You are here
Home > Tulisan > Rohani > Hari Raya Qurban Idul Adha

Hari Raya Qurban Idul Adha

Tanggal 24 September 2015 esok hari adalah hari raya Idul adha. Dalam merayakan hari raya idul adha umat muslim melaksanakan qurban hewan. Qurban hewan ini memiliki latar belakang berasal dari kisah nabi Ibrohim dan anaknya nabi Ismail. Nabi ibrohim yang sangat sayang dengan anaknya diuji oleh allah SWT tentang perkara duniawi.

Kisah nabi ibrohim tertulis dalam al-qur’an surat Ash-Shaffaat ayat 104-107. Nabi ibrohim yang sudah lama mendambakan keturunan tanpa lelah terus beribadah mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon kepada Allah SWT untuk memberikannya keturunan. Di penantiannya hingga berumur 86 tahun akhirnya nabi ibrohim diberi keturunan seorang anak laki-laki yang tampan.

Bayi laki-laki tampan dan rupawan tersebut diberi nama Ismail. Sungguh besar harapan Nabi Ibrohim kepada anaknya Nabi Ismail. Sejak kecil Nabi Ismail diajarkan sopan santun, tatakrama dan seluk beluk tentang ajaran agama islam. Harapan nabi ibrohim adalah agar nantinya nabi ismail dapat menggantikan dirinya untuk menyiarkan agama islam apabila datang ajalnya kelak.

Allah SWT yang sangat sayang kepada Nabi Ibrohim kemudian menghindarkan Nabi Ibrohim dari kecintaan yang terlalu terhadap duniawi.  Kecintaan terhadap duniawi ini adalah rasa sayang yang teramat sangat Nabi Ibrohim kepada nabi Ismail. Jangan sampai rasa sayang dan cintanya terhadap anaknya melupakannya dari allah SWT dan iman islam-nya.

Allah SWT menguji keimanan Nabi Ibrahim as. Pada suatu malam, Nabi Ibrahim bermimpi agar menyembelih anaknya, Ismail. Sebanyak tiga kali mimpi, namun perintahnya juga sama, menyembelih anak kesayangannya itu. Akhirnya Nabi Ibrahim yakin bahwa itu merupakan perintah Allah SWT yang harus dilaksanakan.

Pagi harinya dengan berat hati Nabi Ibrohim memberitahukan mimpinya itu kepada anaknya Nabi Ismail. “Jika benar ini adalah perintah Allah, maka aku akan pasrah dan sabar,” ucap Nabi Ismail meyakinkan ayahnya untuk menjalankan perintah Allah SWT tersebut.

Pada saat Nabi Ibrohim hendak melaksanakan perintah Allah SWT tersebut atas izin allah, seketika Semula yang dihadapan nabi Ibrohim adalah anaknya Nabi Ismail kemudian digantikan oleh Allah SWT menjadi qur’ban yang besar berupa seekor domba kibas.

Baca juga :  Memupuk Kasih Kepada Tuhan Allah

Qurban menjadi simbol ketaqwaan bagi umat islam yakni menjalankan segala perintah Allah SWT sepenuh hati,tulus ikhlas dan tanpa ragu-ragu. Qurban saat ini dilaksanakan bagi orang yang mampu melaksanakannya tanpa membebani bagi orang yang tidak mampu untuk ber qurban. berkurban memberi pelajaran bagi umat islam tentang ilmu keikhlasan. Ikhlas untuk mengorbankan sesuatu untuk orang lain. Qurban disembelih dan dagingnya kemudian dibagikan kepada Kerabat, sanak famili, orang miskin dan yatim piatu.

DALIL DASAR QURBAN

– Surat al-Kautsar (108): 1-2 sebagai berikut;

إِنَّآ أَعۡطَيۡنَـٰكَ ٱلۡكَوۡثَرَ١ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ٢

Sesungguhnya Kami (Allah) telah memberikan engkau (Muhammad) ni’mat yang  banyak,  maka  shalatlah  kamu  karena  Tuhanmu  dan  sembelihlah (kurbanmu). (Q.S. Al-Kautsar:1-2)

– Hadits sahih riwayat Muslim

خرجنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم مهلين بالحج ، فأمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم أن نشترك في الإبل ، والبقر ، كل سبعة منا في بدنة

Artinya: Kami keluar bersama Rasulullah berihram haji, lalu Nabi memerintahkan kami untuk patungan (kurban) dari hewan unta dan sapi. Setiap 7 (tujuh) orang dari kami berkurban 1 unta.

– Hadits riwayat jamaah (segolongan ahli hadits)

نحرنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم البقرة عن سبعة ، والبدنة عن سبعة

Artinya: Kami berkurban sapi bersama Nabi Muhammad untuk 7 (tujuh) orang dan 1 (satu) unta untuk 7 (tujuh) orang.

– Hadits

ويذبح عن كل واحد منهم شاة أو يذبح بقرة أو بدنة عن سبعة

Artinya: Kambing atau domba hanya untuk kurban satu orang. Sedang sapi dan unta untuk 7 orang.

 

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top