You are here
Home > Berita > Kunjungan Sesjen Wantannas ke Makodam XVII/Cenderawasih

Kunjungan Sesjen Wantannas ke Makodam XVII/Cenderawasih

Jayapura – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen G. Siahaan menerima kunjungan Sesjen Wantannas Letjen TNI Waris beserta rombongan yang bertempat di Aula Tony A. Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Selasa (25/11).

Dalam kunjungan Sesjen Wantannas tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih tetap melakukan tugas pokok yaitu tugas Kotama Ops dan Kotama Bin. Kotama Ops yang dilakukan adalah gelar di mana sekarang ini terdapat 6 Batalyon yang berada di daerah perbatasan Papua dan juga mengadakan operasi daerah rawan dan melakukan operasi pulau terluar. Dalam kunjungan tersebut Pangdam berharap Sesjen Wantannas dapat memberi konstribusi masukan tentang situasi dan kondisi yang terjadi di Papua dan juga sasaran yang dituju dapat tercapai dengan tepat.

Adapun sambutan yang diberikan oleh Sesjen Wantanas yaitu bahwa kehadiran beliau adalah untuk bersilaturahmi dan Sesjen Wantanas beserta rombongan ingin melihat lebih dekat kondisi daerah perbatasan terutama wilayah Merauke. Sesjen Wantannas memberikan apresiasi kepada Pangdam XVII/Cenderawasih dan Kapolda Papua bahwa jajaran satuan di bawahnya sangat mesra. Di mana ditiap-tiap satuan dapat bekerjasama untuk memajukan wilayahnya.

Sesjen Wantannas juga sedikit menyinggung tentang kejadian yang ada di Batam, bahwa kejadian tersebut adalah kejadian bodoh yang merugikan pihak TNI-Polri. Membangun hubungan yang mesra antara pihak keamanan dan masyarakat adalah hal yang sulit, tetapi terdapat teori yang diterapkan. Sesjen Wantanas menekankan agar lebih menanamkan kepada seluruh prajurit agar TNI-Polri tetap mesra dan dapat saling membantu serta bekerjasama dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.

Baca juga :  Pengarahan Tentang Sosialisasi Revolusi Mental Kepada Ekspedisi NKRI Khatulistiwa Papua Barat

“Kerukunan TNI-Polri dan Pemerintah Daerah yang ada di Papua sangat luar biasa” ujar Letjen TNI Waris. Beliau juga menyinggung bahwa TNI tidak tahu mengenai kurikulum tentang anak sekolah, melainkan TNI untuk membangun sarana anak sekolah pasti bisa. Apabila terdapat 6 batalyon yang ada di daerah perbatasan, bisa membantu sarana kehidupan masyarakat perbatasan dengan membangun sumber sarana mata air. Bukan hanya itu saja, banyak cara lain seperti Karya Bhakti dan lain-lain yang akan membuahkan sebuah pengakuan yang baik dan positif terhadap TNI.

Sesjen Wantannas sangat berterima kasih kepada Pangdam XVII/Cenderawasih dan Kapolda Papua atas info yang telah diberikan mengenai keadaan wilayah Papua dan kemudian akan dikaji dan direkomendasikan kepada pemerintah kondisi terkini yang ada di Papua.

Turut hadir Kapolda Papua beserta staf, Danlantamal X Jayapura beserta staf, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Deliaman Th. Damanik, Para Asisten Kasdam XVII/Cenderawasih dan Para Kabalak Kodam XVII/Cenderawasih.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top