You are here
Home > Tulisan > Umum > Mengenal Virus Mers-CoV

Mengenal Virus Mers-CoV

Middle East Respiratory Syndrome (MERS), virus ini merupakan salah satu jenis virus yang menyerang saluran pernafasan. Virus MERS hampir menyerupai Virus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang dikelompokan sebagai Corona virus. Bentuk Corona virus ini seperti mahkota saat dilihat melalui mikroskop. Corona virus menginfeksi manusia dan hewan sebagai penyebab penyakit pernafasan dan saluran pencernaan. Virus MERS tidak seperti virus SARS yang lebih mudah menyebar dan menginfeksi orang yang sehat dan lebih muda.

Kasus virus MERS banyak terpusat dikawasan Timur Tengah seperti Jordania, Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Untuk saat ini, virus tersebut belum diketahui asal -usulnya.  Ahli virologi yang bernama Norbert Nowotny dan Jolanta Kolodziejek dari Institute of Virology  menemukan bahwa virus yang menginfeksi pasien MERS dan virus pada onta yang berasal dari daerah yang sama dengan pasien memiliki rangkaian RNA yang hampir identik. Diduga virus ini tidak hanya berasal dari manusia, melainkan virus ini juga berasal dari unta.

Virus ini lebih rentan menyerang orang tua di atas umur 65 tahun dan anak kecil dibawah 10 tahun. Mengapa virus ini menyerang orang-orang tersebut? Dikarenakan, pada umur 65 tahun, daya tahan tubuh yang dimiliki semakin rendah, sedangkan anak-anak dibawah umur 10 tahun juga mempunyai daya tahan tubuh yang belum maksimal. Bukan hanya itu saja, ibu hamil juga rentan terserang virus ini. Saat ibu mengandung, daya tahan tubuh merendah sehingga mudah terinfeksi dan berdampak pada kondisi janin. Untuk itu, ibu hamil perlu melakukan vaksin yang rutin agar kondisi ibu dan janin sehat.

Penyakit yang disebabkan oleh virus MERS-CoV ini dapat diketahui dari gejala-gejala yang ditimbulkan seperti demam tinggi lebih dari 38° – 40°C, batuk, sesak nafas dan flu.

Baca juga :  Mengenal Lebih Dalam Narkoba Jenis Baru LSD

Terdapat tiga cara penyebaran virus MERS, yaitu :

  1. Penularan langsung melalui cairan penderita yang batuk atau bersin.
  2. Penularan tidak langsung melalui sentuhan benda-benda yang terkontaminasi dengan virus.
  3. Kontak langsung dengan penderita.

Kemungkinan kecil virus MERS-CoV ini menyebar di Indonesia karena letak Indonesia cukup jauh dari Timur Tengah. Tetapi terdapat para Tenaga Kerja Indonesia (TKI), jemaah haji dan umrah yang berada di kawasan tersebut. Diharapkan kepada mereka agar selalu waspada mengenai virus ini.

Adapun cara pencegahannya :

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik. Apabila tidak ada sabun, dapat juga menggunakan hand sanitizer.
  2. Tutup hidung dan mulut dengan tissu ketika batuk dan bersin.
  3. Hindari kontak langsung dengan penderita.

Saat ini banyak jamaah haji yang akan dan sedang melakukan ibadah di tanah suci. Dianjurkan untuk para jamaah agar menjaga kesehatan dengan makan-makanan yang sehat dan konsumsi vitamin C agar daya tahan tubuh tidak menurun, gunakan masker serta rutin untuk mengganti masker agar tidak mudah terjangkit penyakit dari Virus Mers, lakukan vaksinisasi influensa dan jangan berdekatan dengan onta.

Di atas adalah beberapa langkah-langkah sederhana untuk menghindari virus Mers. Kita hanya dapat mencegah penyebaran virus MERS-CoV ini, dikarenakan masih belum ada vaksin yang dapat menyembuhkan penyakit tersebut.(cdk/cen)

Leave a Reply

*

Top