You are here
Home > Berita > Empat Pemuda Pengedar Ganja Terjaring Sweeping Oleh Satgas Yonif PR 432 Kostrad Perbatasan RI-PNG

Empat Pemuda Pengedar Ganja Terjaring Sweeping Oleh Satgas Yonif PR 432 Kostrad Perbatasan RI-PNG

Keerom – Bertempat di jalan Trans Irian, Kampung Yowong, Distrik Arso Kabupaten Keerom depan Pos Skamto Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Para Raider 432 Kostrad, telah mendapati 28 paket ganja kering seberat kurang lebih 200 gram (26 paket dalam bungkusan plastik kecil dan 2 paket dalam bentuk lintingan rokok), pada saat anggota Satgas melaksanakan Sweping rutin, Minggu (19/11).

Ganja ini apabila sampai kepada pemakai diperkirakan korban mencapai 200 orang, Inilah yang menjadi keprihatinan bagi kita bersama, kita sebagai satgas pengamanan perbatasan RI-PNG selalu menekan tingkat peredaran ganja dari negara PNG khususnya dari sekecil apapun bentuknya akan kami tindak tegas karena wilayah papua ini sudah dinyatakan darurat narkoba, ini sesuai apa yang disampaikan bapak Walikota Jayapura saat memberikan kata sambutan di acara Croos Border pertama di PLBN skouw.

Dalam pekan ini kegiatan rutin anggota Pos Skamto yang dipimpin Kapten Inf A. Siregar melaksanakan Sweping darat melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan dari arah Arso menuju Abepura di jalan trans Irian, tepatnya depan pos Skamto Satgas Pamtas Yonif Para Raider 432 Kostrad, sekitar pukul 22.00 Wit mobil Toyota Avanza warna hitam dengan Nopol DS 1121 AR, yang dikemudikan saudara Martinus Bewangkir dan dua sepeda motor yaitu Sepeda motor Yamaha Jupiter Z tanpa Nopol yang dikendarai Sdr. Mario Daniel Munduz berboncengan dengan Sdr. Reno dan Yamaha Vixion Nopol DS 5667 JP, yang dikendarai Sdr. Maxi berboncengan dengan Sdr. Agustinus melintas secara bersamaan di depan pos Skamto kemudian dihentikan dan diadakan pemeriksaan terhadap kendaran tersebut.

Setelah dilaksanakan pemeriksaan ditemukan 2 paket Ganja kering dalam pelastik bening yang diselipkan di karpet mobil milik Sdr. Frengki, 24 paket Ganja kering dalam saku Sdr. Mario Daniel Mundus dan dua linting ganja dalam saku celana Sdr. Maxi yang berboncengan Sdr. Agustinus (pengendara sepeda motor Yamaha Vixion).

Setelah dilaksanakan pemeriksaan, didapat informasi bahwa Ganja kering sebanyak 28 paket seberat kurang lebih 200 gram disini kita tidak melihat besar kecilnya barang haram ini dibawa tetapi dampak yang di timbulkan sangat besar dimana bila 200 gram bisa di pakai 200 korban generasi pendatang kita ini yang harus kita jaga, dimana barang tersebut didapat dari warga PNG di perbatasan Skouw yang akan dikonsumsi sendiri (bukan untuk diperjualbelikan) pengakuannya, inilah yang harus kita waspadai.

Baca juga :  PENGUMUMAN PELELANGAN Nomor Peng/20/Lelang/XII/2014

Barang bukti yang didapat dari saudara Frengki, Mario Daniel Mundus, saudara Reno, dan saudara Maxi serta saudara Agustinus yaitu Ganja kering 28 paket, Bir 12 botol, Vodka 1 botol, Wiskiy 1 botol, Blue 1 botol, Hp nokia, Hp Oppo, Rokok surya 3 batang, Noken 1 buah, Pinang 1 kantong Pinang 4 biji, Uang Rp. 652.000, dan 2 unit Motor Yamaha Jupiter Z tanpa Nopol 1 unit dan Yamaha Vixion Nopol DS 5667 JP 1 unit.

Danpos Skamto Kapten Inf A.s Siregar pada pukul 24.00 Wit menyerahkan pelaku dan barang bukti kepada Polres Keerom hingga dini hari kegiatan dinyatakan selesai situasi aman terkendali.

Danpos Skamto Kapten Inf A.S Siregar menyapaikan bahwa “Maraknya penyelundupan Ganja dikarenakan akses masuk dari PNG ke Indonesia relatif mudah karena masih banyaknya jalan setapak atau jalan jalan tikus disepanjang perbatasan ini harus selalu kita waspadai dan tanggulangi”. terangnya

“Masih banyak warga masyarakat terutama dikalangan pemuda yang belum mengetahui dampak negatif bahaya mengkonsumsi ganja yang bisa merugikan diri kita sendiri dan keluarga,”lanjutnya. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top