You are here
Home > Pengetahuan > Cara Mudah Membersihkan Air Kotor Menjadi Air Bersih

Cara Mudah Membersihkan Air Kotor Menjadi Air Bersih

Air bagi kehidupan sehari-hari bagi manusia sangatlah penting. Salah satu kegunaan air adalah untuk membangkitkan rasa segar bagi tubuh dari dehidrasi yang berkurang dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Seperti yang kita ketahui bahwa bumi mempunyai sumber air yang sangat banyak dimana air menutupi ¾ permukaan bumi.

Dari banyaknya air di permukaan bumi, tidak menutup kemungkinan bahwa wilayah-wilayah tertentu sangat kesulitan mencari sumber air, terutama pada saat musim kemarau yang terjadi di Indonesia beberapa saat lalu. Seminimal mungkin masyarakat menggunakan air agar terpenuhi kebutuhannya seperti mandi, memasak sampai mencuci. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa air yang berasal dari sumber air tersebut adalah bersih.

Saat ini, hal tersebut bukanlah problem yang besar, karena pemerintah telah membangun dan mengupayakan kelancaran air bagi masyarakat. Masalah kebersihan air tersebut, ada banyak cara untuk membuat air kotor menjadi benar-benar bersih asal air tersebut tidak bercampur dengan bahan kimia ataupun limbah pabrik.

Perlu diperhatikan bahwa penyaringan sederhana tidak seluruhnya menghilangkan sepenuhnya garam yang terkandung dalam air. Adapun beberapa alternatuf mudah untuk menjadikan air menjadi bersih.

1.     Menggunakan Saringan Kain Katun

penyaringan air kain katun
penyaringan air kain katun

Dalam hal ini, teknik menggunakan saringan katun sangatlah mudah/sederhana. Air keruh yang disaring harus menggunakan kain katun yang bersih. Karena kain katun tersebut dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada di air yang keruh. Air hasil saringan kain katun tergantung pada ketebalan dan kerapatan kain yang digunakan dalam penyaringan.

2.     Menggunakan Saringan Kapas

Saringan Kapas
Saringan Kapas

Teknik saringan menggunakan kapas ini lebih memberikan hasil saringan yang lebih bersih dari tekhnik sebelumnya yang menggunakan saringan kain katun. Tidak lain halnya dengan menggunakan kain katun bahwa hasil penyaringan tergantung dari ketebalan dan kerapatan kapas yang digunakan.

3.    Aerasi

 

Saringan Aerasi
Saringan Aerasi

Apa itu Aerasi? Aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan oksigen ke dalam air. Dengan diisikannya oksigen ke dalam air bertujuan untuk menghilangkan zat-zat seperti karbondioksida serta hidrogen silfida dan metana yang mempengaruhi rasa dan bau dari air. Partikel mineral yang terlarut dalam air seperti besi dan mangan akan teroksidasi yang kemudian secara cepat akan membentuk lapisan endapan yang dapat dihilangkan melalui proses sedimentasi atau filtrasi.

4.     Seringan Pasir Lambat (SPL)

Saringan pasir lambat
Saringan pasir lambat

Saringan pasir lambat merupakan saringan air yang dibuat dengan menggunakan lapiasan pasir pada bagian atas dan kerikil di bagian bawahnya. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu yang kemudian melewati lapisan kerikil.

5.     Saringan Pasir Cepat

Saringan Pasir Cepat
Saringan Pasir Cepat

Tidak jauh berbeda dengan SPL, SPC ini terdiri dari lapisan air pada bagian atas dan kerikil di bagian bawah. Perbedaanya adalah dari arah penyaringan terbalik bila dibandingkan dengan SPL yaitu dari bawah keatas. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan kerikil terlebih dahulu yang kemudian melewati lapisan pasir.

Baca juga :  Latihan Kecepatan Mars Yonif 756/WMS

6.     Gravity-Fed Filtering System

Gravity-Fed Filtering System
Gravity-Fed Filtering System

Cara ini merupakan gabungan dari Saringan Pasir Cepat (SPC) dan Saringan Pasir Lambat (SPL). Air bersih yang dihasilkan dari metode ini melalui 2 tahapan yaitu pertama air disaring menggunakan SPC, kemudian hasil penyaringan tersebut kembali menggnakan SPL. Dengan dua kali penyaringan itu diharapkan kualitas air bersih yang dihasilkan dapat lebih baik dan lebih bersih.

7.     Saringan Arang

Arang
Arang

Saringan arang ini dapat dikatakan sebagai saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang. Lapisan tersebut sangat efektif dalam menghilangkan bau dan rasa yang ada pada air baku. Arang kayu atau arang kelapa yang sering digunakan dalam penyaringan. Lebih baik lagi apabila dapat digunakan arang aktif.

8.     Saringan Air Sederhana / Tradisional

Saringan Tradisional
Saringan Tradisional

Cara ini merupakan modifikasi dari saringan pasir arang dan saringan pasir lambat. Pada saringan tradisional selain menggunakan pasir, kerikil, batu dan arang juga ditambah satu buah lapisan injuk/ijuk yang berasal dari serabut kelapa.

9.     Saringan Keramik

Saringan Keramik
Saringan Keramik

Saringan keramik dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat dipersiapkan dan digunakan untuk keadaan darurat. Air bersih didapatkan dengan jalan penyaringan melalui elemen filter keramik. Beberapa filter keramik menggunakan campuran perak yang berfungsi sebagai disinfektan dan membunuh bakteri. Ketika proses penyaringan,kotoran yang ada didalam air baku akan tertahan dan lama kelamaan akan menumpuk dan menyumbat permukaan filter. Untuk mencegah penyumbatan yang terlalu sering maka air baku yang dimasukkan jangan terlalu keruh atau kotor. Untuk perawat saringan keramik ini, dapat dilakukan dengan cara menyikat filter keramik pada air yang mengalir.

10.     Saringan Tanah Liat

Kendi maupun belanga dari tanah liat yang dibakar terlebih dahulu dibentuk khusus pada bagian bawahnya agar air bersih dapat keluar dari pori-pori pada bagian dasarnya.

Diharapkan dengan adanya pengetahuan umum tersebut dapat membantu masyarakat dalam kehidupan seharai-hari dalam kebutuhan air bersih.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top