You are here
Home > Tulisan > Rohani > Isi dan Nasehat Dalam Alkitab

Isi dan Nasehat Dalam Alkitab

Alkitab adalah sebutan kitab suci bagi umat kristiani. Kitab ini terdiri dari beberapa lembar tulisan yang berisikan ayat-ayat suci, alkitab yang juga merupakan kumpulan dari 66 kitab yang secara resmi diakui oleh umat Kristen sebagai alkitab yang diilhami oleh Tuhan Allah.

Kata ‘’Alkitab’’ berasal dari bahasa arab, Al dan Kitab yang secara harfiah mempunyai arti “kitab itu’’ atau ‘’buku itu’’ kata Al merupakan kata sandang dari bahasa Arab. Dalam agama Kristen sendiri kitab suci atau alkitab, dikatakan berasal dari istilah Arab yang tidak dipakai, karena Kitab Suci atau alkitab orang Kristen diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dari bahasa aslinya, yaitu bahasa Ibrani, Aram dan Yunani.

Di Indonesia orang-orang Kristen menyebut Alkitab merupakan kumpulan kitab suci gabungan dari Kitab Suci agama Yahudi dan kitab-kitab yang ditulis oleh orang-orang Kristen mula-mula. Alkitab sendiri dapat juga dikaitkan kepada Kitab Suci agama Islam, yaitu Al Qur’an.

Kitab suci umat kristiani ini atau yang paling sering disebut juga dengan nama alkitab dibagi menjadi dua bagian halaman utama yaitu perjanjian lama dan perjanjian baru. Di dalam perjanjian lama dibuat perjanjian antara Allah dengan Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Daud dan bangsa Israel. Sementara di dalam kitab perjanjian lama sebenarnya adalah semua cerita yang memuat tentang nabi-nabi agama Yahudi. Sedangakan di dalam perjanjian baru ditulis oleh orang-orang Kristen pertama atau yang terdahulu dalam perjanjian tersebut diperbaharui lagi antara Allah dengan seluruh umat manusia melalui Yesus Kristus. Di dalam kitab suci terdapat 39 pasal perjanjian lama dan 27 pasal di perjanjian baru.

Alkitab Firman Tuhan yang terdapat di 2 Timotius 3:16-17 mengatakan bahwa Tuhan telah memberikan firmannya kepada kita untuk memperlengkapi kita untuk setiap pekerjaan yang baik. Di dalam kitab ini kita dapat belajar bahwa bagaimana kita hidup dan apa yang kita percaya. Alkitab juga menolong kita dan memberikan jalan mana yang baik dan mana yang buruk, serta menolong kita untuk melihat saat kita mengambil jalan yang salah dan menunjukan kita untuk kembali ke jalan yang benar dan terus barjalan dijalan itu. Firman Tuhan yang terdapat di dalam Alkitab dapat kita jadikan sebagai patokan atau pedoman kita untuk menjalani hidup yang sesuai dengan jalan yang diperintahkan Tuhan Yesus.

Jikalau kita punya kebiasaan untuk mau belajar dan mempelajari ayat-ayat Firman Tuhan secara bermakna setiap hari dan menghafal ayat-ayat yang berkesan kepada kita serta menerapkannya di dalam kehidupan kita sehari-hari maka dengan tidak sadar kita pasti akan dapat berkat yang berlimpah dari Tuhan Allah karena sangat penting untuk kita semua berusaha untuk menjadikan itu sebagai kebiasaan yang di jelaskan di dalam ayat Alkitab. Pada Amsal 1:7 mengatakan: Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.  Ayat ini mengingatkan kita bahwa sebagai manusia yang butuh diisi dengan pengetahuan, kita hendaknya meminta kepada Tuhan dan takut akan Dia serta harus banyak-banyak belajar dan berdoa kepada Tuhan agar diberikan kemudahan dalam setiap perkara yang dihadapi.

Baca juga :  Surat Al-Baqarah Ayat-28

 

Di dalam kitab perjanjian baru terdapat juga sebuah ayat Alkitab yang terasa sangat akrab dengan telinga kita, karena sering didengar di tempat-tempat kita melaksanakan ibadah. Dalam Matius 22:34-40 mengatakan:

34. Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka.

35. Dan seorang dari mereka, seorang ahli taurat, bertanya untuk mencobai dia.

36. ‘’Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?’’

37. Jawab Yesus kepadanya: ‘’Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

38. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

39. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

40. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan Kitab para nabi.

 

Dari ayat Alkitab yang terkandung didalamnya merupakan salah satu dari sekian banyak perintah Allah yang harus dilakukan dan dilaksanakan oleh umat manusia. Karena didalam dua perintah itu, mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama, terletak seluruh hukum Taurat dan Kitab para nabi, namun meskipun dua perintah itu sangat sering kita dengar, tetapi mungkin sangat sulit untuk dilaksanakan. Padahal kalau kita teliti secara mendalam, manusia secara kodrati dapat mengasihi Tuhan dan sesama tergantung dari kemauan dan keinginan dari diri sendiri.

Maka dengan demikian dari ayat Alkitab yang terdapat di dalam perjanjian lama dan perjanjian baru ini, sedikit dari sebagian ayat yang dijelaskan dari dalam Alkitab, kita bisa mengambil sebuah pelajaran yang sangat penting guna melangkahkan kaki untuk menjalani kehidupan agar lebih baik lagi. (rhz/cen)

One thought on “Isi dan Nasehat Dalam Alkitab

Leave a Reply

*

Top