You are here
Home > Berita > Makna 1 Juli Bagi Masyarakat Pegunungan

Makna 1 Juli Bagi Masyarakat Pegunungan

Jayapura – Danramil 1701-13/Kaureh Kapten Czi Rama melaksanakan Komunikasi Sosial di Kp. Ongan Jaya SP1, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, terhadap masyarakat pegunungan dengan memberikan masukan dan cara pandang tentang cara bagaimana mengisi kemerdekaan Indonesia agar tetap utuh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indinesia (NKRI), Sabtu (03/07).

Secara berkesinambungan pendampingan Babinsa yang dilakukan selama ini terhadap warga setidaknya banyak merubah pola pikir sehingga banyak hal yang telah dicapai, sepertihalnya tingkat kesadaran warga untuk menjaga keamanan agar situasi tetap kondusif di wilayah Papua, berangsur-angsur mulai membaik seiring berjalannya waktu.

Babinsa memang memiliki peran yang sangat penting dalam masyarakat, namun semua itu tak luput dari peran Danramil didalam mengatur para Babinsa untuk menjalankan tugas pokok.

Danramil berharap agar dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut, dapat lebih menumbuhkan kesadaran warga tentang arti pentingnya menjaga keamanan bersama-sama, saling toleransi antar umat beragama dan melakukan hal-hal yang positif demi keutuhan wilayah NKRI.

Dapat dibuktikan bahwa warga Papua khususnya di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, mulai berangsur-angsur dari waktu ke waktu merubah pola pikirnya yang sempit, dimana warga yang biasanya melakukan aktifitas untuk mendukung gerakan sekelompok kecil masyarakat Papua yang menyatakan bahwa tanggal 1 Juli adalah hari ulang tahun TPN/OPM, namun hal tersebut tidak berlaku bagi warga Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura.

Baca juga :  Babinsa Motivasi Masyarakat Kp. Ipakiye

“Masyarakat yang menyatakan bahwa tanggal 1 Juli adalah hari ulang tahun TPN/OPM, itu hanya sekelompok kecil masyarakat yang memiliki kepentingan pribadi dan ingin memecah belah persatuan dan kesatuan, sehingga sudah sepatutnya kita sebagai warga NKRI wajib memberikan pemahaman terhadap saudara-saudara kita yang masih belum paham tentang arti pentingnya menjaga keutuhan wilayah NKRI agar tidak mudah terpecah belah. Siapapun itu, tidak memandang warnah kulit, suku, ras dan agama, karena tugas tersebut bukanlah hanya tugas TNI/Polri melainkan tugas kita selaku warga Negara Kesatuan Republik Indinesia”, tegas Danramil. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top