You are here
Home > Tulisan > Rohani > Memohon Perlindungan Dari Allah Agar Dijauhkan Dari Sifat-sifat Buruk

Memohon Perlindungan Dari Allah Agar Dijauhkan Dari Sifat-sifat Buruk

Rasulullah Shollallahu ’alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada kita sebagai umat muslim, tentang berdoa memohon agar kita senantiasa diberi perlindungan oleh Allah dari hal buruk, Allah mengkaruniakan kepada kita nikmatnya berlindung hanya kepada Allah, amannya berlindung hanya kepada Allah, karena yang membuat kita gelisah adalah ketika kita berlindung selain kepada Allah.

 

 

 

 

 

 

 

thr

 

hrh

Artinya : Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari nafsu yang tidak pernah kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan.”(HR Muslim 4899).

Di dalam ayat tersebut mengandung arti bahwa, setiap muslim tentunya tidak ingin terlibat dengan keempat macam keburukan yang disebutkan di dalam doa di atas.

Pertama, ilmu yang tidak bermanfaat, ilmu yang tidak bermanfaat adalah semua jenis ilmu yang tidak mengantarkan seseorang kepada penambahan iman. Ilmu yang tidak bermanfaat justru akan merongrong iman seseorang sehingga semakin lama imannya semakin menipis. Sedangkan ilmu bermanfaat ialah ilmu yang membuat seseorang menjadi semakin dekat dengan Allah.

Kedua, hati yang tidak khusyu’, keburukan tersebut adalah memiliki hati yang tidak khusyu’ yang artinya hati yang tidak tunduk kepada Allah. Hati yang liar dan tidak bersandar kepada Allah dalam menggapai ketentraman. Padahal ciri orang beriman ialah bila mengingat Allah hati mereka menjadi tentram.

Ketiga, nafsu yang tidak pernah kenyang. Ini merupakan keburukan berikutnya, apalagi saat ini zaman paling kelam dalam sejarah islam. Di zaman ini begitu banyak fitnah yang tersebar, sehingga tawaran untuk menuruti hawa nafsu bermunculan di sekeliling kita, hampir dalam semua situasi ada peluang untuk menuruti hawa nafsu, maka di zaman seperti ini sangat diperlukan  pengendalian diri.

Agama Islam tidak datang untuk membunuh nafsu, islam datang untuk mengendalikan hawa nafsu, sehingga pemuasan nafsu bukan dimatikan melainkan diarahkan agar sesuai dengan syariat. Dan bila hal ini dilakukan maka bukan saja seseorang terbebas dari dosa bahkan akan mendapat pahala dari Allah atas pemenuhan hawa nafsu yang sesuai syariat Allah.

Baca juga :  10 TEMAN IBLIS

Keempat, adalah doa yang tidak dikabulkan, hal ini jelas merupakan suatu keburukan, coba bayangkan jika seorang muslim berdoa kepada Allah namun tidak dikabulkan jelas ini merupakan suatu musibah. Padahal Allah sendiri menjamin pada umatnya bahwa jika seseorang memohon sesuatu kepada Allah, pasti Allah akan kabulkan. Tentu pasti ada syaratnya : pertama, memohon hanya kepada Allah, tidak kepada selainnya, kedua, penuhi segenap perintah Allah dan ketiga, beriman kepada Allah.

Di dalam surat Al-Baqarah ayat 186 telah disebutkan, bahwa ayat tersebut mempunyai arti “Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat, Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila dia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Hal tersebut diyakini bahwa semua makhluk itu milik Allah, dengan Allah lah urusan kita serahkan, mulai dari berdiri, duduk dan berbaring harus ingat kepada Allah karena semuanya milik Allah. Sesuai dengan kisah nabi Muhammad SAW, yang ketika diancam akan dibunuh dengan pedang terhunus, namun beliau hanya berkata “aku berlindung hanya kepada Allah”.

Demikian inspirasi pada hari ini, semoga dapat dijadikan sebagai pedoman untuk menjalankan kehidupan sehari-hari, untuk lebih dekat dengan Allah SWT, agar senantiasa kita selalu diberikan perlindungan dan jalan yang lurus. Aamiin…!!! (PP/Cen).

Leave a Reply

*

Top