You are here
Home > Pengetahuan > Mencegah Terjangkit Penyakit DBD

Mencegah Terjangkit Penyakit DBD

Musim hujan atau pergantian musim dan kondisi musim yang tidak menentu, sering muncul berbagai penyakit, salah satunya yang paling parah adalah penyakit demam berdarah atau juga disebut dengan nama panjang Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit tersebut sangat memberikan efek rasa sakit serta melemahkan kondisi tubuh, oleh sebab itu demam berdarah dikenal juga sebagai demam sendi (Break Bone Fever).

Penyakit Demam Berdarah Dengue ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegepty yang telah menggigit dan menghisap darah penderita DBD, jika nyamuk ini menggigit maka penderita bisa tertular penyakit DBD. Ciri-ciri nyamuk ini adalah warna kaki dan badannya belang putih-hitam bergaris-garis. Biasanya jika terjangkit penyakit DBD penderita mengalami gejala-gejala seperti demam tinggi secara tiba-tiba, sakit kepala yang tidak tertahankan, muncul rasa nyeri di balik mata, rasa sakit pada daerah persendian otot, meningkatnya kelenjar getah bening, timbul bercak-bercak merah pada kulit dan cepat merasa lelah meskipun kurang beraktivitas.

Cara Efektif Mencegah Demam Berdarah perlu dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya menunggu sampai ada kasus demam berdarah terjadi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain seperti makan makanan bergizi, rutin olahraga, istirahat yang cukup. Jika memasuki masa pancaroba perhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal, melakukan 3M yaitu menguras bak mandi, menutup wadah yang dapat menampung air, mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang perkembangan jentik-jentik nyamuk, meski dalam hal mengubur barang-barang bekas tidak baik, karena dapat menyebabkan polusi tanah, lebih baik lagi bila barang-barang bekas tersebut didaur-ulang. Fogging atau pengasapan hanya akan mematikan nyamuk dewasa, sedangkan bubuk Abate akan mematikan jentik pada air. Jadi keduanya harus dilakukan untuk memutuskan rantai perkembangbiakan nyamuk.

Endemi DBD dapat terjadi dimana saja, pola hidup yang tidak sehat dan tidak bersih serta cenderung membiarkan sampah menumpuk di mana-mana semakin menambah resiko nyamuk Aides berkembang biak dengan baik. Di tambah lagi, dengan kondisi Indonesia yang beriklim tropis serta dengan curah hujan yang lumayan tinggi menjadikan DBD sebagai salah satu penyakit yang perlu di waspadai. Banyak kasus yang terjadi, DBD sering berujung pada kematian, banyaknya kasus kematian yang terjadi sering kali diakibatkan karena ketidaktahuan penanganan terhadap penderita, sehingga begitu penderita di bawa ke Rumah Sakit kondisinya sudah parah.

Baca juga :  Mengatasi Insomnia (Susah Tidur)

Sebenarnya tidak ada pengobatan yang spesifik ataupun vaksin untuk demam berdarah, bila ada seseorang terkena demam berdarah berikan minum sebanyak mungkin, kompres agar panasnya turun, memberikan obat penurun panas, jika dalam waktu 3 hari demam tidak turun atau malah naik segera bawa ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat. Selain hal tersebut ada juga ramuan tradisional yang bisa mencegah DBD seperti Temu Lawak, salah satu obat  demam berdarah yang ampuh, Temu Lawak ini sangat mudah didapat dan harganya sangat terjangkau, cara membuatnya hanya dengan direbus setelah itu saring dan berikan sedikit madu asli dan aduk hingga rata, usahakan diminum dengan rutin dan teratur setiap hari. Semoga dengan sharing ini dapat menambah pengetahuan seluruh sahabat, terimakasih salam sehat untuk kita semua dan semoga bermanfaat.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top