You are here
Home > Pengetahuan > Militer > Kekuatan Militer Dan Alutsista Indonesia

Kekuatan Militer Dan Alutsista Indonesia

Salam Komando para Ksatria, HUT TNI Ke-71 yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2016 kemarin, sesuai perintah Panglima TNI, Kegiatan perayaan tidak menggelar parade alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dan dilaksanakan secara sederhana namun tanpa mengurangi makna didalamnya. Meski demikian, hal tersebut tidak sedikitpun menurunkan semangat maupun kemeriahan pada HUT TNI tahun ini.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menuturkan, demonstrasi alutsista akan dilaksanakan pada perayaan HUT TNI tahun depan. “Pada 2015 kami sudah tunjukkan semua alusista yang ada, yang terbaru. Sekarang belum ada yang baru, belum datang lagi. Tahun 2017 yang baru akan datang,” ujarnya di Jakarta, Minggu (2/10), seperti yang dikutip oleh cnnindonesiadotcom.

Baiklah para Ksatria, Kali ini kita bukan membahas mengapa TNI pada tahun ini tidak menampilkan parade alutsista yang dimiliki, melainkan kita akan membahas tentang kekuatan perang yang dimiliki oleh Indonesia sehingga TNI sangat disegani oleh kemiliteran Negara lain.

Dibawah ini merupakan cakupan kekuatan militer dan alutsista yang dimiliki oleh negara kita saat ini yang ternyata masuk 15 besar (peringkat ke 14)  di dunia (sumber: globalfirepowerdotcom). Untuk informasi selengkapnya bisa anda lihat data yang ada dibawah ini:

Personil

  • Pasukan aktif 438.410 personel
  • Pasukan cadangan 400.000 personel

Kekuatan Darat

  • Tank lapis baja 400 unit
  • Kendaraan tempur lapis baja 506 unit
  • Artileri jarak jauh 62 unit
  • Peluncur roket 50 unit
  • Mortir 3.350 unit
  • Senjata antitank 11.000 unit
  • Kendaraan angkut logistik 11.100 unit

Kekuatan Laut

  • Kapal perang 150 unit
  • Kapal selam 2 unit
  • Kapal angkut personel 26 unit
  • Kapal kelas korvet 23 unit
  • Kapal kelas frigat 6 unit
  • Amerika Serikat: 24 unit
  • Kapal Patroli 70 unit

Kekuatan Udara

  • Pesawat tempur 118 unit (50 unit pesawat tempur sergap dan 68 pesawat tempur taktis)
  • Pesawat pengangkut 187 unit
  • Helikopter tempur dan umum berjumlah 153 unit
Baca juga :  Sniper, One Shot One Kill

Anggaran Pertahanan

  • Indonesia: USD 5.220.000.000.

Dengan adanya data diatas, pemerintah saat ini memprogramkan sistem Minimum Essential Force (MEF). Minimum Essential Force (MEF) merupakan suatu proses modernisasi alat utama sistem pertahanan (alusista) yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pertahanan suatu wilayah kedaulatan Indonesia yang memilki luas hampir sama dengan benua Eropa.

Namun dari semuanya itu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) lahir dan tumbuh serta kuat jika bersama rakyat. Rakyat adalah rahim dari TNI, oleh karena itu pantas jika di sebut TNI lahir dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Tanpa rakyat, TNI bisa jadi tiada. TNI adalah tentara yang merupakan bagian dari masyarakat. Jadi Alutsista terkuat Indonesia sebenarnya adalah Soliditas TNI dan rakyat.

Kita semua harus bangga hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia karena Indonesia memiliki kekuatan militer yang handal, profesional dan tangguh untuk mempertahankan kedaulatan serta keutuhan wilayah NKRI yaitu Tentara Nasional Indonesia.

“Satu-satunja hak milik nasional republik jang masih tetap utuh tidak berobah-robah. Meskipun harus menghadapi segalamatjam soal dan perobahan. Adalah hanja angkatan perang republik indonesia (Tentara Nasional Indonesia)”

 Jogjakarta, 5-10-1949, Djendral Soedirman

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top