You are here
Home > Berita > Membangun Opini Positif, Obyektif Dan Konstruktif Prajurit Ksatria Pelindung Rakyat

Membangun Opini Positif, Obyektif Dan Konstruktif Prajurit Ksatria Pelindung Rakyat

Pada setiap kesempatan ditengah-tengah prajurit, Pangdam XVII/Cenderawasih selalu mengingatkan tentang dua strategi dalam penugasan di Papua yang harus dilaksanakan oleh Prajurit Ksatria Pelindung Rakyat, selanjutnya agar kedua strategi tersebut benar-benar utuh dan komprehensif. Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan satu hal yang sangat penting yaitu perlunya membangun opini positif, obyektif dan konstruktif di tanah Papua. Dengan demikian di sampaikan kembali kepada Prajurit Ksatria Pelindung Rakyat ketiga strategi tersebut, agar benar-benar dapat dipahami dan dilaksanakan.

Pertama, Prajurit Ksatria Pelindung Rakyat harus mampu merebut hati dan pikiran rakyat, melaksanakan fungsi Pembinaan Teritorial dengan memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam pelaksanaan tugasnya. Dalam arti prajurit harus baik-baik dengan rakyat, mengatasi kesulitan rakyat dan membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui  kegiatan seperti karya bhakti, melaksanakan pengobatan massal, memberikan pendampingan bidang pertanian dan peternakan untuk dapat mengembangkan potensi di wilayahnya. Sehingga kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat dapat dirasakan manfaatnya.

Kedua, Prajurit Ksatria Pelindung Rakyat harus mampu melumpuhkan dan merebut senjata dari kelompok yang berbeda faham. Artinya kepada kelompok masyarakat yang berbeda faham, mengganggu keamanan, ketertiban dan ingin memisahkan diri dari NKRI maka prajurit tidak boleh ragu-ragu dalam bertindak tegas untuk menumpas, melumpuhkan serta merebut senjata dari kelompok tersebut dengan tujuan untuk melindungi masyarakat agar dapat menikmati kehidupan yang aman, damai dan sejahtera di tanah Papua tercinta.

Baca juga :  Ziarah Rombongan Ke TMP Cenderawasih Biak Jelang HUT Ke 44 Korem 173/PVB

Ketiga, Prajurit Ksatria pelindung Rakyat  harus mampu membangun opini yang positif, obyektif dan konstruktif. Dalam arti perbuatan atau tindakan-tindakan kita sebagai prajurit harus bertindak sesuai dengan norma aturan yang ada, jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat. Apa yang di kerjakan TNI dirasakan manfaatnya untuk kepentingan masyarakat dan kita harus mampu memberikan informasi atau berita tentang kegiatan-kegiatan yang positif di mata masyarakat agar tercipta keyakinan masyarakat kepada TNI contohnya dengan menyebarluaskan kegiatan yang bersifat positif seperti pembangunan rumah ibadah, pembuatan MCK, pembangunan jembatan, pemberian bekal ilmu pengetahuan dll agar apa yang dilakukan oleh prajurit di ketahui oleh masyarakat secara luas sehingga tercipta citra positif terhadap TNI di papua.

Demikian untuk dipedomani seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Kodam XVII/ Cenderawasih dimanapun berada dan bertugas.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top