You are here
Home > Pengetahuan > Militer > Korps dalam Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Korps dalam Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat merupakan tentara yang mempunyai tugas utama yaitu melindungi Negara dari ancaman musuh yang dating, baik dari dalam maupun luar negeri. Untuk itu dalam menjalankan tugasnya TNI AD tentunya membutuhkan manajemen organisasi yang baik, sehingga di dalam TNI AD dibentuklah korps-korps yang bertugas sesuai dengan fungsinya yang berguna untuk mendukung tugas pertahanan negara tersebut.

Tahukan sobat yang dimaksud dengan Korps itu? Korps adalah suatu badan atau organisasi yang dibentuk berdasarkan keahlian dan skill yang dimiliki pasukan sehingga dapat bertugas dengan fungsinya masing-masing dan dapat saling mendukung secara tepat guna. Untuk itu TNI AD membanginya menjadi 15 jenis Korps, yaitu :

 

 

infanteri

 

1. Infanteri (INF). Adalah pasukan pejalan kaki di mana merupakan pasukan terbesar dan tempur utama di TNI AD yang khusus untuk bertempur paling depan. Di seluruh tanah air Indonesia terdapat Batalyon Infanteri (Yonif) yang merupakan satuan dasar tempur pasukan infanteri TNI AD di bawah brigade atau resimen.  Infanteri berada di bawah Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) yang komandannya berpangkat Mayor Jenderal.

kavaleri

 

2. Kavaleri (KAV). Adalah pasukan lapis baja menggunakan Tank dan sejenisnya. Fungsi utamanya sebagai Bantuan Tempur (Banpur) yang mobile dan mendukung gerak dari pasukan Infanteri. Pasukan Kavaleri tidak hanya mengandalkan tank dan panser sebagai alat tempur, melainkan juga dengan menggunakan kuda yang dilatih khusus berperang. Kavaleri berada di bawah Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

armed copy

 

3. Artileri Medan (ARM). Adalah kesatuan senjata berat. Juga merupakan Bantuan Tempur (Banpur) seperti halnya Kavaleri. Fungsi utamanya adalah bantuan tempur darat dalam misi membantu pasukan Infanteri menggunakan meriam dan canon besar. Artileri Medan atau Armed berada di bawah Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Pussenarmed) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

 

arhanud

 

4. Artileri Pertahanan Udara (ARH). Adalah pasukan anti serangan udara. Fungsi utamanya adalah sebagai penangkis serangan udara dan membantu mengamankan objek darat dari perusakan oleh pesawat musuh menggunakan roket, rudal, dan sejenisnya. Artileri Pertahanan Udara atau Arhanud berada di bawah Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

polisi militer

 

5. Polisi Militer (CPM). Adalah kesatuan Bantuan Administrasi (Banmin). Fungsi utamanya membantu tugas kesatuan lain dalam hal administrasi dan pengurusan hukum militer. Polisi Militer berada di bawah Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Puspomad) yang komandannya berpangkat Mayor Jenderal.

zeni

 

6. Zeni (CZI). Adalah pasukan yang fungsi utamanya sebagai bantuan tempur, konstruksi dan bangunan perang. Fungsi lain adalah sebagai pasukan yang memperluas gerak kesatuan kawan dan mempersempit gerak lawan dengan cara membuat ranjau untuk menahan musuh, menjinakkan bahan peledak yang dibuat oleh musuh, serta membuka akses jalan yang sulit agar dapat dilewati oleh pasukan Infanteri . Zeni berada di bawah Direktorat Zeni Angkatan Darat (Ditziad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

peralatan

 

7. Peralatan (CPL). Adalah kesatuan yang fungsi utamanya merawat dan menguji coba alat-alat tempur baik itu berupa senjata dan kendaraan tempur. Peralatan berada di bawah Direktorat Peralatan Angkatan Darat (Ditpalad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

Baca juga :  Pepaya, Pohon Ajaib Penuh Manfaat

perhubungan

 

 

8. Perhubungan (CHB). Adalah kesatuan yang fungsi utamanya menyampaikan dan menjaga informasi sebaik mungkin kepada kesatuan tempur dan meyediakan sarana komunikasi untuk mendukung serangan pasukan sehingga dapat terkoordinir dengan baik. Perhubungan berada di bawah komando Direktorat Perhubungan Angkatan Darat (Dithubad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

ajen

 

9. Ajudan Jenderal (CAJ). Adalah kesatuan yang fungsi utamanya mengurus administrasi militer dan umum (PNS) serta urusan dalam lainnya, seperti tanda jasa, kenaikan pangkat, pensiun dan penghargaan lainnya. Ajudan Jenderal atau Ajen berada di bawah komando Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat (Ditajenad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

 

topografi

10. Pembekalan Angkutan (CBA). Adalah kesatuan yang fungsi utamanya menyediakan pelayanan persediaan logistik tempur dan angkutan perang baik berupa pendistribusian BBM, bahan makanan berupa ransum dan dukungan logistik lainnya guna menaikkan moril pasukan. Pembekalan Angkutan atau Bekang berada di bawah komando Direktorat Pembekalan Angkutan TNI Angkatan Darat (Ditbekangad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

 

pembekalan angkutan

11. Topografi (CTP).  Adalah kesatuan yang fungsi utamanya membuat peta tempur dan kepengurusan topografi. Topografi berada di bawah komando Direktorat Topografi Angkatan Darat (Dittopad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

 

kesehatan

 

12. Kesehatan Militer (CKM). Adalah kesatuan yang fungsi utamanya membina kesehatan prajurit dengan memberikan pelayanan kesehatan di Rumah sakit yang dimiliki AD sampai kepada personel kesehatan yang dilibatkan dalam setiap pergerakan pasukan dalam suatu kegiatan, baik itu serangan atau pertahanan sehingga bantuan medis dapat segera diberikan bila pasukan mengalaminya. Kesehatan Militer berada di bawah komando Direktorat Kesehatan Angkatan Darat (Ditkesad), yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

keuangan

 

13. Keuangan (CKU). Adalah kesatuan yang fungsi utamanya membina administrasi keuangan militer, seperti pengurusan gaji dan dana lainnya guna kelancaran kegiatan dalam tubuh TNI AD . Keuangan berada di bawah komando Direktorat Keuangan Angkatan Darat (Ditkuad), yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

 

hukum

 

14. Hukum (CHK). Adalah kesatuan yang fungsi utamanya membina hukum dan peradilan militer. Hukum berada di bawah komando Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad), yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

 

penerbangan

 

15. Penerbang (CPN).  Adalah kesatuan yang fungsinya sebagai mobil udara, menembak untuk target di balik bukit serta pengintaian udara. Penerbang berada di bawah komando Pusat Penerbang Angkatan Darat (Puspenerbad), yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.

Walau semua Korps mempunyai nama dan tugas yang berbeda, namun tugas mereka merupakan satu kesatuan dalam sistem yang tidak bisa dipisahkan, karena saling berkaitan guna mendukung kelancaran tugas pokok TNI AD dalam mengawal bangsa dan negara Indonesia tercinta. (red)

Leave a Reply

*

Top