You are here
Home > Berita > Kirab Peringatan 1 Tahun Zona Integrasi Kerukunan Umat Beragama

Kirab Peringatan 1 Tahun Zona Integrasi Kerukunan Umat Beragama

Jayapura – Untuk mempererat kerukunan umat beragama di Jayapura, seluruh lapisan masyarakat yang ada di Jayapura melaksanakan buka puasa bersama dan kegiatan kirab peduli kerukunan umat beragama. Minggu (28/5)

Kegiatan Kirab tersebut adalah dalam rangka memperingati 1 tahun zona integrasi umat beragama seluruh lapisan masyarakat Jayapura yang dihadiri oleh sekitar 700 orang dari berbagai kalangan, suku dan agama.

Dalam pawai yang star dari halaman Gereja Ebenhaezer 751/R dan finish di halaman Masjid Al-Aqsha Sentani tersebut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Jayapura Mathius Awaitau SE. M.Si, Danlanud Jayapura Kolonel PNB Erwan Andrian, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Nova Ismailiyanto SIP, Kapolres Jayapura AKBP Gustaf R. Urbinas S.Ik, Danyonif 751/R Letkol Inf Akmil Satria Marha Yuda, Pabung Kabupaten Jayapura Mayor Inf Hariyanto, Sekda Kabupaten Jayapura Drs. Yerry F. Dien, Asisten 1 Kabupaten Jayapura Abdul Rahman S.Sos, MKP, pata Tokoh masing-masing Agama serta elemen masyarakat se-Kabupaten Jayapura yang berjumlah sekitar 700 orang.

Dalam sambutannya, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Nova Ismailiyanto S.IP, didampingi oleh Danlanud Jayapura, Kapolres Jayapura dan Danyon 751/R yang intinya bahwa kita harus menjaga kerukunan antar umat beragama karena saat ini ada oknum yang sengaja mengadu domba diantara kita. “Dengan adanya isu-isu pembakaran Alkitab itu kami nyatakan tidak benar, karena TNI adalah sebagai penjaga keamanan dan perekat persatuan dan kesatuan. Untuk itu tidak mungkin kami selaku anggota TNI melakukan pembakaran Kitab Suci”. Tutur Dandim

Baca juga :  Tradisi Korps Penerimaan Perwira dan Setijab Kodam XVII/Cenderawasih

Dijelaskannya bahwa pada saat itu, ada pergantian anggota Satgas yang melakukan pembersihan tempat yang kebetulan ada karton yang tidak diketahui isinya dan langaung dibakar, namun secara tiba-tiba muncul berita di Medsos bahwa anggota TNI membakar Kitab Suci, sehingga berita yang tidak benar tersebut cepat tersebar dan massa langsung berkumpul melempari dan merusak rumah Dinas Kepala Staf Korem 172/PWY, padahal Kepala Staf Korem 172/PWY juga beragama Kristen Katolik sehingga tidak mungkin anggota membakar Alkitab. Untuk itu kami menghimbau seluruh Jemaat agar jangan mudah terpancing denga isu-isu yang belum jelas kebenaranya. Himbau Dandim

Setelah pelaksanaan kegiatan Kirab, dilanjutkan dengan pernyataan sikap dari semua agama yang diwakili oleh Tokoh Pemuda masing-masing agama dan dari semua suku serta perwakilan ikatan keluarga masing-masing suku pendatang yang ada di Kabupaten Jayapura. Pernyataan sikap kerukunan inil dibacakan oleh Tokoh Pemuda dari Suku Sentani yaitu Jimmy Yoku dilanjutkan dengan penandatanganan pernyataan sikap oleh semua perwakilannya. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top