You are here
Home > Dari Media Lain > Danrem Bertemu Koordinator TPN/OPM Keerom

Danrem Bertemu Koordinator TPN/OPM Keerom

Jayapura (13/03) Koran Cepos – Beda Pandangan Bukan Berarti Musuh
Keerom – Danrem 172/PWY Kolonel Inf Herman Asaribab didampingi Danramil Keerom Lettu Inf Albertus Ansanai, Rabu(13/3) kemarin melakukan pertemuan dengan koordinator TPN/OPM Wilayah Keerom Lambert Pekikir di Arso Kota Kampung Workwana Distrik Arso, Kabupaten Keerom guna melakukan silaturahmi antara sesama putra Papua dan menjalin persamaan didepan perbedaan yang membedakan.

Dalam pertemuan tersebut Danrem 172/PWY Kolonel Inf Herman Asaribab mengatakan hubungan komunikasi antara pihaknya dengan Koordinator Tentara Pembebasan Nasional / Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) Keerom Lambert Pekikir sebenarnya sudah berlangsung sejak bulan Agustus 2013 lalu, namun karena kesibukannya maka belum sempat melakukan kunjungan dan pada hari ini (kemarin) pihaknya bisa bertemu langsung dengan Lambert Pekikir dikediamannya bersama keluarganya.

“Memang saya akui diantara kami masih terjadi perbedaan pandangan, namun saya dengan Bapak Lambert memiliki komitmen yang sama bahwa kekerasan itu tidak menyelesaikan masalah“ ungkapnya kepada Cenderawasih Post saat bersama melakukan kunjungan ke kediaman Koordinator TPN/OPM Keerom Lambert Pekikir, Rabu (12/3) kemarin.

Menurutnya, atas dasar persamaan ini yang paling penting dan perlu untuk terus dibina karena dalam situasi yang damai dapat mewujudkan pembangunan demi kesejahteraan rakyat terutama di Wilayah Keerom, dan sesuai dengan arahan Pangdam XVII/Cenderawasih bahwa bagi mereka yang berbeda pandangan bukan berarti musuh.

“Jadi sesama putra Papua saya meminta kepada saudara-saudra yang saat ini masih berbeda pandangan agar mau kembali ke kampung bersama kita untuk membangun Papua untuk kesejahteraan masyarakat kita,” jelasnya.

Ditambahkannya bahwa Papua ini masih sangat membutuhkan saudara-saudara yang berbeda pandangan untuk memberikan karya nyata ikut membangun Papua menuju kesejahteraan rakyat. ”Karena kalau bukan orang Papua sendiri yang melakukan hal itu dan kalau bukan sekarang kapan lagi?,” ujar Danrem.

Pihaknya berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat kepada pihak-pihak yang masih berseberangan agar mau kembali bersama dengan pemerintah membangun Papua.” Sebab saya akan menjamin tidak ada intervensi dari aparat apabila mereka kembali”, tegasnya.

Baca juga :  Satgas Kizi TNI terima Apresiasi dari Panglima Militer Fiji

Sementara itu, Koordinator TPN/OPM Keerom Lambert Pekikir menilai bahwa pendekatan secara kekeluargaan itu sangat baik adanya, dimana pihaknya akan membangun pokok pikiran dengan semua pihak yang berseberangan sehingga tercipta suatu momen yang bagus sehingga dapat menjadi pegangan yang baik di Papua.

Untuk Keerom damai, pihaknya berjanji akan melakukan sosialisasi  kepada semua pihak yang beda pendapat diseluruh Papua. ”Saya akan lakukan sosialisasi damai untuk seluruh Papua dan saya rasa untuk Wilayah Keerom sendiri saya masih berada disini dan itu aman-aman saja, namun untuk berdamai itu semua tergantung pada sosialisasi itu apakah teman-teman dari semua pertahanan itu menerima atau tidak,” jelasnya.

Dikatakannya rencana untuk kembali itu pastinya tidak sendiri saja, tetapi masih perlu melakukan pendekatan dengan semua pihak yang berseberangan sama-sama datang untuk menjaga Papua, namun hanya mungkin belum saling memahami sehingga pihaknya masih perlu waktu untuk kembali. Dimana harus membangun semua jaringan TPN/OPM untuk mensosialisasikan bahwa damai itu penting. “Pertimbangan-pertimbangan seperti itu yang perlu diperhatikan dengan baik”, ujarnya.

“Keerom ini letaknya di perbatasan. Jika saya keluar maka yang lain akan masuk karena ini wilayah perbatasan. Orang akan ke negara tetangga membeli senjata dan akan masuk membuat keonaran lagi dan pertimbangan saya hanya itu,” tuturnya. (jo/fud)

Leave a Reply

*

Top