You are here
Home > Tulisan > Rohani > Hidup Berjalan Dengan Tuhan Yesus Kristus

Hidup Berjalan Dengan Tuhan Yesus Kristus

Syaloom…

Sahabat Kristen yang dikasihi Tuhan Kita Yesus kristus Sang Juru Selamat…

Ketika manusia telah dipanggil Allah dari hidupnya untuk meninggalkan dunia, pesan-pesan terakhir yang dikatakan sebelum pergi, merupakan sebuah penantian yang ditunggu-tunggu oleh keluarga dan para kerabat untuk didengarkan. Karena biasanya pesan tersebut adalah pesan yang sangat penting.

Hal itu sama seperti pesan Yesus sebelum pergi naik ke Surga, dimana Yesus berpesan “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah 1:8).

Makna dan arti pesan itu adalah “kuasa dan saksi”. Pesan singkat Tuhan Yesus ini memiliki makna dan arti yang harus dilakukan dan diterapkan dalam kehidupan umat manusia di dunia.

Dia sebagai Juru selamat manusia menginginkan agar kita setiap manusia percaya kepada-Nya, sehingga kita dapat mengalami kehidupan yang penuh kuasa di bumi. Sehingga dengan itu kita dapat memberikan kesaksian tentang Yesus Kristus, dengan itu tentunya kita dapat menerima kuasa untuk masuk surga dan hidup kekal bersama-Nya.

Kita sebagai manusia biasanya pasti bertanya, apakah semua itu bisa terjadi? Apakah kita manusia bisa melakukan perintah seperti itu? Bukankah manusia sudah berdosa? Apakah Tuhan masih peduli dengan kita?. Tetapi sesungguhnya Yesus telah berkata : “Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.” (Matius 19:26).

Hidup ini merupakan sebuah perjalanan dan perjalanan itu harus mempunyai tujuan. Tujuan hidup di dalam Kristus adalah kehidupan yang kekal di surga. Oleh karena itu berjalan dengan siapa akan menentukan apakah kita bisa mencapai tujuan atau meleset dari tujuan. Pesan Tuhan bagi kita semua adalah “Berjalanlah bersama Tuhan Yesus”.

Ada dua hal yang perlu  kita lakukan untuk dapat berjalan dengan Tuhan Yesus Kristus :

  1. Melepaskan yang jahat.

Yesus berkata: “Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”(Matius 6:24).

Mamon artinya uang, kekayaan. Mengabdi kepada mamon artinya menjadi hamba mamon alias penyembah berhala. Tuhan membenci penyembahan berhala seperti yang dikatakan dalam ayat Alkitab ini, (Ulangan 5:7, 9). “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku” (ay. 7). “Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku” (ay. 9).

Memang uang memiliki daya tarik yang kuat, saking kuatnya jika seseorang tidak kuat imannya maka ia bisa meninggalkan Tuhan demi mendapatkan uang tersebut. Mencintai harta identik dengan cinta uang.

Baca juga :  Menghargai Sang Saka Merah Putih

1 Timotius 6:10 “Karena akar segala kejahatan ialah CINTA UANG. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.”

Untuk bisa berjalan dengan Tuhan Yesus, mari lepaskan yang jahat, lepaskan semua dosa dan jangan pernah dipegang lagi. Tuhan mau memberkati kita setiap minggunya tetapi dosa itu akan menghambat berkat–berkat dari Tuhan.

2.         Mohon Tuhan Pegang tangan Kita.

Ada dua hal yang harus kita perhatikan yaitu miliki :

a.         Kerendahan hati yaitu sikap hati yang menyadari bahwa ia adalah ciptaan bukan pencipta sehingga ia akan sangat bergantung kepada Tuhan. Tuhan mengasihi orang yang rendah hati, tapi membenci orang yang sombong. Mazmur 25:9 “Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.

b. Takut akan Tuhan artinya memiliki perasaan kagum kepada Tuhan (Ibr. Yirah), perasaan ngeri kalau sampai berbuat dosa (Ibr. Pachad) oleh karena itu ia akan taat kepada Tuhan. Mazmur 25:14 “TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.”

Didalam keintiman maka Tuhan akan berbicara dan ketika Dia memberikan perintahNya maka kita harus taat sehingga multiplikasi dan promosi terjadi di dalam hidup kita.

Jadi apapun yang sedang kita alami saat ini baik itu pergumulan, masalah, konflik, jangan lari dari Tuhan tapi larilah kepada Tuhan dan pegang tangan-Nya melalui doa, menyembah dan memperhatikan perintah–perintah-Nya serta melakukannya, maka mujizat pasti terjadi!

Ketika seseorang berjalan bersama Tuhan Yesus maka ia akan mengalami kehidupan yang berbeda, banyak perkara–perkara yang supranatural akan terjadi di dalam hidupnya, sehingga ia akan menjadi kesaksian bagi banyak orang karena Yesus Kristus namanya disebut orang “Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” (Yesaya 9:5).

Saudaraku yang dikasihi Tuhan, waktu kedatangan Yesus Kristus sudah semakin dekat dan sudah di ambang pintu. Pastikan bahwa setiap hari kita berjalan bersama Tuhan Yesus maka kita mengalami perkara–perkara yang supranatural dan kita pasti selamat sampai tujuan akhir kita yaitu surga yang kekal. Halleluyah! (rhz/Cen).

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top