You are here
Home > Pengetahuan > Media Sosial antara Manfaat dan Mudharatnya

Media Sosial antara Manfaat dan Mudharatnya

Sebagaimana Sahabat Ksatria Kodam yang sudah ketahui, banyak macam media yang sudah berkembang pesat di era globalisasi ini, salah satunya adalah media sosial. Media sosial tidak hanya digunakan oleh orang dewasa saja, tetapi juga banyak digunakan oleh kalangan remaja dan bahkan anak-anak. Cara penggunaannya juga beragam, mulai dari game, chatting, mencari informasi, hingga transaksi jual beli.

Media sosial di masa kini adalah sebuah media di jaringan dunia maya (internet), dengan para penggunanya bisa mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan materi seperti blog, jejaring sosial, dan forum. Media sosial adalah mengenai menjadi manusia biasa yang saling berbagi ide, bekerja sama, dan berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berpikir, berinteraksi, menemukan orang yang bisa menjadi teman baik, hingga menemukan pasangan, dan membangun sebuah komunitas.

Nah, Mengapa media sosial saat ini dianggap sangat penting dan digunakan banyak orang? Berikut beberapa manfaat positif media sosial jika digunakan dengan bijak.

  • Sebagai sarana untuk berbagi

Misalnya untuk berbagi informasi atau berbagi pengalaman hidup. Sebagai makhluk sosial, manusia tentu ingin berbagi kegembiraan dan kesedihan dengan orang lain. Dengan teman dekat, sanak saudara, juga orang-orang yang dikenal. Dengan begitu pada era sekarang teman tak hanya ditemukan dalam dunia nyata, tapi juga di dunia maya.

  • Sebagai sarana untuk promosi

Terlebih bagi mereka yang suka berdagang, media pemasaran bisa lebih meluas melalui media sosial. Promosi tak hanya dilakukan secara offline tapi juga secara online. Salah satunya dengan mempromosikan produk atau bahan dagangan melalui facebook, twitter, forum jual beli, dan lainnya. Seperti yang sudah ada saat ini seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan banyak lagi.

  • Sebagaii saran untuk menyalurkan hobi

Bagi yang memiliki hobi seperti menulis, menggambar, fotografi, hingga memproduksi video/film, media sosial menyediakan ruang yang sangat luas untuk menampung berbagai karya dari hobi-hobi tersebut. Dalam hal ini media sosial akan sangat bermanfaat untuk mengungkapkan baragam ekspresi kita.

Namun hal diatas akan terbalik dan menjadi negatif jika kehadiran media sosial tidak disandingkan dengan pendidikan mental dan kepribadian yang baik. Hal ini akan membuat fungsi media sosial menjadi negatif seperti contoh berikut.

  • Menjadi tidak peduli dengan lingkungan sekitar

Kebanyakan orang jika sudah asyik berselancar/online di dunia maya akan menjadi malas tahu/tidak peduli dengan lingkungan sekitar, entah pada teman, saudara, dan orang tua. Bisa jadi dengan diri sendiri pun (Dunia nyata) akan merasa malas peduli

  • Kurang sosialisasi dengan lingkungan

Jika diperhatikan, banyak remaja sekarang yang menjadi tidak akrab dengan tetangga sekitar. Mereka cenderung asyik mengurung diri di kamar memainkan jemari-jemarinya di laptop, komputer atau telepon genggamnya. Kebiasaan ini menyebabkan mereka menjadi tidak dikenal di masyarakat, tidak mengetahui ada info apa di lingkungan terdekatnya.

  • Hamburkan uang

Rata rata mereka yang kecanduan media sosial pasti akan selalu membuka situs situs media sosial tersebut tanpa kenal waktu. Hal tersebut mengakibatkan mereka rela mengeluarkan berapapun uangnya hanya untuk mengisi rasa kecanduan tersebut.

  • Mengganggu kesehatan

Sedang asyik di media sosial cenderung suka tidur larut malam dan melupakan perutnya sudah terisi makanan atau belum. Sudah tentu hal ini menyebabkan daya tahan tubuh menjadi lemah sehingga mudah terserang penyakit.

  • Malas belajar

Mirip dengan poin sebelumnya, terlalu asyik beraktivitas di media sosial menyebabkan malas untuk membuka kembali buku pelajaran sekolah atau kuliah. Mungkin ini salah satu sebab banyak anak muda zaman sekarang terlihat loyo dan bodoh.

Baca juga :  MEMBUAT LOGO DENGAN MENGGUNAKAN SHAPES MS.POWERPOINT

Oleh karena itu, mari sahabat sekalian bersama-sama jadikan diri kita pengguna media sosial yang cerdas dan waspada. Apakah kita lebih memilih menjadi manusia yang rela membuat diri kita ketergantungan dengan media sosial dan terus menerus menjadi sosok yang mengambil hikmah dari kesalahan sendiri? Sebenarnya manusia pun masih bisa hidup layak tanpa media sosial. Bukan sebagai alasan yang masuk akal apabila kita menganggap wajar membuat kehidupan dunia maya menjadi duplikasi dari kehidupan nyata. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top