You are here
Home > Pengetahuan > Mengenal Kode Pada Stiker Buah

Mengenal Kode Pada Stiker Buah

Musim pancaroba saat ini akan sangat pas apabila kita mengkonsumsi buah-buahan sebagai asupan vitamin dan sebagai camilan. Musim seperti sekarang ini terkadang sangat terik matahari namun seketika akan berubah menjadi hujan deras begitu juga sebaliknya. Perubahan cuaca yang tidak menentu tersebut harus kita hadapi dengan kondisi tubuh yang harus selalu fit.

Konsumsi buah-buahan selain sebagai asupan vitamin bagi tubuh juga akan lebih baik sebagai camilan dibandingkan kita mengkonsumsi gorengan, keripik atau cokelat. Selain mengandung vitamin juga, buah-buahan positif dampaknya bagi orang yang menjaga berat badan.

Terdapat banyak macam buah-buahan di pasaran. Buah lokal produk indonesia tidak kalah beragamnya dibanding dengan buah impor. Banyak orang yang terkecoh dengan tampilan buah yang menarik tanpa memikirkan kandungan buah tersebut. Buah impor kadang lebih murah dibanding buah lokal kebanyakan. Supermarket pun banyak menjual buah impor dibanding buah lokal yang ada didaerah sekitar supermarket tersebut.

Memang tidak ada salahnya kita mengkonsumsi buah impor. Ada beberapa buah impor yang memang kualitasnya diatas buah lokal, namun itu pun tidak banyak. Mari kita mengetahui sedikit pengetahuan ciri-ciri tentang buah tersebut dengan melihat stiker yang ada disetiap buah. Buah dengan standar impor pasti menyertakan stiker disetiap buahnya. Stiker tersebut sebagai identitas buah tersebut. Mulai dari merk, jenis, tempat produksi, setifikat dan kode angka mengenai buah tersebut.

Mari kita sedikit mengenal tentang kode angka pada stiker yang menempel pada buah-buahan. Kode buah ada yang terdiri dari empat dan lima angka. Empat angka menunjukkan buah tersebut tidak merupakan hasil rekayasa genetika. Lima angka menunjukkan bahwa buah tersebut merupakan rekayasa genetika. Rekayasa genetika yang dilakukan adalah untuk meningkatkan mutu buah tersebut. Salah satu contoh, buah  memiliki ukuran buah yang besar namun asam, sedangkan buah B memiliki ukuran buah yang kecil namun manis. Sehingga dikawinkan lah kedua buah tersebut agar menghasilkan buah rekayasa genetik yang besar dan manis.

Baca juga :  Mengenal Lebih Dalam Narkoba Jenis Baru LSD

Angka di depan buah menentukan apakah buah tersebut menggunakan pupuk atau obat hama/pestisida atau tidak.

Empat angka dimulai angka 3 dan 4`: konvensional, tidak organik

Lima angka dimulai angka 8: konvensional, tidak organik, dan rekayasa genetik

Lima angka dimulai angka 9: rekayasa genetik, Organik

Contoh : 3017, 4454

Kode itu menandakan bahwa buah diproses/ditanam secara konvensional dan tidak organik. Ini berarti buah tersebut ditanam dengan pupuk berbasis potreleum dan pestesida. pastikan mencuci buah tersebut dengan bersih sebelum agan memakannya.

Contoh : 84011

Kode ini menandakan bahwa buah ditanam secara konvensional, tidak organik, bahkan sudah mengalami rekayasa genetik.

Contoh : 93308

Kode ini menandakan bahwa ditanam secara organik, dan besar kemungkinan aman untuk dikonsumsi.

Setelah mengetahui Kode angka pada stiker buah, penulis harapkan pengetahuan para sahabat bertambah dan semakin hati-hati dalam memilih buah untuk konsumsi sendiri atau keluarga. Mari kita budayakna mengkonsumsi buah lokal yang tidak kalah kualitasnya dibandingkan buah-buahan impor. Selain mendapatkan buah dengan jaminan kualitas bagus, kita juga mendorong ekonomi indonesia agar lebih maju, kuat dan berkembang.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top