You are here
Home > Tulisan > Rohani > Capailah Ridhomu Dan Buang Sifat Amarahmu

Capailah Ridhomu Dan Buang Sifat Amarahmu

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Aku ini hanya manusia biasa, aku bisa senang sebagaimana manusia senang, dan aku bisa marah sebagaimana manusia marah” Hadits shahih riwayat Muslim (no. 2603).

Dalam kehidupan sehari-hari setiap umat manusia tentu saja bisa mempunyai sifat marah, dan marah itu sifat manusiawi, lantas bagaimana kita sebagai umat muslim jika mengatasi sifat marah.

Ada beberapa hal yang harus kita lakukan dalam meredam emosi atau marah, karena dengan marah, manusia bisa merusak semua yang ada disekitarnya, seperti banting piring, lempar gelas, saling memukul, bahkan sampai tindak pembunuhan. Disaat itulah, misi syetan untuk merusak menusia tercapai, tentu saja permsalahannya tidak selesai sampai disini, masih ada yang namanya balas dendam dari pihak yang dimarahi, kita bisa bayangkan, betapa banyak kerusakan yang ditimbulkan karena marah. Dimana jika orang itu sedang marah tanpa ada alasan yang jelas berarti yang keluar dari ucapannya adalah ucapan syetan.

Oleh karena itu kita sebagai umat muslim hendaknya harus bisa mengatasi amarah dan menyadari hal ini, agama islam sangat menekankan kepada umatnya untuk berhati-hati ketika sedang emosi. Banyak motivasi yang diberikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam agar manusia tidak mudah terpancing emosi. Diantaranya, beliau menjanjikan sabdanya yang sangat ringkas dan jelas.

ayat 1

Yang artinya : “Jangan marah, bagimu surga” (HR. Thabrani dan dinyatakan shahih dalam kitab shahh At-Targhib No 2749)

Untuk itu agar kita semua tidak terjerumus ke dosa yang lebih besar, ada beberapa cara untuk mengendalikan emosi yang sudah diajarkan dalam Al-Quran antara lain ;

Yang pertama, segeralah meminta pertolongan kepada Allah SWT dari godaan syetan dengan membaca Ta’awudz (A-‘Udzu Billahi Minas Syaithanir Rajiim), karena marah itu sumbernya dari syetan, maka godaannya bisa diredam dengan meminta perlindungan dari Allah SWT.

Yang kedua, diam dan menjaga omongan, karena bawaan orang marah adalah berbicara tanpa aturan, sehingga bisa jadi dia bicara sesuatu yang mengundang murka Allah SWT. Karena itulah, diam merupakan cara mujarab untuk menghindari timbulnya dosa yang lebih besar. Ketiga ambillah posisi yang lebih rendah, karena setiap orang marah adalah ingin selalu lebih tinggi, dan lebih tinggi, semakin dituruti, dia semakin ingin lebih tinggi. Dengan posisi lebih tinggi, dia bisa melampiaskan amarahnya sepuasnya. Karena itulah, Rasulullah SAW memberikan saran sebaliknya, agar marah ini diredam dengan mengambil posisi yang lebih rendah dan lebih rendah.

Baca juga :  Jagalah Dirimu Dan Keluargamu Dari Api Neraka !!!

Yang Keempat, ingatlah hadist ini ketika marah Rasulullah SAW bersabda :

ayat 2

Yang artinya : “Siapa yang berusaha menahan amarahnya, padahal dia mampu meluapkannya, maka dia akan Allah SWT panggil dihadapan seluruh makhluk pada hari kiamat, sampai Allah SWT menyuruhnya untuk memilih bidadari yang dia kehendaki” (HR. Abu Daud, Turmudzi, dan dihasankan Al-Albani).

Yang Kelima, segeralah mengambil air Wudhu karena syetan terbuat dari api maka padamkan api tersebut dengan air yang dingin, di samping itu, yang paling utama dalam hal ini adalah usaha untuk menundukkan dan mengendalikan diri ketika sedang marah, dimana ini akan menutup jalan-jalan syetan yang ingin menjerumuskan manusia ke dalam jurang keburukan dan kebinasaan. Dan sesungguhnya Rasulullah  SAW adalah orang yang paling lembut, santun, dan pemaaf kepada orang yang bersalah, mereka tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, namun justru memaafkan dan memberikan ampunan begitulah sifat Rasulullah SAW yang tertuang dalam Taurat, kitab yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Musa Alaihi Salam (AS). Alangkah baiknya jika hal di atas kita terapkan untuk kehidupan sehari-hari, agar hidup kita menjadi tenang.

Demikian tulisan yang bisa saya sampaikan buat para pembaca yang budiman, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua dan menjadi motivasi untuk selalu berusaha membuang hawa nafsu dan menahan kemarahan, agar terhindar dari segala keburukan, Aamiin. (Ppt/Cen).

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top