You are here
Home > Fokus > Garda Bangsa Penjaga Perbatasan Indonesia

Garda Bangsa Penjaga Perbatasan Indonesia

Salam Ksatria,,,

Sahabat Ksatria pada kesempatan kali ini kami akan memberikan wawasan tentang garda bangsa yang senantiasa menjaga kedaulatan Negara Kesatuan republik Indonesia.

Tentara Nasional Indonesia siap mempertahankan Negara Indonesia. Itulah sepenggal bait dari mars TNI yang kerap dinyanyikan untuk menambahkan semangat juang para prajurit dalam mengabdi kepada negara. Pengabdian, kata tersebut juga kerap didengungkan kepada personel TNI. Setidaknya itu tampak jelas pada prajurit yang tengah bertugas di sejumlah daerah perbatasan dengan negara lain.

Keberadaraan para prajurit di daerah perbatasan mempunyai dua makna, pertama sebagai penjaga teritorial terdepan dalam rangka kedaulatan negara di bidang pertahanan negara, dan kedua adalah bagian yang tak terpisahkan dalam rangka mendukung kebijakan ekonomi secara nasional.

Menjadi prajurit TNI memang tidak mudah, dalam menjalankan tugas ini, para personil meninggalkan keluarganya dengan risiko nyawa sebagai jaminannya. Selain diwajibkan memiliki ketrampilan militer dan disiplin tinggi, mereka juga harus siap menghadapi kemungkinan apapun. Baik itu karena adanya gangguan pengacau keamanan ataupun tentang pathok perbatasan di ‘pinggiran’ Indonesia yang sangat rawan keberadaannya.

Hidup terpisah jauh dari keluarga sudah biasa dilakoni para penjaga tapal batas. Tantangan terbesar para prajurit ini adalah tentang kedaulatan negara dan tentang Bumi Pertiwi Indonesia. Selain fisik, mereka juga harus menyiapkan mental mereka dengan matang untuk dapat melalui tantangan yang ada saat menjalankan tugasnya digaris terluar wilayah NKRI. Apapun yang terjadi mereka tetap sabar menghadapinya, karena mereka selalu yakin bahwa tugas menjaga perbatasan adalah tugas yang sangat mulia untuk Negara.

Baca juga :  JAS MERAH PAPUA

Bukan hanya sekedar menjaga perbatasan saja, para pasukan TNI di sana juga berinteraksi dengan penduduk sekitar. Kegiatan-kegiatan sosial juga sering dilakukan oleh para prajurit, seperti mereka melakukan bantuan kesehatan, mengajari anak-anak di wilayah tugasnya untuk bisa membaca dan menulis walau dengan keterbatasan sarana prasarana yang ada.

Itulah beberapa suka duka menjadi prajurit yang bertugas di perbatasan. Meskipun banyaknya tantangan yang dihadapi, mereka selalu siap dan iklas menerima penugasannya serta melaksanakan semua tugasnya dengan disiplin dan tanggung jawab tinggi, karena merekalah ujung tombak terdepan yang siap mengorbankan darah, keringat serta hidup mereka demi keamanan dan kesatuan NKRI.

Meskipun mereka harus bertahan hidup dengan keterbatasan, mereka selalu semangat dan gembira dalam mengemban tugas yang sangat mulia ini untuk mempertahankan keutuhan wilayah NKRI. Mereka tidak rela kehilangan sejengkal tanah Ibu Pertiwi, tujuan mereka hanya satu yaitu menjaga dan mengamankan keutuhan wilayah NKRI.

Sekian sahabat Ksatria, semoga wawasan pengetahuan tentang para prajurit penjaga perbatasan dapat menambah wawasan kita untuk semakin mencintai Republik tercinta ini.

Salam semangat Ksatria Pelindung Rakyat.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top