You are here
Home > Tulisan > Rohani > Filosofi Lima Jari Untuk Berdoa

Filosofi Lima Jari Untuk Berdoa

Syaloom…

Sahabat Ksatria Pelindung Rakyat yang dikasihi dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus.

Pada waktu yang berbahagia ini, kita akan membahas tentang makna dari kelima jari tangan kita untuk berdoa.

Dalam (Yakobus 5:14-16) mengatakan: Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia, dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni, karena itu, hendaklah kamu saling mendoakan”.

Doa adalah salah satu alat komunikasi berbicara kita umat manusia dengan Tuhan Allah. Berdoa merupakan tindakan seorang manusia untuk tetap menjalin hubungan baik dengan Allah agar kita selalu senantiasa ingat dan berserah hidup kepada Tuhan.

Apa yang dimaksudkan dalam Buah dari doa adalah kedalaman iman. Buah dari iman adalah cinta. Begitu juga buah dari cinta adalah pelayanan. Untuk tetap dapat berdoa kita pasti membutuhkan keheningan hati, sedangkan jiwa hanya memerlukan untuk beranjak dan berdoa menggunakan mulut, menggunakan mata serta menggunakan seluruh tubuh. Bila kita tidak memiliki semua hal itu, maka kita tidak akan bisa berdoa.

Inilah makna jari-jari kita untuk senantiasa selalu berdoa :

Jari Jempol

Jari ini adalah jari yang paling pendek dari semua jari dan dekat dengan kita, ketika kita sedang melipat kedua tangan dan berdoa bagi orang-orang yang sangat akrab dengan kita. Sebutkan nama-nama mereka yang anda kenal dengan baik. Berdoa untuk orang lain bukan saja merupakan kehormatan, melainkan juga kewajiban yang sungguh-sungguh harus ditaati.

Jari Telunjuk.

Jari berikut adalah si telunjuk. Doakan bagi mereka yang mengajar. Ini termasuk hamba-hamba Tuhan, dosen, dokter dan para pendidik lainnya. Mereka butuh dukungan dan hikmat agar dapat menunjukan arah yang tepat bagi mereka yang membutuhkan jasa mereka. Doakanlah mereka selalu.

Baca juga :  Kisah Daud Menjadi Seorang Raja

Jari Tengah.

Ini jari yang paling tinggi, berarti kita harus ingat pada para pemimpin bangsa. Doakan Presiden hingga para pejabat dibawahnya. Doakan para pemimpin organisasi sosial maupun bisnis. Mereka sering mempengaruhi bangsa kita dan membimbing opini publik. mereka sangat butuh bantuan dari-Nya.

Jari Manis.

Jari keempat adalah jari yang paling lemah. Nah, guru piano pun biasanya cukup kebingungan ketika berhadapan dengan si jari yang lemah ini. Oleh karena itu, mari kita doakan bagi saudara-saudara kita yang lemah, yang sedang terkena musibah dan lain-lain. Kita doakan bagi mereka yang dianggap sebagai sampah masyarakat, mereka sangat butuh bantuan dan doa dari anda.

Jari Kelingking.

Jari terakhir ini paling kecil di antara jari -jari manusia. Inilah yang menggambarkan sikap kita yang seharusnya rendah hati saat berhubungan dengan Tuhan dan sesama. Jadi, jangan lupakan berdoa bagi diri sendiri agar memiliki buah roh dan meneladani kehidupan Yesus Kristus, Tuhan kita.

“Saat kita berdoa dengan kelima jari-jari tersebut, jangan pernah lupa menaruh kebutuhan pribadi kita dalam perspektif yang tepat agar anda bisa mendoakan diri anda sendiri dengan lebih efektif lagi”. (Rhz/Cen)

Leave a Reply

*

Top