You are here
Home > Pengetahuan > Kentang Bisa Jadi Baterai ?

Kentang Bisa Jadi Baterai ?

Jayapura (10/2) – Belakangan ini semakin marak kasus atau pemberitaan di media massa tentang sebuah smartphone/handphone yang meledak. Setelah diselidiki lebih mendalam ledakan tersebut berasal dari baterai smartphone/handphone tersebut yang mengalami overload saat proses charging (pengisian ulang).

Baterai smartphone/handphone yang saat ini beredar di pasaran rata-rata diproduksi dari bahan kimia seperti methanol, mercury serta lithium. Bahan kimia yang terdapat pada baterai ini mempunyai beberapa kelemahan yaitu mudah terbakar dan mempunyai tekanan tinggi sehingga pada saat proses charging apabila mengalami overload (sistem pengisian berlebih dan gagal kontrol) maka tidak menutup kemungkinan smartphone/handphone tersebut bisa meledak.

Baru-baru ini para peneliti di Virginia Tech University berusaha menemukan  solusinya. Mereka menciptakan terobosan baru dengan menggunakan bio energi dari bahan gula alami, ketimbang bahan kimia seperti yang umum dijumpai di baterai smartphone/handphone. Baterai dengan sumber energi gula alami ini diklaim para peneliti tersebut sangat ideal untuk digunakan pada ponsel. Berbeda dengan bio energi kimia, material gula boleh dibilang lebih aman karena bersifat non-explosive atau tidak mudah meledak dan terbakar.

“Sangat logis ketika kami mencoba ‘memanen’ sumber energi alami dengan cara yang ramah lingkungan, untuk digunakan pada baterai,” ujar Profesor Y H Percival Yang, juru bicara para peneliti ini, seperti dikutip dari Tech Radar, Kamis (23/1/2014).

Menariknya, sumber energi alamiah ini didapatkan dari sari pati pada makanan sehari-hari, salah satunya kentang. Sari pati ini disebutkan Zhang dipecah secara bertahap menggunakan enzim cascade.

Baca juga :  Tahukan Anda, Mengapa Air Mata Memiliki Rasa Yang Asin..?

Dengan cara ini, elektron dengan kualitas signifikan akan muncul untuk menghasilkan arus energi. Sebelumnya, memang sudah ada penelitian mengenai sumber energi dari gula. Terobosan terbaru ini, diklaim Zhang dan timnya bisa memproduksi energi yang lebih signifikan.

“Metode kini bisa menyimpan 10 kali lebih banyak energi dibandingkan sumber energi dengan bahan dasar kimia,” terang Zhang.

Laporan yang dimuat di jurnal ilmiah Nature Communications menuliskan, baterai berbahan dasar sari pati kentang bisa digunakan menyalakan baterai hingga tiga tahun dalam satu kali pengisian baterai. Sangat menakjubkan bukan…….

Semoga saja baterai yang terbuat dari bahan alami ini dapat segera menempel pada smartphone/handphone kita. Dan satu lagi berhati-hatilah anda apabila melakukan charging smartphone/handphone anda apabila baterai smartphone/handphone anda masih terbuat dari bahan kimia yang disebutkan di atas. (yudistira/Pub)

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top