You are here
Home > Berita > Kasdim Jayapura Tanamkan Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa-Siswi SMAN 3 Buper, Jayapura

Kasdim Jayapura Tanamkan Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa-Siswi SMAN 3 Buper, Jayapura

Jayapura – Ada empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, keempat pilar tersebut yakni Pancasila, UUD Negara RI 1945, Negara Kesatuan RI (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Pola kehidupan remaja atau generasi muda kita saat ini, masih banyak yang kurang mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai Dasar Negara.

Untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan remaja atau generasi muda kita, Kodim 1701/Jayapura saat ini, sedang gencar memberikan materi dan pemahaman tentang wawasan kebangsaan terhadap siswa-siswi SMP dan SMA yang berada di wilayah Kodim 1701/Jayapura.

Tidak hanya para Danramil dan Babinsa yang berperan aktif dalam memberikan materi tentang wawasan kebangsaan. Kali ini, Kasdim 1701/Jayapura Mayor Inf Romkeni Abraham Yansen, S.E., juga meluangkan waktu untuk memberikan materi tentang wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SMAN 3 Buper Jayapura, yang mana sekolah tersebut adalah salah satu sekolah unggulan yang ada di Provinsi Papua, Rabu (6/9).

Sebanyak 415 orang siswa-siswi SMAN 3 Buper Jayapura antusias menerima materi wawasan kebangsaan yang diberikan oleh Kasdim 1701/Jayapura yang dilaksankan di aula SMAN 3 Buper Jayapura.

“Hal ini sangat penting untuk disampaikan kepada generasi muda kita karena kita melihat bahwa perkembangan mental dan pola hidup remaja kita sudah tidak seperti dulu lagi. Di jaman sekarang ini generasi muda kita sangat kurang sekali wawasan kebangsaannya sehingga mereka mudah sekali terhasut dan menjadi sasaran yang empuk bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang selalu ingin memecah belah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, ungkap Kasdim.

Baca juga :  Satgas Pamtas Yonif PR 432 Kostrad Berikan Penyuluhan Terhadap Masyarakat Perbatasan

Ditambahkan juga bahwa, sekarang ini jaman sudah sangat maju dengan teknologi yang canggih, dimana semua orang hampir tidak ada batasan untuk bisa memperoleh informasi melalui media sosial. Apabila generasi muda kita tidak mampu menyaring mana yang baik dan mana yang tidak baik, maka mereka akan mudah tersesat.

Ini menjadi tugas berat kita bersama agar lebih memperhatikan nasib adik-adik kita supaya mereka lebih memiliki jiwa nasionalisme yang tangguh untuk bersama-sama menjaga dan mempertahankan kedaulatan serta keutuhan wilayah NKRI karena mereka adalah calon-calon yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top