You are here
Home > Sisi Lain > Sastra > Menanti Kemenangan

Menanti Kemenangan

Aku sedikit merasa jenuh dan otakku seperti lusuh
Hatiku, hari demi hari terasa menjadi kumuh
Semua yang aku lihat terasa sangat hambar
Dengar suara dentuman meriam seperti mendengar halilintar

Harusnya aku berfikir positif
Dan harusnya aku melakukan hal yang kreatif
Tapi kenapa saat ini aku merasa sangat sensitif
Segalanya yang ku lihat dari segi negatif

Aku jenuh dan otaku terasa penuh
Bagaimana aku ingin meluapkan ini semua
Kepada siapa aku menyampaikanya
Aku ingin menjerit tetapi ini sudah tugas negara

Otakku kosong bukan karena aku bengong
Aku sepi bukan karena aku sombong
Tapi aku bingung sampai kapan ini berakhir
Bagaimanapun juga ini harus segera berakhir

Aku rindu keluargaku di rumah
Aku rindu dengan ibu dan ayah
Aku berharap situasi akan segera aman
Karena aku sangat ingin kedamaian

Baca juga :  Damai Di Tanah Papua

Mau makan aku terasa sudah kenyang
Mau minum pun aku seperti tidak haus
Mau tidur juga tidak mengantuk
Mau curhat, ini sudah tanggung jawab seorang prajurit

Meski hati terasa resah aku sangat bangga
Apa yang aku emban sekarang itu sebuah kehormatan
Menurutku kemenangan itu harus segera diwujudkan
Agar kita bisa cepat pulang dengan kemenangan

Aku  berjuang demi Indonesiaku tercinta
Doa membantu dan mendukungku di setiap waktu
Aku relakan diri ini terus menanti
Demi mewujudkan kemenangan untuk bangsa dan negaraku

Leave a Reply

*

Top