You are here
Home > Tulisan > Rohani > MAKNA SHOLAT BAGI KEHIDUPAN

MAKNA SHOLAT BAGI KEHIDUPAN

Umat  Muslimin yang di muliakan  Allah

Sholat merupakan pondasi Islam yang kedua   dan merupakan tiang agama  yang mempunyai kedudukan sangat penting dimana sholat merupakan agama sekaligus menjadi ciri  dan pembeda antara orang mukmin  dan kafir, sehingga karana besarnya kedudukan dan posisi sholat, maka tidak boleh ditinggalkan oleh seorang muslim dalam kondisi apapun, kecuali bagi  orang yang gugur kewajiban sholatnya seperti, orang yang hilang akalnya / orang gila serta wanita nifas dan haid. Sholat wajib didirikan oleh  baik orang yang sehat atau  orang sakit sekalipun.

 

 

 

Makna   sholat

Makna  sholat adalah sebagaimana tercatum dalam Firman Allah SWT: QS.Al-Ankabuut : 45:

QS.Al-Ankabuut : 45
QS.Al-Ankabuut : 45

Artinya:  “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”  (QS.29:45).

Berdasarkan ayat diatas bahwa sesungguhnya sholat  itu dapat mencegah perbuatan buruk dan keji atau mungkar, dan sholat dapat dijadikan sumber pertolongan Allah SWT. Namun yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa sholat yang kita laksanakan  terkadang tidak memberikan makna atau manfaat yang positif dalam kehidupan sehari-hari? Hal tersebut disebabkan oleh:

a. Suka mengabaikan sholat lima waktu.

Kenapa ketika ada orang yang seharianya  serba berkecukupan secara materi merasa tidak bermanfaat hidupnya,   maka jika kita teliti lebih jauh kebanyakan diantara kita telah mengabaikan sholat lima waktu yang merupakan sarana dialog langsung dengan Allah SWT karana sholat itu berisikan doa. Dan ingat bahwa orang yang sengaja meniggalkan sholat maka Allah akan mencabut cahaya keimanan dari wajahnya, mencabut keberkahan dari segala rezkinya, hatinya condong terhadap  dunia, hatinya tidak tentram, bahkan stress atau depresi.  Orang semacam ini sebut oleh Allah:

QS.Maryam : 59
QS.Maryam : 59

Artinya: “Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan”  (QS.Maryam : 59).

b. Megerjakan sholat tetapi tidak anggap sholat,

Banyak orang yang menunaikan sholat hanya sebagai potret dan bentuk rutinitas tanpa esensi. Hal itu bisa dalam bentuk meremehkan setiap yang berhubungan dengan sholat atau menganggap hanya sebagai kebiasaan. dengan  demikian manfaat sholat tidak dapat dihayati, kehusukan tidak bisa diraih, dan hakekat shalat sebagai media komonikasi antara hamba dengan Tuhannya tak mampu pula dipahami. Sholat seperti ini tidak akan berpengaruh terhadap kehidupan seseorang. Bahkan terkadang keluar dari masjid justru masih mau melakukan kemaksiatan dalam perbuatan yang dilarang atau berusaha melakukan pekerjaan yang dimurkai Alllah SWT, seperti minum-minuman keras, berjudi, mencuri, berjina dan lain sebagainya, oleh karana itu perlu adanya aplikasi dari sholat seperti pada niat harus betul-betul karana Allah bukan karana mahluknya serta Ikhlas dalam mengerjakanya. karana keikhlasan merupakan syarat diterimanya suatu amal sholeh. Dengan niat yang ikhlas kita berusaha mengapai ridho Allah dan menghindari azab Allah dengan melakukan apa yang diperintahkan dalam sholat sebagaimana Firman Allah untuk memurnikan ibadah kepada-Nya. QS. (98:5)

Baca juga :  Mengendalikan Amarah Menurut Ajaran Agama Islam
QS:Al-bayinah:5
QS:Al-Bayyinah:5

Artinya: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus”  (QS:Al-bayinah:5)

c. Orang yang sholat dan benar-benar sholat,

Orang yang termasuk kelompok ini adalah orang yang disamping tahu syarat dan rukun mengerjakan sholat setiap waktu, hadir hatinya dihadapan Allah. Mengapa demikan ? sebab ia tahu apa yang ia ucapkan dan mengerti apa yang ia lakukan dan disegala gerakan sholatnya ia paham makna sholat, sehingga orang seperti ini pendirianya istiqomah, tidak mudah goyah tdan tak mudah terbawah arus, tujuan hidupnya hanya mencapai ridho Allah dan Allah akan menolong dalam segala kesulitan yang dihadapi. Allah SWT memberikan isyarat pada  kita bahwa, mintalah pertolongan pada Allah atas segala kesulitan hidup kita dengan sholat  dan bersabar firman Allah:

QS.Al-Baqoroh : 45
QS.Al-Baqoroh : 45

Artinya: “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’”,  (QS:Al-baqoroh:45)

Dan orang  yang seperti itu, akan tercermin dalam kehidupan sehari-hari makna dari sholat yang ditunaikan, seperti sholat tepat waktu, menginfakkan sebagian rizki yang dianugrahkan Allah kepada fakir miskin, berbicara dengan ucapan yang santun, menolong yang susah, mengangkat orang yang hina menjadi mulia, dia pelihara orang yang tidak manpu dengan ikhlas.

 

Kesimpulan.

Sholat merupakan tiang agama, bagi orang yang tidak sholat berarti sama dengan merobohkan tiang agama dan sholat merupakan pondasi Islam yang mempunyai kedudukan sangat penting dimana sholat merupakan penyangga tiang agama, sekaligus menjadi ciri  dan pembeda orang mukmin  dan orang kafir. (Staf Rohis Bintaldam XVII/Cenderawasih)

 

 

 

2 thoughts on “MAKNA SHOLAT BAGI KEHIDUPAN

    1. Terimakasih juga atas komentarnya,.. semoga kita mampu mengaplikasikan s=ibadah sholat kita dalam kehidupan sehari-hari kita, amin…

      Salam hangat dari Cenderawasih.

Leave a Reply

*

Top