You are here
Home > Dari Media Lain > Masyarakat Waniwon bangga TNI ikut bangun gereja GPDI

Masyarakat Waniwon bangga TNI ikut bangun gereja GPDI

Serui – Hadirnya Tentara Manunggal Membangun Desa di Kampung Waniwon Distrik Yawakukat sangat dirasakan oleh warga setempat. Bukan hanya dalam membangun rumah masyarakat yang telah masuk dalam program Kodim 1709/Yapen Waropen bersama pemerintah daerah kepulauan Yapen, namun ikut membantu warga membangun gedung ibadah Gereja Pantekosta di Papua (GPDP).

Bangunan gereja yang baru saja didirikan oleh warga setempat belum lama ini, proses pengerjaannya sudah mencapai fisik bangunan sekitar 40 persen. Berkat hadirnya personil TNI yang disela-sela waktunya membangun perumahan TMMD, menyempatkan diri membantu dan bersama-sama masyarakat bahu-membahu terlibat dalam proses pembangunan rumah ibadah yang letaknya persis di pinggir jalan Menawi-Saubeba.

Pantauan Papua Pos, saat pelaksanaan program TMMD tersebut, anggota TNI yang ikut terlibat pembangunan gedung gereja tersebut, disibukkan dengan kegiatannya masing-masing seperti memasang batu tela, mengocok semen dan menapis pasir, bahkan seorang ibu paruh baya ikut juga ambil bagian dalam pembangunan gedung gereja itu seakan tidak menghiraukan adanya kehadiran wartawan di lokasi tersebut.

Terlihat Kemanunggalan TNI bersama masyarakat di kampung yang dulunya dijuluki daerah merah, karena beberapa waktu lalu ditemui kelompok-kelompok yang masih bersebrangan dengan NKRI. Namun dengan hadirnya TMMD ke-94 tahun ini, sebutan daerah merah kampung itu hilang dengan sendirinya karena kehidupan sehari-hari anggota TNI selalu berbaur dan menyatu dengan masyarakat setempat.

Baca juga :  Tumbuhkan Rasa Bela Negara, Satgas Yonif 400/Rider Gelar Jambore Pramuka

Pdt Yunus Merani Gembala GPDP Filladelvia Waniwon menuturkan, sejak kehadiran TMMD di kampungnya bukan hanya mendapat bantuan tenaga dari anggota TNI, tetapi selain itu juga mendapat bantuan keuangan untuk membangun gereja disamping ada bantuan dana kerjasama kementrian agama.

Ia mengharapkan dengan berdirinya gereja di kampung itu dapat meningkatkan pemahaman dibidang kerohanian apalagi daerah itu masih terlihat kurangnya bangunan gereja yang berdiri.

“Setelah bangunan rumah ibadah ini selesai, nantinya masyarakat diharapkan bisa lebih dekat kepada Tuhan dalam hal beribadah, “ucapnya.

Sumber : Media lain, Papua Pos

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top