You are here
Home > Berita > Masyarakat Perbatasan Serahkan Senjata Mesin Berat (Smb) Jenis Browning Machine Gun Kaliber 50 mm Kepada Satgas Pamtas Yonif 122/TS

Masyarakat Perbatasan Serahkan Senjata Mesin Berat (Smb) Jenis Browning Machine Gun Kaliber 50 mm Kepada Satgas Pamtas Yonif 122/TS

Jayapura – Optimalisasi bidang pembinaan teritorial dan intelejen yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 122/Tombak Sakti menjelang purna tugas, telah membuahkan hasil gemilang. Kali ini satu pucuk Senjata Mesin Berat (SMB), jenis Browning Machine Gun kaliber 50 mm dengan nomor registrasi U.S. 712912, produksi Amerika Serikat, diserahkan secara sukarela oleh masyarakat daerah binaan kepada Satgas Pamtas Yonif 122/Tombak Sakti, Sabtu (15/4/17).

Keberhasilan prajurit-prajurit dari negeri Sisingamangaraja XXII ini didapat melalui  pendekatan dan hubungan baik yang telah dijalin selama ini dengan masyarakat daerah binaan.

Menurut keterangan yang kami dapat dari Perwira Seksi Intelejen Satgas, Kapten Inf Aris malam ini, dirinya mengaku telah lama mendapatkan informasi bahwa ada warga masyarakat di daerah binaan yang menyimpan Senjata Mesin Berat, yang saat itu belum diketahui jenisnya.

“Atas petunjuk dan perintah Dansatgas Letkol Infanteri Sigit Sugiharto, saya bersama Perwira Teritorial Satgas Lettu Inf Joni Winarno segera bergegas mengkoordinasikan dengan Danpos Muaratami, Lettu Inf Marasi Gobel Sinaga,” tutur Aris kepada awak media.

“Berhari-hari kami telah mengerahkan segala daya dan upaya untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat di daerah binaan di sektor penugasan Satgas Pamtas Yonif 122/TS. Akhirnya dari hubungan baik dan pendekatan yang telah kami lakukan selama ini, dapat membuahkan hasil yang sangat memuaskan,” ucap Lettu Inf Sinaga dengan sangat bangga.

Proses penyerahan senjata dilakukan secara langsung oleh salah seorang warga binaan pos pada malam hari ini pukul 18.45 WIT.

Diakui oleh salah seorang warga binaan yang tidak ingin disebutkan identitasnya malam ini, dirinya mengatakan, “saya sangat hormat kepada bapak-bapak TNI di pos yang selalu datang dan mau berbagi di kampung saya, makanya saya serahkan senjata ini kepada bapak-bapak TNI di pos,” ucapnya jujur.

Menurut Letkol Infanteri Sigit Sugiharto saat kami wawancarai malam ini, dirinya mengatakan, “saya berikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota saya, yang telah berhasil menunjukkan dedikasi dan kerja kerasnya di akhir-akhir masa penugasannya, “tutur alumnus Akademi Militer tahun 2000 kepada kami.

Menurut pantauan yang telah kami dapat selama mengawal rekam jejak Satgas Pamtas Yonif 122/Tombak Sakti di bumi Cenderawasih, Satgas ini telah berhasil menorehkan beberapa prestasi gemilang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di perbatasan RI-PNG.

Sepanjang masa penugasannya di sektor utara Papua, mereka terbilang sukses dalam membangun dan mewarnai hati masyarakat perbatasan.

Baca juga :  Danrem 172/PWY Meninjau Lokasi Pembuatan Kios Sementara Para Pengungsi Di Tolikara

Beberapa catatan menarik yang pernah kami himpun tentang keterlibatannya dalam membina hubungan baik dengan masyarakat perbatasan adalah, memberikan penerangan listrik di sebuah pedalaman di kampung Kibay, pembuatan pasar darurat di perbatasan yang pernah dilahap si jago merah, penanaman 6000 pohon di perbatasan, memberikan bantuan perbaikan gizi dan kesehatan gratis, pengobatan massal, membangun gereja, membangun pondok pengajian Al Qur’an, meningkatkan minat membaca kepada anak-anak diperbatasan melalui perpustakaan keliling, memberikan edukasi dan membagi buku kepada anak-anak di perbatasan, hingga menarik simpati hati masyarakat perbatasan dengan kegiatan-kegiatan heroik seperti pengibaran bendera Merah Putih raksasa di atas puncak gunung Pawa dan pengibaran 1945 bendera Merah Putih di dua Distrik di wilayah Jayapura.

Bahkan beberapa Menteri Negara RI seperti Wiranto, Luhut Binsar Pandjaitan dan Ryamizard Riyacudu berkesempatan hadir dalam menyaksikan Ikrar belanegara, yang pelaksanaannya  pernah diprakarsai oleh Batalyon dari Pematang Siantar Medan.

Sebelumnya, mereka juga telah sukses dalam menyelenggarakan  pembekalan wawasan kebangsaan kepada anak sekolah dan anak jalanan di perbatasan.

Hal ini merupakan bukti jelas bahwa Satgas Pamtas Yonif 122/Tombak Sakti patut diacungi jempol, karena kiprahnya dalam mewarnai dan mengamankan perbatasan banyak menorehkan hasil yang gemilang. Bahkan dalam bidang hukum, Satgas ini pun pernah ikut andil dan mendapat apresiasi yang sangat positif dari Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Kala itu mereka menunjuk langsung perwira hukumnya, Lettu Chk Wira Hariyono, SH untuk terjun langsung bersama Lembaga Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak, untuk mensosialisasikan program perlindungan anak yang berbasis masyarakat di perbatasan.

Peran aktifnya dengan salah satu lembaga kementerian negara kala itu, bertujuan untuk memberikan perlindungan hak setiap anak dan perempuan dari tindak kekerasan dan diskriminasi, serta memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi anak untuk tumbuh dan berkembang secara maximal baik mental dan fisik dari lingkungan sosial yang ada.

Bravo prajurit Tombak Sakti.

Leave a Reply

*

Top