You are here
Home > Tulisan > Alat Utama Sistem Senjata > Karya Anak Bangsa Yang Mendunia

Karya Anak Bangsa Yang Mendunia

 Jayapura – Tentu tidak asing lagi bagi sahabat Ksatria bila anda mendengar kata PT. Pindad. Perusahaaan ini kini menjadi buah bibir diberbagai negara-negara Asia, Eropa maupun di Amerika. Karena beberapa waktu lalu TNI AD berhasil menjuarai ajang perlombaan menembak AASAM 2016 di Australia dengan menggunakan senjata dan peluru/amunisi yang di produksi oleh PT. Pindad. Kita patut berbangga atas karya-karyanya dalam bidang desain dan produksi senjata maupun peluru/amunisi yang mampu bersaing di kancah Internasional.

Sekilas gambaran, mekanisme yang dilakukan oleh PT. Pindad merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang alat dan peralatan yang dapat mendukung kebijakan yang independen dalam bidang pertahanan dan keamanan.

Didalam pembagian Struktur organisasinya PT. Pindad dibagi menjadi dua direktorat diantaranya Direktorat Produk Militer dan Produk Komersial. Direktorat Produk Militer membawahi beberapa Divisi antara lain : Divisi Amunisi, Divisi Senjata dan Unit Bisnis Workshop dan Prototipe. Selanjutnya untuk Direktorat Produk Komersial membawahi beberapa Divisi antara lain : Divisi Mekanik, Listrik, Forging dan Pengecoran, Unit Bisnis Tool Shop, Stamping dan Laboratorium.

Divisi Amunisi memiliki fasilitas produksi yang berlokasi di Turen, Malang, Jawa Timur, untuk memenuhi kebutuhan permintaan pemerintah dan juga pengembangan produk, fasilitas produksi dilengkapi dengan pendirian Filling Plant untuk mendukung produksi Mortar Shells, Bom, TNT Blocks, Shaped Charges dan lain-lain.

Saat ini, Divisi Amunisi telah menjadi divisi yang dapat diandalkan dan tetap mampu memproduksi berbagai jenis amunisi dan logistik militer, pyrotechnics dan peralatan untuk mendukung kebutuhan pemerintah maupun swasta.

Hampir semua produk Divisi Amunisi telah melalui berbagai pengujian sesuai dengan standar NATO dan juga militer Amerika Serikat. Penelitian dan pengembangan telah dilakukan untuk mendapatkan analisis yang akurat terhadap desain dan kinerja produk.

Terlebih ditunjang dengan Fasilitas baik laboratorium kimia dan pengujian tembakan juga tersedia untuk mencapai standar yang telah ditetakan. Untuk saat ini hasil produksi yang telah dicapai antaralain, produksi peluru kaliber 9 mm, 5,56 mm (SS109 and M193), 7,62 mm, 12,7 mm, 0.38″, dan mempunyai filling plant, pyrotechnic, tool shop, stamping, serta perlakuan panas.

Untuk mendapatkan produk yang berkualitas tinggi, kontinuitas produksi dan pasokan, pemeliharaan fasilitas produksi dilakukan secara teratur dan berkala. Tenaga kerja ahli bidang produksi dilatih secara profesional baik di dalam maupun luar negeri untuk meningkatkan SDM. Bantuan teknis disediakan untuk memandu proses produksi agar menghasilkan pasokan produk yang optimal.

Baca juga :  Menuju Smart City Kota Jayapura

Divisi ini juga telah mendapat sertifikat ISO 9001 dari SGS Yearsly-International Certification Services Ltd, Inggris pada tahun 1994. Semua proses produksi harus memenuhi standar ini. Salah satu unsur penting dalam menerapkan standar ini adalah menyediakan penggunaan sistem Statistical Process Control (SPC).

Pabrik Divisi Amunisi PT. Pindad didesain menghasilkan sekitar 150 juta amunisi per tahun, mortir dan bom dengan berbagai kaliber dan ukuran. Sebagian besar yang diproduksi adalah peluru kaliber 5,56 mm. Porsi produksi peluru kaliber 5,56 mm mencakup 75% dari total jumlah produksi. Peluru kaliber 5,56 mm merupakan peluru senapan serbu SS1 yang merupakan senjata organik TNI/Polri.

2009 Pindad juga telah mampu membuat aneka bom dan ranjau laut yang diisi bahan peledak hingga 750 kg. Selain itu, PT Pindad juga mengembangkan peluru yang dapat menembus pelat baja kemudian meledak dan mempunyai daya bakar. Peluru ini dipasangkan dengan senjata untuk sniper atau penembak jitu. PT. Pindad sudah menguasai teknologi untuk amunisi kaliber kecil. Tahun-tahun mendatang PT Pindad akan mengembangkan amunisi kaliber besar. Amunisi kaliber 20 mm dan kaliber 120 mm telah dilakukan pengembangannya pada tahun 2009. Kemudian pada tahun 2010 ini, PT Pindad telah memproduksi amunisi kaliber 105 mm.

Disamping untuk memenuhi kebutuhan peluru Dalam Negeri, PT. Pindad juga telah mengekspor peluru ke beberapa negara tetangga antara lain Singapura, Filipina dan Bangladesh. PT. Pindad (Persero) juga telah mengekspor satu juta butir amunisi ke sebuah klub olahraga menembak di Amerika Serikat.

Bila kita mencermati perkembangan dan kemampuan yang dimiliki PT. Pindad dan dalam menunjang program revitalisasi industri pertahanan dalam negeri, sudah barang tentu karya buatan anak bangsa tidak kalah bersaing dengan negara-negara lain.

 

Leave a Reply

*

Top