You are here
Home > Pengetahuan > Cara Cerdas Membaca, Menonton Dan Mendengar Suatu Berita

Cara Cerdas Membaca, Menonton Dan Mendengar Suatu Berita

Jayapura (5/5) – Media merupakan sarana yang mudah untuk memberikan dan mendapatkan informasi baik melalui media cetak maupun Audio visual, bahkan saat ini sudah ada media yang menggunakan media online. Informasi yang diterimapun beraneka ragam mulai dari yang biasa-biasa sampai “menghebohkan” di media.  Padahal kalau kita teliti lebih dalam dan dengan seksama, berita tersebut biasa saja dan tidak mempunyai nilau berita.  Tapi kenapa kita bisa terbius dan terpikat oleh pemberitaan tersebut sehingga menjadi heboh, dan memberikan komentar sesuai dengan alur cerita berita tersebut.

Sebagai manusia yang mempunyai kecerdasan kita harus menjadi lebih selektif dalam memilih, membaca, menonton dan mendengar suatu berita. Sehingga kita tidak terjebak dalam mencerna berita tersebut karena dengan bersikap kritis dalam meyikapi sebuah berita dan masalah maka kita bisa menjadi bangsa yang besar, penuh dengan pemikir, dan sedikit orang yang tendesius untuk itu

Agar kita tidak terjebak dalam pemberitaan maka ikutilah cara-cara membaca di bawah ini:

1. Jangan baca judulnya, tapi bacalah isi beritanya.  Judul yang menghebohkan dengan tujuan untuk menarik pembaca sehingga seolah pikiran kita sudah di setting bahwa berita tersebut sudah betul dan judul tersebut sudah sesuai dengan isi berita padahal tidak selamanya seperti itu, kita harus tetap membaca isi berita yang berada di awal, tengah dan akhir berita wajib untuk disimak sehingga kita tau apa maksud berita tersebut.

2. Jangan hanya melihat dan memperhatikan foto gambar dalam berita karena Ilustrasi gambar dalam berita adalah cara ampuh media untuk menggiring opini yang dapat memposisikan orang dibenci dan di puja oleh media tersebut. Orang yang di benci, biasanya dilustrasikan dengan gambar lebih berlebihan dibanding yg dipuja, agar citra negatif orang yang di benci itu tetap kelihatan. Contoh ekspresi marah, ekspresi depresi, ekspresi jelek untuk sosok yang di benci atau sering menggunakan foto yang tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.

Baca juga :  Survival

3. Bersikaplah netral dalam menerima suatu berita, karena banyak media yang memberitakan secara sepihak untuk mencari keuntungan tanpa tau makna dari berita itu apa.

4. Pahami bahwa berita sekarang sudah seperti infotainment, seperti gosip dikarenakan berita sekarang banyak yang tidak aktual. Berita sekarang lebih memberitakan “apa yang ingin kita dengar”, bukan memberitakan “apa yang perlu kita dengar”. Apa bedanya dengan infotainment? Nah kita sebagai pembaca atau penonton harus bisa memilih mana berita infotainment mana berita yang benar-benar berita. Karena masih banyak kok berita yang aktual.

Semoga artikel ini bisa memberikan pandangan yang lebih aktual, dan dapat dijadikan sebagai pedoman untuk membaca, melihat, mendengarkan berita-berita yang sedang berlangsung sehingga kita tidak terjebak dalam alur yang dibuat oleh narasumber. Kita bisa lebih memahami tujuan dan akhir cerita dalam berita tersebut. (Im/Cend)

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top