You are here
Home > Dari Media Lain > Kodam Bantu Timbunan Pembangunan Gereja

Kodam Bantu Timbunan Pembangunan Gereja

SENTANI-Dalam rangka memperingati Hari masuknya Pekabaran Injil di Tanah Papua yang ke-160 yang jatuh pada 5 Februari 2015, Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih memberikan bantuan berupa penimbunan material tanah untuk pembangunan gereja Baptis Jemaat Bahtera Ramocho Pos 7 Sentani, Sabtu(7/2).

Gereja Baptis Jemaat Bahtera Ramocho Pos 7 merupakan salah satu dan beberapa gereja yang berada di Kabupaten Jayapura yang telah berdiri cukup lama dari tahun 1970. Oleh karena itu, bantuan tersebut dirasa sangat sesuai dengan makna masuknya Pekabaran Injil di Tanah Papua khususnya di Kabupaten Jayapura dimana semua stakeholder termasuk TNI harus memberikan pelayanan kasih kepada masyarakat.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen G. Siahaan yang diwakili oleh Wakil Asisten Teritorial (Waaster Kasdam) Kodam XVII Cendrawasih Letkol Kav Edward Sitorus mengatakan jika bantuan yang diberikan oleh pihaknya berawal saat melakukan ibadah bersama dengan Gereja Baptis yang mempunyai rencana untuk melakukan renovasi gereja.

“Jadi, dari informasi yang diberikan oleh para gembala maupun pendeta disini bahwa gereja ini akan direnovasi namun ada sedikit kendala karena tanah sa-ping gereja sangat miring sehingga mereka meminta bantuan dari kami untuk menimbun tanah yang miring ini agar menjadi rata dan bisa digunakan untuk pembangunan gereja sementara,” ujar Waaster Sitorus saat memantau proses penimbunan tanah, Sabtu (7/2) kemarin.

Waaster mengungkapkan, TNI ingin ada persaudaraan maupun tali silahturahmi dengan seluruh masyarakat Papua juga dengan segala gereja untuk itu TNI dalam hal Kodam XVII /Cenderawasih membantu Gereja Baptis agar kedepannya TNI dan masyarakat bisa berdampingan membangun Papua yang aman dan tentram.

“Tujuan kami hanya satu untuk Kemanunggalan TNI Rakyat sehingga kami menjawab keinginan atau permintaan hati dari jemaat dan gereja dalam membantu menimbun tanah pembangunan rumah sementara dari gereja baptis ini,” tegasnya.

Waaster berharap, secara fisik bisa membantu gereja untuk merealisasikan pembangunan renovasi gereja dan juga secara morill, pihaknya berharap ada kedekatan yang lebih erat lagi terutama antara TNI dengan masyarakat yang ada di jemaat Baptis Sentani karena TNI adalah masyaraka dan dengan masyarakat TNI kuat.

Baca juga :  Perkembangan TMMD Ke-97 Memasuki Hari Ke-12 Kampung Wrykapal

Di tempat yang sama, salah satu kepala gembala Gereja Baptis Sentani, Pendeta Yunus Kogoya Dip. Th menyampaikan terima kasihnya kepada Pangdam serta seluruh jajaran Kodam XVII Cenderawasih yang telah membantu meringankan beban yang dihadapi pihaknya.

“Jadi gereja Baptis Ramoko Sentani ini dibangun sejak tahun 1970 sehingga dengan umur yang cukup lama dan kondisi gereja yang sudah lapuk membuat kami ingin merenovasi kembali, tapi kami mempunyai kendala dan kini kendala itu terjawab dengan bantuan dari Pangdam juga jajaran Kodam XVII/Cendrawasih. “Kami sangat bersyukur bisa bertemu dengan Waaster saat itu serta mengucapkan banyak terimakasih dan kami ingin kedepannya ada kerjasama untuk membangun Papua ke depan lebih baik lagi.” tambahnya.

Danramil Sentani, Lettu Inf Komza B. Murtono menjelaskan kalau pengerjaan yang dilakukan sudah berjalan selama seminggu. “Kami sudah mengerjakan penimbunan ini sejak minggu kemarin dan sudah 49 truk tanah yang kami timbun sedangkan untuk anggota yang mengerjakan penimbunan ini sebanyak 35 orang anggota terdiri dari Kodim 1701/Jayapura (Koramil Sentani), Denzipur-10/KYD serta dibantu jemaat Gereja Baptis ini” paparnya.

Dari pantauan di lapangan, selain Waaster dan Danramil Sentani, kegiatan penimbunan itu juga dihadiri Wadan Denzipur-10 Kapten CZI Eko yang memimpin anggotanya mengerjakan penimbunan.

Sumber : Koran Cenderawasih Pos, 09 Februari 2015 Halaman 14

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top