You are here
Home > Pengetahuan > Militer > Landing ship “KRI Teluk Bintuni 520”

Landing ship “KRI Teluk Bintuni 520”

Kementerian Pertahanan menerima alat utama sistem persenjataan baru berupa kapal perang pengangkut tank buatan dalam negeri, PT Daya Radar Utama. Kapal itu dinamakan KRI Teluk Bintuni 520.

Penggunaan nama teluk dan nama pahlawan nasional sebagai nama kapal perang merupakan tradisi di TNI Angkatan Laut. Nama pahlawan biasa disematkan untuk kapal perang kelas korvet dan frigate, sementara nama teluk sering diambil untuk kapal perang angkut.

Pembelian KRI Teluk Bintuni merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kekuatan TNI AL serta membuktikan bahwa kemampuan Industri dalam negeri tidak selalu bergantung pada Negara lain dalam pengadaan Alutsista dimasa mendatang.

KRI Teluk Bintuni  merupakan karya lokal buatan PT DRU, sekaligus merupakan kapal perang jenis landing ship / Pengangkut tank dengan panjang 120 meter, lebar 18 meter, dan tinggi 11 meter. Kapal dengan mesin ganda berkekuatan 6.570 KW itu mampu berlayar dengan kecepatan maksimum 16 knot. Kapal perang berbobot mati 2.300 ini mampu memuat 10 tank Leopard 2A4 yang masing-masing memiliki berat diatas 64 ton.

Baca juga :  Manfaat Kunyit

Kapal ini juga mampu memuat sekitar 100 orang kru dan 360 prajurit. KRI Teluk Bintuni dilengkapi dengan geladak di buritan yang mampu menampung sebuah helikopter ukuran sedang. Kapal ini mampu berlayar selama 20 hari non-stop.

Adapun KRI Teluk Bintuni 520 memiliki ciri-ciri umum yaitu :

 

  • Panjang                                 : 120 Meter
  • Lebar                                      : 18 Meter
  • Tinggi                                     : 11 Meter
  • Kekuatan Mesin                   : 6.570 KW
  • Kecepatan Maximum          : 16 Knot
  • Mampu mengangkut           : 10 Tank Leopard 2A4 seberat 64 Ton/Unit
  • Mampu Berlayar                   : 20 Hari non-stop

 

Leave a Reply

*

Top