabe untuk menghadapi lonjakan harga serta kelangkaan pada saat terjadinya musim penghujan yang tinggal beberapa bulan lagi karena pada saat musim hujan harga cabai dapat melambung tinggi.

Danpos selaku Pembina kelompok tani PIR 4 menyampaikan beberapa keluhan dan kendala yang dihadapi oleh para petani binaannya. “Rata-rata para petani yang kami bina dari kalangan kurang mampu. Mereka mempunyai garapan lahan cukup luas tetapi tidak dapat mengelolanya dengan baik. Apabila mereka harus meminta bantuan tenaga pengolah lahan, mereka tidak sanggup untuk membayarnya. Para petani juga terkendala oleh ketersediaan bibit, pupuk dan obat-obatan (pestisida). Untuk mengelola lahan yang sangat luas, peralatan pertanian traktor sangat-sangat dibutuhkan agar proses pengolahan bisa lebih cepat. Kendala lainnya yang membuat para petani kewalahan adalah masalah rumput, ini sulit diatasi”, ungkap Lettu Inf Sugiyanto mewakili para petani.

Kabag Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Keerom Bapak Kladius Hotmy Taimi mewakili Kepala Dinas menerima laporan ini dan ia akan melaporkan semua keluhan-keluhan dari para petani kepada Kadis. “Terima kasih Pak Danpos yang telah mewakili kelompok tani untuk menyampaikan segala permasalahan yang ada. Apa yang menjadi keluhan dan kendala dari para petani akan saya sampaikan kepada Bapak Kepala Dinas”, kata Kladius.

Sementara itu Kepada Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Keerom Bapak Yudha Ansaka, S.P., saat dihubungi via telephone menyampaikan, akan membantu para petani yang menjadi binaan Satgas. “Kami akan memberikan bantuan peralatan pertanian, juga bantuan bibit, pupuk dan obat-obatan yang dibutuhkan para petani kita. Kami atas nama pemerintah sangat mengapresiasi pada Satgas atas kinerja bagi para petani kita. Kami ingin menjalin kerjsama dengan Satgas dalam memajukan pertanian kita”, ungkap Yudha. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top