You are here
Home > Berita > Kasdam Cenderawasih Buka Pelatihan MTT Intelijen Teritorial

Kasdam Cenderawasih Buka Pelatihan MTT Intelijen Teritorial

Abepura – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Herman Asaribab membuka secara resmi kegiatan Mobile Training Team (MTT) Intelijen Teritorial tahun anggaran 2017 bertempat di Aula Praja Wira Yakthi Makorem 172/PWY, Rabu (18/10).

Dalam sambutan tertulis Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit yang dibacakan oleh Kasdam XVII/Cenderawasih menyampaikan bahwa tujuan kegiatan Mobile Training Team (MTT) Intelijen Teritorial yang dilaksanakan ini adalah untuk memberikan gambaran tentang perkembangan lingkup skala Nasional kepada seluruh aparat Intelijen di daerah dalam menghadapi prediksi ancaman dan meningkatkan kemampuan peran aparat teritorial TNI selaku bapulket (bada pengumpul keterangan) dalam menghadapi perkembangan situasi di bidang Ipoleksosbudhankam.

Di era global saat ini, informasi mengenai berbagai masalah strategis bisa diperoleh dengan cepat dan dalam jumlah yang amat banyak, dikarenakan saat ini teknologi informasi sudah sangat maju. Kemajuan teknologi ini juga menyulitkan kita untuk memilih informasi yang relevan guna membuat prediksi yang tepat. Semakin canggih teknik ancaman musuh, semakin canggih pula kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapinya.

Untuk itu, saya ingatkan kepada aparat intelijen agar bertindak profesional dalam menjalankan tugas dengan senantiasa memelihara dan meningkatkan kemampuan deteksi dini, cegah dini dan lapor cepat serta memiliki kemampuan menganalisa terhadap perkembangan situasi dengan baik dan akurat.

Intelijen tidak semudah melihat suatu kejadian atau peristiwa yang langsung dapat disimpulkan, tetapi harus melalui mekanisme proses pengolahan yang sistematis dan terus menerus, sehingga diperoleh analisa yang tajam, sebagai bahan pertimbangan pimpinan dalam mengambil keputusan.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dengan peserta dari 3 matra yaitu TNI AD, AU dan AL bertujuan supaya dapat mengembangkan intelijen teritorialnya karena sangat besar manfaatnya dan sangat penting untuk meningkatkan sinergitas dari masing-masing institusi sehingga dapat terjalin kerja sama dalam mengantisipasi dan menanggulangi bebagai bentuk ancaman dan tindak kejahatan demi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Prd/cen)

Kasdam Cenderawasih Buka Pelatihan MTT Intelijen Teritorial

Abepura – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Herman Asaribab membuka secara resmi kegiatan Mobile Training Team (MTT) Intelijen Teritorial tahun anggaran 2017 bertempat di Aula Praja Wira Yakthi Makorem 172/PWY, Rabu (18/10).

Dalam sambutan tertulis Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit yang dibacakan oleh Kasdam XVII/Cenderawasih menyampaikan bahwa tujuan kegiatan Mobile Training Team (MTT) Intelijen Teritorial yang dilaksanakan ini adalah untuk memberikan gambaran tentang perkembangan lingkup skala Nasional kepada seluruh aparat Intelijen di daerah dalam menghadapi prediksi ancaman dan meningkatkan kemampuan peran aparat teritorial TNI selaku bapulket (bada pengumpul keterangan) dalam menghadapi perkembangan situasi di bidang Ipoleksosbudhankam.

Baca juga :  Nabire Creative Festival Peringati Hari Pahlawan

Di era global saat ini, informasi mengenai berbagai masalah strategis bisa diperoleh dengan cepat dan dalam jumlah yang amat banyak, dikarenakan saat ini teknologi informasi sudah sangat maju. Kemajuan teknologi ini juga menyulitkan kita untuk memilih informasi yang relevan guna membuat prediksi yang tepat. Semakin canggih teknik ancaman musuh, semakin canggih pula kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapinya.

Untuk itu, saya ingatkan kepada aparat intelijen agar bertindak profesional dalam menjalankan tugas dengan senantiasa memelihara dan meningkatkan kemampuan deteksi dini, cegah dini dan lapor cepat serta memiliki kemampuan menganalisa terhadap perkembangan situasi dengan baik dan akurat.

Intelijen tidak semudah melihat suatu kejadian atau peristiwa yang langsung dapat disimpulkan, tetapi harus melalui mekanisme proses pengolahan yang sistematis dan terus menerus, sehingga diperoleh analisa yang tajam, sebagai bahan pertimbangan pimpinan dalam mengambil keputusan.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dengan peserta dari 3 matra yaitu TNI AD, AU dan AL bertujuan supaya dapat mengembangkan intelijen teritorialnya karena sangat besar manfaatnya dan sangat penting untuk meningkatkan sinergitas dari masing-masing institusi sehingga dapat terjalin kerja sama dalam mengantisipasi dan menanggulangi bebagai bentuk ancaman dan tindak kejahatan demi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Prd/cen)

Leave a Reply

*

Top