You are here
Home > Pengetahuan > Militer > Mengenal ATGM Javelin 1, Senjata Baru Infanteri TNI-AD

Mengenal ATGM Javelin 1, Senjata Baru Infanteri TNI-AD

ATGM Javelin 1 merupakan Anti Tank Guided Missile (ATGM) buatan Amerika Serikat dengan banyak keunggulan. Javelin 1 dipilih Indonesia untuk memperkuat Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI karena dinilai combat proven dan memiliki kualitas nomor satu.

Selain keunggulannya yang mampu mengancurkan main battle tank, ATGM ini juga bisa menghancurkan tembok pertahanan musuh serta helikopter. Dibutuhkan waktu hanya 30 detik untuk menghidupkan dan memanaskan sensor ATGM Javelin. Begitu sensor telah siap, ia  segera mengunci sasaran dan menembaknya dengan hulu ledak ganda serta 20 detik untuk pengisian ulang rudal.

Javelin memiliki beberapa mode tembakan yang dapat dipilih oleh penembak diantaranya :

  1. Direct mode atau modus serangan langsung untuk terlibat target tertutup, bunker, bangunan dan helikopter.
  2. Top attack mode atau modus serangan atas untuk sasaran tank. Dengan  top attack mode, rudal javelin akan mendaki dan menukik ke arah tank sasaran, membidik bagian atap tank yang memiliki perlindungan paling minim. Rudal buatan Raytheon / Lockheed Martin ini akan naik pada ketinggian 18 derajat, saat sasaran mencapai jarak 150 meter demi menciptakan top attack.

Untuk kedudukannya, ATGM Javelin 1 bisa dipasang di kendaraan tempur darat, Infantry Fighting Vehicle dan amphibi, atau dipanggul dan dioperasikan oleh 2 (dua) personel yang terdiri dari penembak dan pembawa amunisi. Namun bila diperlukan, Javelin bisa dioperasikan cukup dengan 1 orang saja.

Sistem Javelin sendiri terdiri dari Command Launch Unit (CLU) dan putaran. Untuk kontrol penembak pada sistem rudal berada di CLU. Saat memasuki mode SFV, secara otomatis CLU mengirimkan input data jarak pada misil ke Launch Tube Assembly yang menjadi rumah bagi misil sehingga sasaran sudah mulai bisa dikunci, setelah rudal ditembakkan si penembak bisa segera beralih ke sasaran/target lainnya.

CLU yang merupakan passive infra red sight memiliki beberapa macam magnifikasi diantaranya :

  • Day Field of View
  • Wide Field of Fiew
  • Narrow Field of View
  • Seeker Field of View
Baca juga :  Waspada Aliran Sesat

Untuk putaran terdiri dari rudal Javelin dan Alliant Techsystems (ATK) tabung peluncuran perakitan.

Selain itu keunggulan lainnya terletak pada pengaturan soft launch yang dimilikinya, dimana rudal akan dikeluarkan dari peluncur hanya dengan propelan pendorong, dan baru akan menyalakan roketnya pada jarak 1 meter dari titik luncur. Hal ini akan memberikan rasa aman bagi penembak dan membuat lebih sulit lawan mengidentifikasi darimana lokasi peluncur.

Dengan kemampuan fire and forget ini, si penembak bisa langsung pindah lokasi, usai meluncurkan rudal.  Rudal akan secara otomatis akan meluncur ke target yang dibidik dan mampu menembak sasaran sejauh 2,5 Km.

Kemampuan Javelin untuk meluncur secara pintar ini berkat sistem pemandu pintar yang tersimpan pada modul CLU ( Command Launch Unit ), CLU juga bisa dilepaskan dari tabung peluncurnya sehingga bisa digunakan sebagai teropong observasi.

 Rudal/Missile

1-20_Javelin_missile.

Rudal atau missile yang digunakan dalam ATGM Javelin 1 dilengkapi dengan dua tuduhan berbentuk hulu ledak prekursor untuk memulai baja reaktif eksplosif dan hulu ledak utama untuk menembus baju besi.

Dengan dibelinya ATGM Javelin 1 ini, pasukan Infanteri AD Indonesia kini memiliki kekuatan baru untuk menghadapi pasukan Kavaleri lawan. (pm/cen)

Beginilah saat Prajurit Infanteri  membawa Penataran ATGM Javelin 1
Beginilah saat Prajurit Infanteri membawa ATGM Javelin 1
Prajurit Infanteri dalam posisi menembakkan senjata ATGM Javelin 1
Prajurit Infanteri dalam posisi menembakkan senjata ATGM Javelin 1
Senjata Anti Tank ATGM Javelin 1 milik Prajurit Infanteri TNI-AD saat dipamerkan
Senjata Anti Tank ATGM Javelin 1 milik Prajurit Infanteri TNI-AD saat dipamerkan
Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top