You are here
Home > Tulisan > Rohani > CINTA DUNIA LUPA AKHIRAT

CINTA DUNIA LUPA AKHIRAT

Bekunya air mata dikarenakan kerasnya hati. Orang yang susah meneteskan airmata dikarenakan hati manusia tersebut susah merasakan suatu pengaruh dari luar diri manusia tersebut. Seperti istilah tidak memiliki/punya hati, istilah ini diarahkan kepada orang yang sebagai manusia rasa kemanusiaannya sudah tidak ada lagi. Perasaan kasihan, iba, kasih sayang yang biasanya dimiliki manusia tidak dapat ditunjukkan lagi oleh oarang yang sudah hatinya keras.

Penyebab hati orang keras disebabkan karena banyak dosa. Orang yang memiliki hati kerasĀ  sudah tidak dapat lagi membedakan sesuatu yang dilarang dan diperbolehkan oleh agama dan peraturan yang ada di masayarakat. Orang tersebut sudah tidak takut akan dosa yang didapat apabila ia melanggar larangan agama. Untuk kepentingannya sendiri, orang tersebut akan menggunakan segala cara walaupun perbuatannya itu salah.

Orang yang banyak dosa itu lupa akan kematian. Orang tersebut terlalu mengejar dunia dan ia lupa bahwa sesuatu yang hidup itu pada hakikatnya pasti akan mengalami kematian. Orang tersebut sibuk bekerja, mencari nafkah atau kebahagiaan dunia tapi lupa beribadah kepada tuhan. Saat orang menemui ajalnya, tidak ada suatu apapun didunia ini yang dapat di bawanya. Yang menjadi bekal seseorang di alam baka adalah semua amal ibadahnya didunia. Kecintaan dunia adalah pangkal kejahatan.

Orang lupa kematian karena banyak angan-angan diluar batas kemampuan. Ingin cepat kaya, ingin memiliki rumah mewah dengan mudah, ingin memiliki mobil canggih dengan sedikit usaha merupakan sedikit angan-angan manusia diluar akal sehat. Untuk memenuhi angan-angannya tersebut manusia menghalalkan segala cara. Mulai dari cara yang halal, bekerja tanpa mengenal waktu untuk mendapatkan keinginannya. Kemudian cara yang haram seperti mencuri, berjudi, togel untuk memenuhi angan-angan hidupnya.

Baca juga :  TAU KAH ANDA..???

Kebahagiaan hakiki tidak disebabkan kekayaan dunia. Kebahagiaan hakiki adalah kebahagiaan yang tidak berujung. Kita hidup didunia rata-rata 70 tahun saja, kemudian kita akan kembali ke alam akhirat tanpa membawa apapun dari dunia ini. Sebanyak apa kekayaan kita, harta yang kita punya tidak dapat membeli kebahagiaan di akhirat. Namun apabila harta atau kekayaan yang kita miliki kita gunakan untuk melakukan ibadah maka itu menjadi amal baik kita sebagai bekal kita di akhirat.

Bentengi diri kita dengan agama. Agama sebagai pegangan hidup, sebagai penunjuk kemana kita bergerak ke arah yang benar. Dengan hanya menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya kita sudah dapat menjalani hidup didunia tanpa rasa takut siksa kubur. Kita akan merasakan ketentraman hati dan kebahagiaan dunia maupun di akhirat.

Mensyukuri apa yang kita miliki didunia akan menambah ketentraman hati dan menambah kedekatan kita kepada tuhan Yang Maha Esa. Kita akan merasa bahwa apa yang kita miliki didunia merupakan pemberian tuhan dan yang paling terbaik bagi kita. Kita sebagai makhluk ciptaan-Nya pasti akan meyakini tuhan tidak akan memberikan yang buruk bagi umat-Nya karena tuhan maha pengasih lagi maha penyayang.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top