You are here
Home > Berita > Jalan Rusak, TNI Angkut Anak-Anak Pedalaman ke Kota

Jalan Rusak, TNI Angkut Anak-Anak Pedalaman ke Kota

Tanah Merah – Kepedulian TNI akan kesulitan warga dalam hal trasportasi selama ini karena susahnya akses jalan pendukung yang dapat menunjang kebutuhan hidup masyarakat, hal ini disebabkan akibat buruknya akses jalan yang sampai saat ini belum bisa teratasi yang berada di daerah pedalaman Boven Digoel. Jalan yang ada di pedalaman masih berupa tanah biasa yang belum diperkeras sehingga ketika hujan turun sudah bisa dipastikan jalan menjadi licin dan berlumpur, Senin (17/07).

Untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja masyarakat Kampung di Distrik Arimop, sering kali harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dengan berjalan kaki, beberapa yang memiliki kendaraan roda dua masih bisa melintas namun tidak sesuai dengan biaya kerusakan yang terjadi akibat parahnya kerusakan jalan. Warga sekitar sering mengeluhkan hal tersebut terlebih sulitnya transportasi berdampak pada terhambatnya mobilitas ekonomi, contohnya harga-harga kebutuhan pokok sembako dan banyak barang lainnya menjadi sangat mahal.

Seperti yang di ungkapkan seorang warga Bernardus, “Selama ini kami masyarakat kampung menderita kalau naik motor menuju ke kota Boven Digoel, berkelahi dengan lumpur untuk mendapatkan keperluan seperti beras, gula dan makanan lainnya. Apalagi saat ini anak-anak kami yang sudah lulus SD dan ingin melanjutkan sekolah di Kota, saya tidak mampu kalau kondisi jalan seperti ini rusak parah”, keluhnya.

Juga kejadian yang dialami Apolonia dan Krista, mereka adalah dua orang anak Kampung Jerop, mereka  harus menempuh perjalanan 5 km dengan berjalan kaki. Melihat kondisi tersebut Personel Satgas merasa iba dan terharu, sehingga dari Satgas menemui mereka pada saat sedang melintas di depan Posko TMMD Kodim 1711/BVD.

Baca juga :  Babinsa Harus Proaktif !!!

Hal ini dimanfaatkan oleh Dansatgas untuk menyapa mereka berdua. Mendengar hal tersebut Dansatgas sontak memutuskan untuk memberi bantuan tumpangan kepada mereka. Dansatgas Letkol Inf Raymond P. Simanjuntak dengan sigap berinisiatif membawa mereka dalam kendaraan dinas yang akan menuju kota.

Dansatgas mengatakan TNI mengabdi untuk rakyat, untuk itu kalian masyarakat naik ke mobil supaya kalian yang masih sekolah bisa datang tepat waktu dan bagi keluarga dapat berbelanja dengan membeli beberapa kebutuhan. Ajakan Dansatgas TMMD ini dilakukan  untuk menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta terjalinnya keharmonisan dengan masyarakat khususnya satgas TMMD ke-99 Kodim 1711/BVD di Distrik Arimop, Kab. Boven Digoel ini.

Ditempat yang sama salah satu warga Yanuarius ketika melihat masyarakat dan anak-anak yang hendak mau sekolah di kota Kabupaten menumpang kenderaan Bapa TNI ia terkejut dan mengatakan, “Luar biasa bapak TNI, semoga TNI  kedepan semakin jaya”, ungkapnya. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top