You are here
Home > Tulisan > Rohani > Kerukunan Antar Umat Beragama

Kerukunan Antar Umat Beragama

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai keanekaragaman seperti halnya agama. Ada 5 macam agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia diantaranya Islam, Kristen Protestan, Katholik, Hindu dan Budha. Namun dengan adanya 5 agama ini bukan berarti membeda-bedakan antara masyarakat yang satu dengan lainnya, namun kita semua harus saling menghargai, hormat-menghormati dan saling memberikan toleransi terhadap umat beragama.

Dalam undang-undang dasar 1945 Pasal 3 tentang kerukunan umat beragama, dijelaskan bahwa kerukunan umat beragama bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak umat beragama agar dapat hidup, berkembang, berinteraksi, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi demi terwujudnya kerukunan umat beragama yang berkualitas dan berakhlak mulia.

Kerukunan umat beragama yang berkualitas berarti bisa saling menghargai perbedaan yang ada dan saling bertoleransi. Salah satu contoh, kita dapatnya memberikan kesempatan kepada orang lain yang berebeda agama dengan kita untuk dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan pilihan dan keyakinan masing-masing. Kalau hal tersebut sudah kita lakukan berarti kita sudah memberikan penghormatan, saling menghargai serta tidak membuat gaduh pada saat agama lain sedang melaksanakan ibadah. Disamping itu, kita juga bisa bahu-membahu dan membantu dalam proses pembangunan rumah-rumah ibadah guna meningkatkan kerjasama dan toleransi antar umat beragama.

Sebagai mahluk hidup yang memiliki ahlak mulia, tentunya kita dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk memilih dan menganut agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Memilih agama sesuai kehendaknya masing-masing akan tercipta suasana yang damai dan sejahtera. Dalam pergaulan sehari-hari, guna menjaga ketertiban antar umat beragama, tentunya kita dapat membedakan perbuatan mana yang benar dan mana yang salah. Seperti halnya dalam melakukan ibadah terhadap kepercayaan yang dianut, kita tidak boleh mengganggu apalagi menyakiti orang yang sedang melaksanakan ibadah. Kita harus mampu untuk mengendalikan diri kita apabila kita mendapatkan informasi-informasi yang tidak bertanggungjawab sehingga konflik-konflik antar umat beragama dapat dihindari. Adapun konflik yang sering terjadi dikarenakan adanya provokasi atau isu-isu yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab hanya untuk kepentingan kelompok tertentu saja.

Baca juga :  PERINGATAN EMPAT BENCANA YANG AKAN MENIMPA UMAT ISLAM

Sesama umat beragama seharusnya kita saling membantu dan bukan untuk menjatuhkan yang hanya menimbulkan konflik, namun harus saling mendukung dan menghargai agar tercipta suasana yang damai, aman dan sejahtera. Kehidupan inilah yang sering di idam-idamkan oleh masyarakat sehingga kedepan dapat mendidik putra-putrinya menjadi anak yang dapat berbakti kepada agama, kedua orang tua, bangsa dan negara.

Dalam meningkatkan kerukunan antar umat beragama juga dapat melakukan dengan cara mengadakan kegiatan kerja bakti dan bergotong-royong. Kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan timbal balik yang baik dan dapat mempererat tali persaudaraan antar umat beragama, contohnya membantu dalam proses pembangunan rumah-rumah atau tempat-tempat ibadah dan melakukan pembersihan di sekitar rumah-rumah ibadah. Dengan demikian, maka akan tercipta kerukunan antar umat beragama dan senantiasa dapat hidup damai, walaupun berbeda keyakinan namun perbedaan itu dapat menyatukan kebersamaan.

Kerukunan antar umat beragama sangatlah penting agar tercipta suasana yang kondusif dan dapat menciptakan suasana yang damai sehingga akan terhindar dari konflik-konflik yang mengatasnamakan perbedaan. Damai itu Indah, mari kita secara bersama-sama ciptakan suasana yang damai di bumi cenderawasih ini, tidak menimbulkan perbedaan antar sesama umat beragama dan kita tingkatkan tali persaudaraan di antara kita. Mari kita berpegang teguh dengan semboyan bangsa Indonesia tercinta “Bhineka Tunggal Ika” berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Inilah semboyan bangsa Indonesia yang mampu menyatukan perbedaan di Indonesia baik itu bahasa, suku, ras maupun agama.(Rsp/Cend).

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top