You are here
Home > Berita > “Bulan Ramadhan Tidak Membuat Surut Semangat Satgas Pamtas Yonif 410/ALG Pembersihan Gereja di Perbatasan “

“Bulan Ramadhan Tidak Membuat Surut Semangat Satgas Pamtas Yonif 410/ALG Pembersihan Gereja di Perbatasan “

Keerom – Meskipun prajurit Satgas Pamtas Yonif 410/Aalugoro melaksanakan ibadah puasa namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus mendarma bhaktikan diri kepada masyarakat yang ada diperbatasan. Mereka tidak peduli dengan kondisi haus dan lapar, mereka tetap semangat melaksanakan pembenahan dan pembersihan tempat-tempat ibadah, khsususnya Gereja Pentakosta di Tanah Papua (GPDP) Jemaat Maranata, Kampung Workwana, Keerom yang ada di wilayah perbatasan. Hal ini dilakukan karena sebagian besar sarana tempat ibadah yang ada kurang terawat, kurang perhatian dari berbagai pihak, Kamis (15/06).

Prajurit Pos Workwana yang dipimpin Danpos Serka Rohmat membersihkan lingkungan Gereja berkerja sama dengan masyarakat setempat dengan saling bahu membahu membersihkan lingkungan Gereja yang terkesan kurang terawat terlihat dengan banyak tumbuh rumput dan semak belukar di sekitarnya. Setelah di laksanakan korve/ pembersihan bersama-sama, saat ini Gereja sudah nampak lebih bersih dan indah, sehingga diharapkan umat bisa beribadah dengan tenang dan khusuk.

Pendeta Dirk Patisiana selaku tokoh Gereja Pentakosta di Tanah Papua (GPDP) Jemaat Maranata menyampaikan, “Terima kasih kepada Satgas khususnya Pos Workwana atas perhatian dan bantuannya yang telah membersihkan Rumah Tuhan sehingga menjadi nyaman dan indah tempat ibadah kami. Semoga damai untuk kita semua, Tuhan memberkati seluruh Prajurit Satgas”, ungkapnya.

Sementara itu prajurit yang berada di Pos Kout melaksanakan karya bhakti di Gereja Kristen Injil di Tanah Papua, Jemaat Efata Yanawaa, Arso, Keerom dengan melaksanakan pengecatan atap Gereja yang mempunyai kemiringan sangat ekstrim.

Baca juga :  Babinsa Waghete Hadiri Acara Kedukaan Masyarakat Kab. Deiyai

Di tengah panasnya terik matahari, prajurit Alugoro dengan semangat tetap melaksanakan pengecatan atap Gereja yang warnanya sudah pudar karena berkarat. Proses pengecatan atap Gereja tetap belangsung sampai dengan selesai.

Menurut Pendeta Batubara, “Selama ini belum pernah ada Satgas yang mau memperhatikan kondisi Gereja kami, termasuk dari pihak-pihak yang lain. Atas nama umat, kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan Satgas yang telah memperbaiki Gereja Rumah Tuhan. Kami sangat mengapresiasi atas semua bantuan dari Satgas, semoga Tuhan memberkati kita semua khususnya kepada seluruh jajaran Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro”, pungkasnya. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top