You are here
Home > Pengetahuan > Mengetahui perbedaan beras asli dan palsu

Mengetahui perbedaan beras asli dan palsu

Berita di televisi membuat penulis tercengang. Pasalnya bukan lagi smartphone, tas, mainan atau kosmetik lagi yang menjadi barang palsu buatan china namun sekarang beras palsu pun ternyata ada. Hal tersebut sangat berbahaya dan harus diwaspadai dengan berhati-hati dalam membeli beras di pasar. Kabar yang penulis dengar dan lihat di televisi bahwa beras palsu Made in China sudah masuk pasaran di dalam negeri.

Dari informasi yang didapat bahwa beras tersebut memang sengaja dibuat untuk menekan biaya proses produksi padi. Beras palsu ini terbuat dari gabungan kentang, ubi jalar dan resin sintetis yang direkayasa sedemikan rupa sehingga berbentuk menyerupai beras. Resin sintetis ini dinilai sangat berbahaya karena jika dikonsumsi dalam jumlah banyak sifatnya karsinogenik (memicu kanker) karena tidak dapat diolah oleh tubuh.

Ada beberapa ciri yang penulis himpun dari berbagai sumber yang dapat dijadikan pedoman sahabat ksatria untuk membedakan beras asli dan palsu, diantaranya:

  1. Pada kondisi mentah, butiran-butiran beras palsu bentuk dan ukurannya seragam.
  2. Beras mentah tidak memiliki guratan serat pada butirannya.
  3. Beras plastik berwarna bening, sementara beras asli berwarna bening bercampur putih susu.
  4. Beras plastik susah hancur menjadi bubur.
  5. Beras palsu akan terasa keras dan kenyal, atau serasa masih ada bagian yang mentah.
  6. Saat dikeluarkan dari penanak nasi, beras palsu cepat kering dan mengeras
  7. Beras asli akan memiliki rasa manis karena glukosa karbohidrat dalam beras terurai sempurna, sedangkan beras palsu rasanya hambar dan tawar tidak memiliki rasa.
  8. beras palsu mengeluarkan bau sangit dan beraroma bahan kimia saat dimasak.
Baca juga :  Pesona Tugu Nol Kilometer Merauke-Sabang

Yang membuat berbahaya lagi, sebagai mana kita ketahui bahwa plastik akan mengambang apabila dimasukkan ke dalam air. Hal ini tidak berlaku terhadap beras palsu. Beras yang diduga plastik ini apabila direndam ke dalam air, ternyata tetap tenggelam. (hro/cen).

Leave a Reply

*

Top