You are here
Home > Berita > Cegah Isu Provokatif, Dandim Langsung Turun Tangan

Cegah Isu Provokatif, Dandim Langsung Turun Tangan

Jayapura – Beredar isu penyerangan antara massa pendukung pasangan calon Bupati Puncak Jaya nomor 1 yakni Yustius Wonda oleh massa pasangan calon Bupati  Puncak Jaya nomor 3 Denas Getlai di sekitar Kelurahan Geurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, tepatnya dibelakang perumahan Ajendam XVII/Cenderawasih pada hari Minggu (30/7).

Serka Murib anggota Ton Pam Ajendam XVII/Cenderawasih mendapat laporan dari salah satu warga di belakang perumahan Ajendam, bahwa akan ada penyerangan oleh massa pendukung pasangan calon Bupati Puncak Jaya nomor 3 sebanyak 15 mobil dan sudah berkumpul di Perumnas 3 Waena kepada massa pendukung calon Bupati Puncak Jaya nomor 1 di Kelurahan Gurabesi. Setelah mendapat laporan tersebut, Perwira Piket Ajendam XVII/Cenderawasih melaporkan kejadian tersebut kepada Danramil 1701-02/Jayapura Utara Lettu Inf Jupri Al Rasyid.

Menyikapi hal tersebut, Danramil melaporkan isu yang berkembang kepada Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Nova Ismailiyanto. Setelah mendapat laporan dari Danramil, Letkol Inf Nova Ismailiyanto yang didampingi Danramil beserta Babinsa Kelurahan Gurabesi Serda Hari Prianto dan anggota Polresta Jayapura langsung mendatangi perumahan pasangan calon Bupati Puncak Jaya nomor urut 1 dan 3 yang berada di Kompleks Ajendam untuk diadakan dialog tentang isu yang berkembang tersebut.

Setelah dipertemukan antara yang dituakan, maka ditemukan hasil bahwa informasi yang beredar itu tidak benar. Kedua belah pihak tidak ada yang tahu menahu permasalah yang berkaitan dengan Pilkada calon Bupati Kabupaten Puncak Jaya.

Baca juga :  Danrem 173/PVB Pimpin Sertijab Kasiops Korem

Adapun senjata tajam yang dapat disita oleh anggota Ajendam adalah milik seorang warga yang akan dibawa ke kampungnya di daerah Puncak Jaya, bukan untuk meyerang pendukung pasangan calon Bupati Puncak Jaya.

Penyampaian Dandim 1701/Jayapura kepada para pendukung kedua pasangan calon Bupati Puncak Jaya, “Kedua belah pihak harus tetap menjaga keamanan di wilayah Jayapura dan selalu bekerjasama dalam menjaga keamanan di Papua agar tetap kondusif”, jelasnya.

Menyikapi perkembangan informasi isu penyerangan yang beredar, hal ini jelas dibuat oleh oknum yang ingin membuat resah terhadap kedua kubu massa pasangan calon Bupati Puncak Jaya yang berada di wilayah Jayapura.

Meskipun demikian, Dandim 1701/Jayapura tetap memerintahkan seluruh anggota Koramil jajaran Kodim 1701/Jayapura untuk selalu waspada terhadap isu provokatif serta tetap memonitor perkembangan situasi terhadap isu tersebut dan hal-hal lainnya terkait keamanan wilayah Jayapura dan sekitarnya. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top