You are here
Home > Pengetahuan > Militer > Latihan Kecepatan Mars Yonif 756/WMS

Latihan Kecepatan Mars Yonif 756/WMS

Wamena, (26/02) Untuk membentuk dan meningkatkan ketangkasan serta kesiapan fisik seorang prajurit, salah satunya dengan melakukan kegiatan latihan. Dalam kegiatan latihan sebaiknya dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut. Latihan-latihan yang dilakukan ini bersifat pemeliharaan kemampuan prajurit, sebagai contoh yang telah dilakukan oleh prajurit Yonif 756/WMS, pada Minggu Militer yang sudah diprogramkan setiap bulannya selalu diisi dengan berbagai kegiatan ketangkasan sehingga kesehatan tetap terpelihara baik dari segi fisik, keterampilan, ketangkasan serta daya berfikir prajurit walaupun dalam keadaan lelah masih dapat berfikir rasional.

Adapun kegiatan yang dilakukan selama Minggu Militer salah satunya dengan melaksanakan latihan “Speed Mars (Kecepatan Mars). Mars, berasal dari bahasa Inggris yaitu “Mars“ yang artinya berjalan dalam rangka perpindahan dari suatu tempat ketempat lain dengan ukuran langkah yang tetap. Seorang pelatih sebelum melaksanakan latihan harus menentukan kriteria medan atau tempat latihan yang akan digunakan, adapun medan latihan yang digunakan oleh prajurit Yonif 756/WSM adalah jalur jalan menuju ke desa Muai, dengan ketentuan sebagai berikut :

a.         Jalan yang relatif rata, agar memudahkan dalam melaksanakan  penyesuaian terhadap kegiatan latihan yang telah direncanakan.

b.         Hindari keramaian untuk memudahkan dalam pengendalian latihan.

c.         Relatif Aman.

1)        Pemilihan jalan – jalan yang tidak terlalu ramai dilalui kendaraan.

2)         Usahakan pada setiap fase latihan menggunakan route yang berbeda-beda untuk menghindari kejenuhan dan untuk menggunakan medan baru.

3)        Hindari lingkungan yang akan berpengaruh terhadap jalannya latihan.

Teknik yang dilakukan pada saat berjalan, sikap posisi tubuh pada waktu berjalan selalu condong kedepan dengan kecondongan antara 60-75º sehingga dapat menambah kecepatan dalam berjalan. Kecondongan tubuh perlu di jaga selama berjalan, agar kecepatan dapat dipertahankan. Langkah kaki diangkat setinggi 10-15 cm dari tanah. Pada saat jalan rata ujung sepatu mengarah lurus kedepan lutut rileks dan tidak tegang, selanjutnya mendaratkan sepatu yang didahulukan menjatuhkan tumit disusul telapak samping sepatu. Ujung sepatu merupakan tumpuan terakhir dalam sikap melangkah kaki dan membuat gerakan menolak untuk membawa berat badan dan kaki pada langkah berikutnya, pada waktu melangkah tumit antara ujung sepatu dan tanah membentuk sudut ± 20º.

Baca juga :  Tips Mengenali Dollar Palsu

Pada saat mengangkat dan melangkahkan kaki, lutut sedikit tertekuk dengan maksud memberikan rileks dan lipatan lutut sehingga dapat keleluasaan bergerak. Dalam kecepatan mars kaki diangkat agak tinggi dan diayunkan ke depan untuk mendapatkan langkah yang panjang, perlu ditahankan kecondongan badan dan disesuaikan dengan kecepatan langkah, karena kecondongan badan dapat memberikan daya dorong ke depan. Selama berjalan tangan diayunkan mengikuti irama berjalan. Dalam kecepatan mars dituntut waktu yang relatif cepat, maka melangkah harus dengan langkah yang agak panjang dari jalan biasa yaitu sekitar 65-75 cm.

Selama pelaksanaan kegiatan Kecepatan Mars, seluruh prajurit Yonif 756/WMS menggunakan perlengkapan perorangan dengan tambahan beban di dalam ransel. kegiatan latihan yang dibagi menjadi 3 kelompok, dimulai pukul 08.00–10.00 WIT. Dengan Semangat yang didasari kesadaran bahwa kesehatan adalah kebutuhan kegiatan ini berjalan cepat dan tanpa ada kelelahan yang berarti. Men sana in corpore sano, maju terus Yonif 756/WMS…!! (Prd/Cend).

 

TEKNIK BERJALAN
TEKNIK BERJALAN
RUTE LATIHAN MENENTUKAN KELANCARAN KEGIATAN
RUTE LATIHAN MENENTUKAN KELANCARAN KEGIATAN

 

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top