You are here
Home > Pengetahuan > Militer > Dopper, Latihan Ekstrim Tempur TNI

Dopper, Latihan Ekstrim Tempur TNI

Jumpa lagi sahabat Ksatria, bagaimana kabar anda hari ini..?

Semoga senantiasa baik-baik selalu ya..

Kali ini, kami ingin sedikit berbagi kembali mengenai salah satu kegiatan latihan kami, yakni latihan dopper.

Latihan ini, termasuk kategori latihan terekstrim, karena dalam pelaksanaannya dirasa cukup mengerikan.

Latihan dopper, adalah salah satu kegiatan latihan dalam TNI, yang mana tujuannya adalah untuk menguji nyali seorang prajurit TNI. Hal ini, khususnya nyali seorang prajurit dalam bertempur.

Saat bertempur, seorang prajurit dituntut harus benar-benar siap dengan kondisi pertempuran yang mengerikan. Desingan peluru yang memekakkan telinga dan hantamam suara bom yang gemanya hingga menghentak jantung, tidak boleh membuatnya takut sama sekali.

Haram hukumnya bagi seorang prajurit mentalnya menjadi ciut hanya karena melihat peluru yang lalu lalang di atas kepalanya.

Haram hukumnya bagi seorang prajurit keberaniannya menjadi surut hanya karena melihat bom-bom meledak di samping kanan dan kirinya.

Sahabat Ksatria, demikianlah mental yang dituntut dari seorang prajurit. Untuk mewujudkannya, tentu bukanlah hal yang mudah. Perlu latihan yang cukup panjang, penempaan mental yang tidak sebentar, serta latihan-latihan yang tidak bisa dianggap ringan.

Setiap prajurit TNI khususnya yang akan bertugas di satuan-satuan tempur, wajib hukumnya melalui latihan-latihan yang akan mendukung terwujudnya hal tersebut. Wajib hukumnya bagi mereka melalui latihan-latihan yang akan membuat mentalnya siap bertempur, dimana salah satunya adalah latihan dopper seperti yang akan kita bahas pada kesempatan ini.

Apa itu latihan dopper ???

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, bahwa latihan dopper adalah salah satu kegiatan latihan dalam TNI, yang mana tujuannya adalah untuk menguji nyali seorang prajurit TNI, khususnya nyali dalam bertempur. Adapun dalam pelaksanannya, latihan dopper ini akan dilalui oleh setiap prajurit TNI baru dalam rangkaian pendidikan pertama yang diterimanya. Hal ini, khususnya bagi mereka yang ditempatkan pada kecabangan tempur seperti Infanteri.

Adapun untuk kelanjutannya latihan dopper juga bisa dilaluinya kembali setelah berdinas aktif di satuan-satuan tempur, telebih khususnya di satuan-satuan yang sifatnya pasukan khusus. Secara berkala, mereka harus melalui latihan ini, untuk senantiasa menjaga dan memelihara jiwa bertempur mereka.

Bagaimanakah teknis latihan dopper ???

Secara teknis, latihan dopper adalah latihan dimana seorang prajurit diperanggapkan tengah berada di medan pertempuran. Dalam kondisinya tersebut, mereka juga diperanggapkan sedang diserang secara membabi buta oleh pihak musuh. Mereka diperanggapkan sedang ditembaki secara beruntun, yang mana peluru-peluru musuh tak henti-hentinya menghujani areal sekitaran mereka.

Baca juga :  Instansi Militer Dilarang Main Pokemon GO

Dengan suasana tersebut, tentu benar-benar akan menguji mental para prajurit yang melaksanakan latihan tersebut.

Selanjutnya, adapun areal yang digunakan sebagai tempat latihan, biasanya adalah areal berlumpur, yang mana oleh karenanya, hujan peluru yang menghujaninya tentu akan membuatnya tersembur, yang karenanya suasana latihan pun tentu akan terasa semakin dramatis, terasa seakan-akan sedang berada di dalam medan pertempuran yang sebenarnya.

Selanjutnya, untuk senjata dan peluru yang digunakan adalah senjata rentet dan pelurunya peluru tajam. Inilah sebenarnya yang mengerikan, serta dirasa sangat ekstrim.

Bayangkan, peluru-peluru tajam ini ditembakkan ke arah para prajurit yang diperanggapkan sedang dalam kondisi pertempuran. Peluru ditembakkan ke arah depan, belakang dan samping kanan dan kiri mereka. Peluru-peluru tajam tersebut menghujani mereka  dalam jarak yang sangat dekat, sekitaran satu meter, atau bahkan lebih dekat dari itu.

Mengerikan..!!!

Sedikit saja kelengahan sang penembak, akan menyebabkan peluru-peluru yang diluncurkannya bersarang dalam tubuh para prajurit yang sedang merayap di atas lumpur hitam.

Sedikit saja keteledoran sang penembak, akan menyebabkan semburan yang terhambur akibat pantulan peluru bukan lagi lumpur yang hitam, melainkan merah darah dari tubuh para prajurit.

Inilah salah satu jenis latihan yang terkategori terekstrim dalam kalangan TNI. Mengerikan memang, namun itulah yang dibutuhkan oleh para prajurit agar jiwa tempur mereka terbentuk, agar mental tempur mereka tertempa.

Lebih baik mereka bermandikan keringat dan berlumurkan lumpur, daripada mereka harus bermandikan darah dalam pertempuran !!!

Demikian sedikit mengenai latihan dopper, salah satu jenis latihan terekstrim dalam kalangan kami. Semoga bermanfaat bagi para sahabat kami yang Ksatria !!! (Ib/Cen)

Leave a Reply

*

Top