You are here
Home > Tulisan > Rohani > Jangan Sia-siakan Waktumu

Jangan Sia-siakan Waktumu

Q.S. Al 'Ashr, 1-3
Q.S. Al ‘Ashr, 1-3

Artinya : “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).

Demikianlah Allah Swt berfirman dalam satu surat Al Quran, yakni surat ke 103 yang bernama Al ‘Ahsr.

Surat Al ‘Ashr tersebut, merupakan salah satu surat pendek dari Al Quran, yang mungkin relatif mudah dihafal oleh anak kecil sekalipun. Namun, dalam pendeknya surat tersebut, tersimpan makna yang sangat luas. Melalui surat tersebut, Allah Swt ingin mengingatkan kepada kita akan sesuatu hal yang sangat penting, yakni masalah waktu.

Waktu yang dimaksud di sini adalah waktu hidup kita di dunia, yakni sebagai kesempatan yang tidak akan terulang apabila ajal kita telah tiba. Di lain ayatnya, Allah Swt berfirman bahwa, apabila telah datang ajal kita, maka kita tidak akan mampu mengundurkan dan memajukannya walau sesaatpun –Fa idza jaa-a ajaluhum, laa yasta’-khiruuna saa’atan, walaa yastaqdimuun (Al A’raf ayat 34)-.

Untuk memahami akan pentingnya masalah waktu ini, mari sejenak kita renungkan ilustrasi berikut ini.

Para pembaca yang budiman, bayangkanlah seandainya suatu saat anda akan mendapatkan hadiah uang dari sebuah bank. Namun, dalam pemberian hadiah tersebut, terdapat sedikit aturan dan persyaratan yang harus anda penuhi. Pertama, pemberian uang hadiah akan diberikan selama 30 hari, di mana setiap harinya anda akan diberi uang sebesar Rp. 860.400,-. Kedua, uang tersebut harus anda habiskan dalam setiap harinya, karena apabila tidak dihabiskan, maka sisanya harus anda kembalikan kepada bank tersebut. Ketiga, uang tersebut hanya boleh anda gunakan untuk penggunaan-penggunaan yang diijinkan oleh bank, karena apabila tidak, anda justru akan didenda selain dari pada anda harus mengembalikan uang hadiah tersebut

Dengan aturan dan persayaratan tersebut, apa yang akan anda lakukan terhadap hadiah tersebut ? Akankah anda menghabiskan uang tersebut setiap harinya ataukah tidak ? Akankah anda menggunakan uang tersebut untuk hal-hal yang sudah diijinkan oleh bank tersebut atau tidak ? Secara manusiawi, saya yakin anda akan menjawab bahwa anda pasti akan senantiasa menghabiskan uang tersebut setiap harinya, terhadap hal-hal yang sudah diijinkan oleh bank pemberi hadiah.

Para pembaca yang budiman, sebagaimana ilustrasi tersebut, demikian pulalah Allah Swt juga senantiasa memberikan hadiah kepada kita semua setiap harinya. Dengan ke-Maha MurahanNya, Allah Swt senantiasa memberikan 86.400 detik setiap harinya, namun dengan persyaratan bahwa setiap detiknya harus kita gunakan sebaik-baiknya untuk hal-hal yang sudah diijinkan oleh-Nya. Karena bila tidak demikian, yakni apabila kita menyia-nyiakan waktu tersebut, terlebih bila kita menggunakannya untuk hal-hal yang tidak diijinkan oleh Allah Swt, tentu kita harus mengembalikan waktu tersebut tanpa kita mendapatkan sesuatu apapun. Bahkan, lebih dari itu kita harus membayar denda atau mendapatkan hukuman dari-Nya.

Para pembaca yang budiman, betapa pentingnya masalah waktu ini sehingga haruslah kita manfaatkan sebaik-baiknya. Sebagaimana dalam surat Al ‘Ashr tersebut juga, dalam sumpahnya Allah terhadap waktu, hanya manusia yang beriman, beramal kebaikan dan saling berpesan dalam kebaikan dan kesabaranlah yang termasuk orang-orang yang tidak merugi. Oleh karena itu, tidak heran apabila Allah juga memerintahkan kepada kita melalui ayat Al Quran lainnya, yakni untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan –fatabikhul khoirot (Al Baqarah ayat 148)-.

Baca juga :  Isi dan Nasehat Dalam Alkitab

Para pembaca yang budiman, hari ini anda berkerja, mungkin agar anda mempunyai bekal untuk makan esok hari. Hari ini anda berkerja, mungkin agar anda mempunya bekal untuk keperluan bulan depan anda, keperluan tahun depan anda, keperluan menikah anda, keperluan anak anda kelak, bahkan untuk keperluan masa tua anda. Namun, sudahkah anda memikirkan hari ini dan setiap waktu yang anda lewati untuk keperluan bekal anda di hari abadi kelak ?

Para pembaca yang budiman, tanyakanlah kepada murid yang gagal naik kelas agar anda mengetahui betapa pentingnya waktu satu tahun. Tanyakanlah kepada ibu yang melahirkan bayi prematur agar anda tahu betapa pentingnya waktu satu bulan. Tanyakanlah kepada editor majalah mingguan agar anda tahu betapa pentingnya waktu satu minggu.Tanyakanlah kepada seseorang yang menunggu kekasihnya agar anda tahu betapa pentingnya waktu satu jam. Tanyakanlah kepada orang yang ketinggalan pesawat terbang agar anda tahu betapa pentingnya waktu  satu menit. Tanyakanlah kepada orang yang baru saja terhindar dari sebuah kecelakaan agar anda tahu betapa pentingnya waktu 1 detik. Terakhir, tanyakan pulalah kepada peraih medali perak olimpiade agar anda tahu betapa pentingnya waktu satu milidetik.

Demikianlah betapa pentingnya masalah waktu sehingga Allah menjadikan satu suratNya dalam Al Quran bernama “Al’Ashr” yang bermakna “waktu”.

Marilah senantiasa kita memanfaatkan setiap hembusan nafas dalam waktu dan kesempatan kita, dengan senantiasa beribdah kepadaNya. Marilah senantiasa kita manfaatkan waktu, agar jangan sedikitpun ia berlalu tanpa makna dan tanpa kita mendapatkan sesuatu apapun. Marilah kita manfaatkan waktu untuk sembahyang, puasa, membaca Al Quran, menuntut ilmu dan ibadah-ibadah lainnya, bahkan hingga setiap sekecil apapun pekerjaan yang kita lakukan dalam setiap waktu. Karena, sebagaimana hadits yang dikabarkan dari Rasulullah Saw, setiap amal ibadah adalah tergantung pada niatnya – Innamal a’maalu binniyah -. Dengan demikian, pekerjaan apapun yang kita lakukan, baik itu di perkantoran, di sawah atau ladang, di jalanan, bahkan sekedar pekerjaan makan atau buang air kecil sekalipun mari senantiasa kita niatkan karena-Nya, agar semua itu senantiasa bernilai ibadah. Mari senantiasa kita mengingatNya setiap waktu, sehingga tidak sedikitpun waktu berlalu dengan sia-sia. Wallohu a’lam, semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

*

Top