You are here
Home > Dari Media Lain > Empat Anggota Kodim dan Polsek Japsel Dapat Reward

Empat Anggota Kodim dan Polsek Japsel Dapat Reward

Terkait Penangkapan Pelaku Pemerkosaan di Jalan Alternatif

(Cenderawasih Pos, Selasa 18/2/2014) JAYAPURA – Empat orang anggota Kodim 1701/Jayapura dan Polsek Jayapura Selatan (Japsel) yang berhasil menangkap pelaku pemerkosaan terhadap mahasiswi di dalam mobil rental yang diparkir di Jalan Alternatif Entrop, Kamis (13/02) lalu, mendapat reward atau penghargaan dari Kapolsek Japsel, Kompol Y. Takamully, SH, MH, Senin (17/2).

Empat orang anggota Kodim 1701/Jayapura dan Polsek Japsel yang mendapat reward yaitu, Sertu Gustaf Nuboba, Serda Lowen Bisai, Aiptu Edi Purwadi dan Brigpol Suharjon. Kapolsek Y Takamully mengatakan, dirinya memberikan reward kepada kedua anggotanya karena selama ini rutin melakukan patroli di Jalan Alternatif. Sedangkan untuk dua anggota Kodim 1701/Jayapura diberikan reward karena keduanya berhasil menangkap  pelaku pemerkosaan berinisial AW (29) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sedang menjalani proses hukum.

“Saya menilai seperti itu, sehingga saya memberikan reward untuk dua anggota saya dan dua anggota Kodim 1701/Jayapura yang berhasil menangkap pelaku pemerkosaan,” ungkap Y Takamully kepada Cenderawasih Pos via ponselnya, Senin (17/2).

Reward tersebut dikatakan berupa uang dengan tujuan agar anggotanya bisa tetap konsen dan intens melakukan patroli. Kapolsek mengaku ingin memberi motivasi kepada anggotanya agar merasa terdorong melaksanakan tugas setiap hari dan memotivasi bagi yang lain untuk melaksanakan tugas. Selain itu reward tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pimpinan bagi anggotanya. “Rewardnya memang tak seberapa, tapi bentuk kepedulian ini yang ingin kami sampaikan agar anggota merasa tidak sendiri dalam bekerja,” ucapnya.

Baca juga :  Komandan Kodim 1708/BN Tinjau Langsung Panen Raya di Biak Numfor

Saat ini dikatakan sejak Pos Polisi kembali diaktifkan, angka kriminal di jalur Alternatif mulai bisa dieliminir. Dulunya menurut Kapolsek masih sering terjadi tindak kriminal di mana hasil evaluasinya diketahui waktu kekerasan tersebut terjadi pukul 17.00 WIT dan 07.00 WIT. “Setelah pos diaktifkan saat ini tak terlalu rawan karena sejak pagi anggota sudah di pos. Kami juga dibantu rekan-rekan dari TNI untuk pengamanan di sekitar jalur alternatif, untungnya sat ini sudah ramai jadi tidak terlalu seram seperti dulu,” jelasnya.

Takamully juga berpesan agar masyarakat yang melintas di jalur alternatif ini bisa lebih berhati-hati meski pos patroli sudah diaktifkan pasalnya kondisi jalan yang banyak tikungan bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan. “Sudah beberapa kali terjadi kecelakaan dan ini perlu kehati-hatian,” imbuhnya.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top